Pages

Jumat, 25 Juli 2014

Miliarder yang Pernah Dipecat

Bestprofit Futures - Miliarder yang Pernah Dipecat
Kehilangan pekerjaan bisa jadi pengalaman paling berat yang Anda alami, tapi bukan berarti akhir dari sebuah karir. Bahkan, pengalaman beberapa orang terbukti kejadian buruk itu bisa menjadi awal bagi keberhasilan.

10 orang ini pernah dipecat dari tempat kerja sebelum akhirnya sukses dan meraup banyak harta kekayaan. Simak daftarnya di bawah ini:

1. Walt Disney
Pada tahun 1919, Walt Disney dipecat dari pekerjaannya di koran Kansas City Star. Menurut atasannya, "imajinasinya kurang dan tidak punya ide bagus." Kegagalannya tidak berhenti sampai di situ, Disney lalu mendirikan Laugh-O-Gram, studio animasi yang berujung bangkrut. Akhirnya, ia memilih masuk ke area yang lebih menguntungkan, Hollywood . Ia bersama adiknya pindah ke California dan mulai memproduksi serial kartun populer.

2. JK Rowling
JK Rowling pernah bekerja sebagai sekretaris di kantor Amnesti Internasional London sambil bermimpi menjadi seorang penulis. Secara diam-diam ia menulis cerita di komputer kantornya, ceritanya mengenai bocah penyihir bernama Harry Potter.

Lama-lama atasannya sudah jengah karena kelakuan Rowling yang lebih niat menulis cerita daripada bekerja. Setelah dipecat, Rowling sempat bertahan hidup menggunakan pesangon yang ia terima. Kini, ia menjadi milyuner dan salah satu penulis cerita paling sukses di dunia.

3. Michael Bloomberg
Walikota New York Michael Bloomberg pernah bekerja di salah satu perusahaan investasi yang pada tahun 1998 dibeli oleh sebuah perusahan yang nantinya akan menjadi Citigroup. Bloomberg dinyatakan tak lagi diperlukan dan akhirnya dipecat dan diberi pesangon.

Ia menggunakan uang tersebut untuk membangun perusahaan investasinya sendiri. Saat ini, ia merupakan orang terkaya nomor 18 di Amerika Serikat (AS) dan menjadi walikota di salah satu kota terbesar di dunia.

4. Anna Wintour
Editor Vogue, Anna Wintour, memulai karirnya sebagai penulis fesyen pemula di majalah Harper's Bazaar. Dia banyak melahirkan tulisan-tulisan yang inovatif, tapi sayang, editornya, Tony Mazalla, menilai tulisannya masih kurang layak. Sehingga, setelah 9 bulan ia pun dipecat.

Dipecat dari pekerjaan merupakan pengalaman yang luar biasanya, menurutnya. Tragedi itu juga tidak membuatnya putus asa. "Saya merekomendasikan anda semua punya pengalaman dipecat," katanya kepada para juniornya. Selepas dari Harper, ia menjadi editor fesyen di Viva.

5. Madonna
Setelah drop out (DO) dari universitas dan pindah ke New York , Madonna sempat mengalami krisis finansial yang berkepanjangan. Saking butuh uang, ia sempat bekerja di Dunkin' Donuts yang terletak di wilayah Times Square .

Itu pun tidak bertahan lama. Setelah tak sengaja menumpahkan selai jeli ke seorang pelanggan, Madonna langsung dipecat oleh managernya. Diva tahun 80-an itu pun sempat berpindah-pindah dari satu restoran cepat saji ke lainnya sebelumnya memulai karir musiknya di 1979.

6. Oprah Winfrey
Reporter berita malam Oprah Winfrey selalu terbawa suasana ketika melaporkan beritanya. Sang Produser WJZ-TV memutuskan untuk memberhentikan Oprah dari tugasnya. Oprah diberi pilihan untuk tetap bekerja di stasiun televisi itu tapi tak lagi membawakan berita

Meski sakit hati dan hanya bisa membawakan acara televisi biasa saja, ia tetap bertahan dan terus berusahaa yang terbaik. Kesedihannya tak bertahan lama karena acara televisinya mulai diminati masyarakat dan akhirnya bisa sukses seperti sekarang.

7. Jerry Seinfeld
Jerry punya peran kecil di acara komedi Benson, tetapi produsernya tidak menyukai cara Jerry memainkan peran tersebut. Ia pun dipecat setelah hanya tiga episode. Sayangnya, tidak pernah ada yang memberi tahu Jerry bahwa ia sudah dipecat. Sampai suatu hari ia datang ke lokasi syuting dan menemukan tidak ada lagi dialog yang harus ia bawakan dalam naskah.

Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Klub Komedi. Setelah tampil satu kali, salah seorang pencari bakat ternyata menjadi penontong di klub tersebut. Jerry pun mendapat tawaran untuk membuat sitkom sendiri yang berujung sukses.

8. Truman Capote
Truman Capote DO dari SMA untuk menjadi tukang foto kopi di majalah New Yorker. Impian dalam hidupnya adalah bekerja di majalah bergengsi yang dikenal luas. Dua tahun kemudian, ia menonton acara baca puisi oleh sastrawan terkenal Robert Frost.

Karena sakit demam, Capote terpaksa pergi di tengah-tengah acara tersebut. Merasa terhina atas tindakan Capote, Frost menyelidiki sampai ke tempat kerjanya dan meminta ia segera dipecat.

Pemecatan itu tidak membuat ia putus asa. Secara perlahan ia mulai mengirimkan tulisan-tulisan ke beberapa majalah seperti Harper's Bazaar dan and Mademoiselle. Beberapa tahun kemudian, ia meluncurkan novel perdananya.

9. Robert Redford
Semasa remaja, Robert Redford adalah seorang buruh dengan keahlian rendah di pabrik Standard Oil. Ketika supervisor menemukan ia sedang tertidur di jam kerja, Redford tidak dipecatm tapi dipindah ke divisi lain. Tak banyak berubah, meski beda divisi kelakuannya tetap sama.

Setelah memecahkan beberapa botol di pabrik tersebut, ia pun akhirnya dipecat. Menganggur membuatnya punya banyak waktu untuk mengejar mimpinya. Ia masuk ke universitas Kolorado sebelum akhirnya pindah ke New York dan menjadi aktor terkenal.

10. Elvis Presley
Elvis mungkin saja menjadi raja rock 'n' roll, tapi kesuksesannya itu merupakan buah dari beberapa kegagalan di masa lalu. Setelah satu pertunjukkan di Grand Ole Opry, Nashville , manajer konser menyuruhnya pulang ke Memphis dan kembali fokus di karir lamnya, yaitu supir truk.

Untungnya, dia tidak menuruti permintaan si menajer tersebut. Pantang menyerah, Elvis tak berhenti melakukan banyak pertunjukkan di area tersebut sampai bisa ikut tur bersama Hank Snow, salah satu musisi terkenal di industri musik country. (bn/dari berbagai sumber)

Lindungi Data Pelanggan

Bestprofit Futures - Lindungi Data Pelanggan
 
Ada begitu banyak kasus yang merugikan pelanggan disebabkan karena bocornya informasi pribadi yang rahasia ke orang yang tidak dikehendaki. Kebocoran ini bisa terjadi baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Misalnya data pelanggan terkirim ke alamat yang salah. Atau seseorang dengan itikad kurang terpuji berhasil membongkar, mengakses dan menyalahgunakan data yang Anda sudah simpan dengan baik.

Tentunya Anda tidak ingin kehilangan kepercayaan pelanggan dan bisnis Anda jatuh hanya karena kehilangan kepercayaan mereka. Di samping itu, terdapat berbagai konsekuensi hukum yang harus dihadapi jika pelanggan merasa itu terjadi akibat kelalaian tim Anda.

Untuk mencegah penipuan pelanggan, pencurian identitas pribadi pelanggan, dan sejenisnya, ada beberapa langkah yang bisa Anda tempuh sebagai pemilik usaha:

  • Ciptakan kebijakan kredit dan tuangkan dalam bentuk tertulis sehingga tidak terlupakan begitu saja. Kebijakan ini seyogyanya meliputi bagaimana data pelanggan dikumpulkan, ditangani, disimpan, dan dibuang.
  • Latihlah pegawai Anda mengenai kelemahan-kelemahan keamanan dengan surat elektronik (surel), begitu juga bagaimana menangani informasi rahasia. Berikan petunjuk teknis kepada mereka bagaimana bisa melindungi data pelanggan dengan baik dan benar.
  • Jika Anda mendirikan sebuah situs e-commerce, gunakan programmer yang memiliki pengalaman dan mengetahui secara mendalam mengenai keamanan situs. Banyak perusahaan yang menangani desain web sebenarnya tidak memenuhi syarat kepatutan. Anda harus bekerja dengan sebuah perusahaan yang memiliki staf yang kompeten dan terlatih serta terdidik dengan baik mengenai permasalahan tersebut.
  • Hindari untuk menyimpan nomor kartu kredit atau informasi lainnya yang tergolong rahasia dan pribadi di server situs Anda. Ini hanya akan membuatnya rentan terhadap serangan peretas (hacker).
  • Gunakan program web yang ditulis dengan keamanan sebagai prioritas utamanya, sehingga situs Anda akan jauh lebih aman dari gangguan peretas yang bisa terjadi kapan saja 
  • Pantaulah semua transaksi untuk mengetahui jika ada penipuan. Pemantauan ini membutuhkan lebih dari sekadar memverifikasi tanda tangan (signature) dan memeriksa identifikasi yang ada selanjutnya.

Sisi Gelap Investasi

Bestprofit Futures - Sisi Gelap Investasi
 
Investasi memang salah satu cara paling efektif untuk meraih kesejahteraan finansial. Bahkan, melalui investasi, seseorang bisa menyuruh uangnya ”bekerja”. Jadi, uang mencari uang. Bukan Anda yang mencari uang, baik itu sebagai pekerja maupun wirausaha.

Itu sebabnya seseorang yang berpenghasilan tetap sebaiknya menyisihkan sebagian penghasilan tetapnya untuk diinvestasikan agar di masa depan, ketika yang bersangkutan tidak bekerja lagi, tetap memiliki penghasilan melalui hasil investasi. Itu adalah situasi ideal berinvestasi.

Namun, dalam realitasnya, investasi juga bisa membuat seseorang kehilangan kesejahteraan yang telah dimiliki. Kok bisa? Bisa, karena investasi juga memiliki sisi gelap yang terkait dengan kepribadian (personality) seseorang. Oleh karena itu, tulisan ini akan membahas beberapa sisi gelap tersebut agar Anda terhindar dari permasalahan dalam berinvestasi.

Pertama, jebakan imbal hasil besar. Ada seribu satu pilihan investasi, baik di pasar keuangan maupun sektor riel. Dari yang masuk akal hingga yang tidak waras. Tetapi, bagi sebagian kalangan, yang dijadikan indikator adalah imbal hasil yang besar. Artinya, kalau investasi tersebut menjanjikan keuntungan yang menggiurkan, banyak pihak yang akan tertarik. Padahal, imbal hasil besar pasti dibarengi dengan risiko yang juga besar.

Oleh karena itu, dalam berinvestasi, yang semestinya dilihat bukanlah tawaran imbal hasil investasi, melainkan berapa target keuntungan investasi yang ingin Anda peroleh. Secara kelaziman, jika Anda bisa memperoleh hasil investasi dua kali lipat laju inflasi, itu sudah tergolong bagus. Konkretnya, jika laju inflasi sebesar 7 persen per tahun, imbal hasil investasi sebesar 14-15 persen per tahun sudah sangat memadai.

Kedua, ”keserakahan” investasi. Anda tentu pernah mendengar seseorang yang tiba-tiba menjadi kaya raya melalui investasi saham, tetapi kemudian tiba-tiba pula menjadi miskin kembali. Kenapa? Hanya satu jawaban, yakni serakah. Ketika seseorang berinvestasi saham dan saham yang dipilihnya sudah menuai capital gain, berkemungkinan untuk mulai tertarik pada saham-saham lain, yang belum tentu memiliki kinerja fundamental bagus. Saham-saham lain itu bergerak harganya karena dipicu oleh sentimen pasar atau ”digoreng’” oleh bandar saham.

Nah, jika Anda ikut-ikutan dalam ”permainan” saham seperti itu dan berharap memperoleh keuntungan, yang kerap terjadi adalah ”buntung”. Sebab, ketika saham Anda beli, harganya sudah di atas. Selanjutnya, para bandar meninggalkan Anda tanpa bisa keluar dari saham tersebut hingga suatu ketika nasib baik menghampiri Anda jika harga saham tersebut kembali meningkat.

Ketiga, ”ketidaksabaran” berinvestasi. Anda tentu pernah mendengar istilah timing dalam investasi. Artinya, kapan Anda mulai berinvestasi dan kapan keluar. Istilah ini kerap dilekatkan dalam transaksi saham di pasar modal. Sebagian besar investor sangat paham bahwa kalau membeli saham, beli di saat harga rendah dan jual di harga atas. Masalahnya, kapan satu saham dianggap harganya murah dan kapan saat menjualnya? Berapa persen kenaikan dari satu saham sehingga layak disebut sudah tinggi? Jawabannya sangat relatif. Namun, yang sering terjadi adalah seorang investor telanjur menjual sahamnya pada saat harga baru saja mulai meningkat. Investor semacam ini tidak memiliki kesabaran yang cukup untuk menunggu capital gain yang lebih besar sehingga keuntungan investasinya menjadi sangat terbatas.

Keempat, investasi berdasarkan gosip. Masih ingat kisah Qisar ataupun arisan berantai yang memakan banyak korban? Peristiwa semacam ini bisa terjadi sebenarnya bukan saja karena sang korban memang memiliki perilaku serakah, ingin mendapatkan imbal hasil besar, tanpa memahami risikonya, melainkan karena tawaran investasi itu sendiri datang dari mulut ke mulut. Banyak kalangan ikut- ikutan karena tetangga dan ataupun saudaranya ikut serta lebih dahulu. Jadi, mereka terjebak ramai-ramai dan akhirnya menyesal ramai-ramai pula. Apa yang bisa dicermati dari fenomena tersebut? Jangan pernah berinvestasi karena tawaran ”mulut ke mulut”. Sebab, selain ”mulut” setiap orang berbeda, yang paling mendasar adalah investasi tidak pernah menawarkan diri. Investasi mesti dicari. Dan kebutuhan tiap orang dalam berinvestasi berbeda.

Kelima, investasi berdasarkan utang. Benar, jika utang yang dilakukan diperuntukkan bagi kegiatan produktif yang terukur risikonya, maka utang untuk berinvestasi bukanlah hal haram. Yang menjadi masalah adalah seberapa besar utang itu dilakukan. Banyak kalangan terjebak pada utang karena ingin melakukan ekspansi secara terus-menerus sehingga beban bunga dan angsuran semakin besar, sementara hasil investasi tidak memadai untuk membayar kembali utang tersebut. Akibatnya, untuk menutupi utang yang satu dilakukan utang baru alias gali lubang tutup lubang. Pola ini dalam jangka panjang bukan saja memberatkan, tetapi juga bisa menggerus harta yang telah dimiliki. Oleh karena itu, hindari utang yang berlebihan dalam membiayai investasi.

Selain hal-hal yang dipaparkan di atas, tentu masih sangat banyak hal-hal negatif yang terkait dengan kegagalan investasi. Namun, yang mesti diingat, semua sisi gelap tersebut sebenarnya bergantung pada kepribadian setiap investor. Hal-hal tersebut bisa berlaku pada satu investor, tetapi tidak terjadi pada investor lain. Oleh karena itu, sebelum berinvestasi, ada baiknya direnungi kembali profil kepribadian Anda, apakah tergolong investor yang mudah terpengaruh atau memiliki pendirian. Keberhasilan berinvestasi sangat bergantung pada karakter Anda. (as/kompas.com)

Mau Ikut Memilih Mentri Kabinet Jokowi ?

Bestprofit Futures - Mau Ikut Memilih Mentri Kabinet Jokowi ?
Presiden RI terpilih Joko Widodo mulai menjaring calon menteri dengan melibatkan khalayak ramai. Caranya, Gubernur DKI Jakarta itu menyusun 34 pos kementerian, lalu mencantumkan nama tiga kandidat menteri pasa masing-masing kementerian.

Nama-nama ini diumumkan melalui sosial media untuk dipilih para netizen dalam format poling digital. Selain nama yang sudah tercantum, warga dibolehkan pula mengusulkan nama kandidat menteri disukainya.

Joko Widodo membenarkan meminta masukan dari masyarakat mengenai siapa yang pantas kabinetnya. Masyarakat dapat memberi masukan lewat FB. "Minta masukan kan enggak apa-apa," ujar Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/7).

Poling atau usulan digital diunggah menggunakan aplikasi Google forms. Bagi anda yang berminat memilih atau mengusulkan nama calon menteri, silakan isi aplikasi berikut ini.

Sejauh ini, telah tercantum 102 nama kandidat menteri, masing-masing pos kementerian diisi tiga nama kandidat. Jokowi menyelaraskan pos kementerian yang akan dia pimpin dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Undang-undang ini membatasi jumlah maksimum kementerian adalah 34.

Berdasarkan aplikasi yang dipublikasi Jokowi Center, nama Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Puan Maharani masuk dalam bursa kabinet Jokowi yang ditayangkan di jejaring sosial Facebook (FB).

Puan merupakan kandidat Menteri Pemberdayaan dan Perempuan dan bersaing dengan nama dua aktivis perempuan yakni Direktur Rumah Kita Bersama (Rumah Kitab) Lies Marcoes Natsir, serta Koordinator Nasional Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) Nani Zulminarni.

Nama-nama lain yang masuk dalam bursa kabinet di FB tersebut adalah mantan Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman dan Chief Executive Officer (CEO) Kompas Gramedia Agung Adi Prasetyo. Nama Budiman berada di posisi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan bersama Jenderal TNI Moeldoko (Panglima TNI) serta mantan Gubernur DKI yang juga Ketua Umum PKPI Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso.

Berikut 102 nama kandidat yang akan mengisi 34 jabatan menteri atau setingkat menteri kabinte Jokowi - JK.:

1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Jenderal TNI Budiman; Jenderal TNI Dr. Moeldoko; Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso

2. Menteri Koordinator Perekonomian: Chairul Tanjung; Prof. Dr.(H.C.) Dahlan Iskan; Gita Irawan Wirjawan

3. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: Drs. H. A. Muhaimin Iskandar, M.Si; Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto, MSIE., MSCE; Prof. Dr. Alwi Shihab

4. Menteri Dalam Negeri: Dr. Abraham Samad, S.H., M.H; Dr (HC). Agustin Teras Narang, SH; Prof. Dr. Pratikno, M.Soc. Sc

5. Menteri Luar Negeri: Don K. Marut, MA, M.Phil; Drs. Makmur Keliat, Ph.D; Dr. Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa, M.Phil, B.Sc

6. Menteri Pertahanan: Andi Widjajanto, S.Sos., M.Sc; Mayor Jenderal (Purn) TB Hasanuddin; Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu

7. Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM): Dr. Artidjo Alkostar, SH., LLM; Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., MPA; Dr. Zainal Arifin Mochtar, SH., LLM

8. Menteri Keuangan: Prof. Dr. Hendrawan Supratikno; DR. Ir. Raden Pardede, Ph.D; Agus Martowardojo

9. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): Dr. Ir. Arif Budimanta, MSc; Ir. Luluk Sumiarso; Dr. Ir. Tumiran, M.Eng.

10. Menteri Perindustrian: Anton Joenoes Supit; Dr. Poempida Hidayatulloh, B.Eng (Hon), PhD, DIC; Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA

11. Menteri Perdagangan: Dr. Mari Elka Pangestu, Ph.D; Soetrisno Bachir; Dr. Sri Adiningsih

12. Menteri Pertanian: Arif Wibowo; Prof. Dr. Bustanul Arifin; Dr. Ir. Iman Sugema, M.Sc.

13. Menteri Kehutanan: Prof. Dr Ir. Frans Wanggai; Dr. Mohamad Prakosa; Dr. Satyawan Pudyatmoko, M.Sc

14. Menteri Perhubungan: Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim; Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit M. Sc; Ignasius Jonan

15. Menteri Kelautan dan Perikanan: Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc; Dr. Kadarusman, P.hD; Prof. Dr.Ir. Rokhmin Dahuri, MS.

16. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Rieke Dyah Pitaloka; Dr. Rizal Sukma; Wahyu Susilo

17. Menteri Pekerjaan Umum: Dr. Bayu Krisnamurthi, M.Si; Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA; Tri Mumpuni Wiyatno

18. Menteri Kesehatan: Prof. DR. Fasli Jalal; dr. Ribka Tjiptaning; Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D

19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan; Dr. Hilmar Farid; Yudi Latif, MA, PhD.

20. Menteri Sosial: Dadang Juliantara; Eva Kusuma Sundari; Ir. Hasto Kristiyanto, MM

21. Menteri Agama: Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA; Drs. H. Lukman Hakim Saifudin; Siti Maulida

22. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Garin Nugroho; Jeffrie Geovanie; Mira Lesmana

23. Menteri Komunikasi dan Informatika: Drs. Ferry Mursyidan Baldan; Nezar Patria, MA; Ir. Onno W Purbo. M.Eng, PhD.

24. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait, S.IP; Ir. H. Pramono Anung Wibowo MM; Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME

25. Menteri Riset dan Teknologi: Dr. I Gede Wenten; Dr.Eng. Romi Satria Wahono, B.Eng.,M.Eng; Prof. Yohannes Surya, Ph.D.

26. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM): Abdul Kadir Karding, S.Pi, M.Si; Dra. Khofifah Indar Parawansa; Nusron Wahid, SS.

27. Menteri Pemberdayaan dan Perempuan- Anak: Lies Marcoes Natsir, MA; Nani Zulminarni, MA; Puan Maharani

28. Menteri Lingkungan Hidup: Chalid Muhammad: Charlie Heatubun, Ph.D; Drs. Ir. Dodo Sambodo, MS

29. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Dr. Eko Prasojo; Ir. Tri Rismaharini, M.T; Agung Adi Prasetyo

30. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal: Drs. Akbar Faizal, M.Si; Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si; Indra Jaya Piliang, SS, M.Si

31. Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional: Aviliani, SE, M.Si; Faisal Basri.,SE.,MA; Dr. Revrisond Baswir

32. Menteri Perumahan Rakyat: Prof. Rhenald Khasali, Ph.D; Prof. Ir. Suprihanto Notodarmojo, Ph.D.; Mochamad Ridwan Kamil, ST, MUD.

33. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Dr. Hendri Saparini; Dr. Kurtubi; Emirsyah Satar

34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Adhie MS; Anies Rasyid Baswedan Ph.D; Herry Zudianto, SE.Akt, MM. (*)

Jokowi :Kabinet Baru Rakyat Indonesia

Bestprofit Futures - Jokowi :Kabinet Baru Rakyat Indonesia
 
Kita perlu mendapatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk melakukannya kita harus punya lebih banyak investasi dan juga memberikan infrastruktur,“ kata Jokowi kepada Reuters.Kurangnya jalan, pelabuhan, listrik dan pelayanan-pelayanan dasar lainnya, bersama dengan korupsi birokrasi, mulai mengecewakan para investor asing, yang merupakan penggerak dasar penting bagi pertumbuhan eknomi.

“(Para investor) mengatakan mendapat ijin usaha sangat rumit. Beberapa investor mengatakan mereka perlu dua tahun. Bayangkan. Jadi jika kami bisa memberikan solusi untuk mempermudah mendapatkan ijin usaha, saya yakin kami bisa memperbaiki infrastruktur lebih cepat.“

Jokowi adalah pengusaha pertama yang menjadi seorang presiden di Indonesia, dimana enam pemimpin sebelumnya berasal dari kalangan elit politik. Pendekatannya yang sederhana dan langsung sukses meraih dukungan publik. Dan para investor memberikan reaksi berupa naiknya harga saham seiring perkiraan bahwa dia akan menjadi pemimpin berikutnya di negara demokrasi ketiga terbesar dunia dan negara dengan jumlah Muslim terbesar dunia.

Sikap Jokowi yang sederhana dan sering mengatakan ”Saya sama seperti kalian semua” membuatnya menjadi politisi popular.Saat ini, ia menyewa sebuah rumah kecil, dengan perabotan sederhana di tengah Jakarta, sebelum nanti pada Oktober pindah dan memulai kehidupan di istana kepresidenan, sebuah bangunan abad-18 yang pada era kolonial dipakai sebagai rumah seorang pengusaha Belanda kaya raya.

Jokowi, yang saat diwawancara bertelanjang kaki dengan kemeja putih dan celana gelap, dengan jelas mengatakan ia paham bahwa masa bulan madu kepresidenannya akan bisa singkat.

Siap pecat menteri
Hanya tersisa sedikit uang di kas negara untuk mengatasi masalah mulai dari menurunnya pertumbuhan ekonomi hingga naiknya kemiskinan. Tapi ia telah menunjukkan di Jakarta, sebuah bakat menemukan sumber keuangan di dalam anggaran dan telah berlaku keras kepada para pejabat yang tidak bekerja dengan baik.

Kebijakan yang ia katakan, akan juga ia ambil di kantor kepresidenan.

“Jika (para menteri tidak berhasil) ada lebih dari seribu orang baik di Indonesia yang bisa menggantikan mereka. Itu sangat sederhana bagi saya,“ katanya.

Mereka harus bersih, mereka harus kompeten, mereka harus punya kepemimpinan yang baik (keterampilan) dan berkomitmen melayani rakyat.

Selama ini ia menghadapai tuduhan, yang selalu disangkal Jokowi, bahwa ia akan di bawah kendali ketua umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.

Langkah pertama, kata Jokowi adalah ia akan segera membentuk sebuah tim transisi untuk mendiskusikan bagaimana mengalokasikan posisi-posisi penting di pemerintahan dan isu apa yang akan menjadi prioritas.

Alihkan subsidi BBM

Ia menunjuk subsidi BBM besar-besaran, yang menghabiskan seperlima anggaran tahunan yang oleh para ekonom dikatakan lebih banyak membantu bagi orang kaya ketimbang 40 persen rakyat yang hidup miskin atau dekat dengan jurang kemiskinan.

“Kita harus memindahkan subsidi kepada para petani untuk pupuk atau infrastruktur untuk irigasi mereka. Bagi para nelayan, kita bisa memberikan… mesin untuk kapal mereka… jika kita memindahkan subsidi dari bahan bakar untuk aktivitas produksi, kita akan memiliki produktivitas yang lebih,” kata dia.

“Saya pikir hal pertama yang penting juga adalah untuk membuat aturan yang jelas. Karena sejumlah regulasi saat ini tidak jelas,” kata dia.

”Dalam pengalaman saya sebagai walikota dan gubernur itu tidak sulit. Itu cuma berbeda skalanya. Itu cuma soal manajemen.”

Jokowi berulangkali mengatakan selama kampanye bahwa ia tidak akan memperjualbelikan posisi di kabinet untuk mendapatkan dukungan politik.

Namun dalam wawancara ini, ia mengakui untuk pertama kalinya bahwa sekitar 20 persen kabinetnya kelihatannya akan berdasarkan penunjukan politik dari partai-partai yang mendukung dirinya.

Sementara itu dalam akun resmi kubu Jokowi-JK di Facebook dengan nama Jokowi Center, publik diminta berpartisipasi dalam memberi pandangan mengenai siapa yang cocok menjadi pembantu presiden dan wakil presiden periode mendatang.

Dalam akun tersebut, diunggah lembaran yang diberi nama Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR). Tertulis, para relawan merasa perlu terus mengawal perjalanan politik Jokowi-JK dengan berbagai cara setelah dinyatakan sebagai pemenang pilpres.

Jokowi Center dan Radio Jokowi akhirnya memutuskan untuk ikut mengawal proses penjaringan nama-nama calon menteri yang dianggap layak oleh rakyat. Ada 34 daftar menteri yang dimintai pendapat. Masing-masing pos ada tiga calon. Ada pula opsi untuk mengisi sendiri nama tokoh di luar tiga calon yang ada.

"Pemilihan menteri memang hak prerogatif presiden. Namun, bukan berarti rakyat tidak bisa berpartisipasi," demikian isi pesan tersebut.

Dalam memilih daftar nama calon-calon menteri itu, mereka melakukan diskusi intensif dengan berbagai kalangan, seperti aktivis, intelektual, wartawan, dan juga para politikus.

"Nama-nama ini kami hadirkan dan Anda kami persilakan untuk memilihnya sebagai bagian dari laku politik," tulis mereka.

Saat dikonfirmasi, Jokowi membenarkan jika laman itu dibuat oleh timnya. Namun, Jokowi menolak jika disebut telah serius mencari sosok yang tepat untuk mengisi kabinet.

"Ini baru minta masukan saja. Ndak apa-apa kan?" ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (24/7/2014) siang.

"Sampai detik ini, belum bicara siapa-siapanya, apalagi siapa dan duduk di mana. Sekali lagi ini hanya minta masukan rakyat. Boleh dong," lanjut dia.

Jokowi menegaskan bahwa penentuan siapa sosok yang akan mengisi jabatan menteri harus sesuai dengan kriteria. Kriteria disusun oleh tim dari partai-partai pengusung. Jokowi memastikan finalisasi ada di tangannya.

"Nama timnya, ya jangan disebut. Nanti banyak yang intervensi ke tim. Biar berjalan apa adanya saja," lanjut Jokowi.

Jokowi juga memastikan, yang mengisi kabinetnya memiliki latar belakang profesional, baik dari partai politik maupun dari unsur lain.


Kamis, 24 Juli 2014

PUSKAPTIS di Bubarkan ?

Bestprofit Futures - PUSKAPTIS di Bubarkan ?

Jika Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memiliki hasil hitung cepat (quick count) yang tidak jauh berbeda dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka sebaliknya dengan quick count yang dimiliki Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Lembaga yang dipimpin Husin Yazid ini justru memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan selisih yang sangat jauh.

Hasil tersebut sempat menimbulkan polemik di masyarakat, sebab hitung cepat yang mereka terbitkan berbanding terbalik dengan quick count dari 8 lembaga survei lainnya. Akibatnya, Puskaptis pun dikeluarkan dari keanggotaan mereka di Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Dalam hitung cepat Puskaptis, Prabowo-Hatta mendapatkan 52,03% suara dan Jokowi-Jusuf Kalla meraih 47,97% suara.

Seperti diketahui, KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi nasional sekaligus menetapkan pasangan Jokowi-JK sebagai pemenang Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Pasangan ini mendapat 53,15 persen,sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 46,85 persen.

Rekapitulasi KPU tingkat provinsi telah digelar selama dua hari. Dengan hasil itu, Jokowi akan menjadi presiden RI ke-7 dan akan dilantik pada 20 Oktober mendatang.

Berikut lembaga survei dengan hasil hitung cepat yang paling meleset jauh:

1. Puskaptis: Prabowo-Hatta 52,03%, Jokowi-Jusuf kalla 47.97%;
2. IRC: Prabowo-Hatta 51,11%, Jokowi 48,89%.
3. JSI: Prabowo-Hatta 50,16%, Jokowi-JK 49,84%; dan,
4. LSN: Prabowo-Hatta 50,56%, Jokowi 49,44%.

Eksekutif Lembaga survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid pernah sesumbar, bila prediksi quick count mereka berbeda jauh dengan real count KPU, maka lembaganya siap dibubarkan. Kini, hasil real count sudah keluar, dan hasilnya jauh dari prediksi Puskaptis. Akankah mereka bubar?

Dalam wawancara yang dilakukan via telepon pada Kamis (10/7) lalu, Husin menegaskan siap diaudit terkait hasil quick count yang memenangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kala itu, hasil hitung cepatnya ditayangkan di tvOne bersama empat lembaga survei lain. Dia memprediksi suara Prabowo-Hatta 52,05% dan Jokowi-JK 47,95%.

Hasil ini berbeda dengan mayoritas lembaga survei lain. Sedikitnya ada 8 lembaga survei independen mencatat kemenangan untuk Jokowi-JK. Tak pelak, tudingan manipulasi dan abal-abal pun sempat bergulir kepada Puskaptis, terutama di media sosial.

Ketika dikonfirmasi soal tudingan tersebut, Husin membantah tegas. Dia menegaskan bukan lembaga abal-abal dan profesional dalam menjalankan hitung cepat. Bahkan untuk membuktikannya, Puskaptis siap diaudit. Bahkan dia sesumbar siap membubarkan Puskaptis bila hasil hitung cepatnya berbeda jauh dengan real count KPU.

"Mau diaudit kapan aja kami siap. Mau subuh kek, magrib, atau kapan, kita siap. Kita lembaga profesional bukan abal-abal," kata Husin.

"Sekarang semua lembaga survei itu bertanding berani nggak. Semua duduk bareng sama-sama bikin pernyataan. Kalau hasil resmi KPU Jokowi menang, saya siap membubarkan Puskaptis," ucap Husin.

"Sebaliknya, kalau lembaga lain itu yang salah, harus berani juga membubarkan diri atau dibubarkan. Dari situ nanti masyarakat bisa melihat mana lembaga yang kredibel. Itu yang fair," sambung Husin.

Ucapan Husin belakangan tidak terbukti. Dia tidak hadir saat diundang oleh Perhimpunan Lembaga Survei dan Opini Publik (PERSEPI) untuk diaudit. Alasannya, belum ada hasil real count dari KPU yang keluar.

Bagaimana dengan janji Husin? Saat dihubungi detikcom pada Selasa (22/7) sore, Husin tak mau memberikan jawaban. Dia mengaku hendak buka puasa.

"Dari mana ini? saya mau buka puasa," ucapnya di ujung telepon.

Sementara itu sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Sutarman menilai empat lembaga survei yang dilaporkan ke polisi tak perlu dipidanakan. Puskaptis, JSI, IRC dan LSN dipolisikan sejumlah aktivis yang tergabung dalam Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI).

"Ya laporan pasti kita terima tapi semua lembaga survei itu pasti menggunakan metode ilmiah dan menggunakan metodenya masing-masing. Saya kira masalah-masalah seperti ini tidak perlu dipidanakan," ujarnya usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (17/7).

Sutarman mengatakan lembaga-lembaga survei itu pasti menggunakan metode ilmiah untuk melakukan penghitungan. Metode-metode itu, kata Sutarman, berbeda-beda sehingga hasilnya mungkin berbeda. Karena itu, Sutarman mengaku bingung apa yang akan dipidanakan.

"Menurut saya tidak perlu dipidanakan mau dipidanakan apanya, dia dari aspek ilmiahnya pasti dipenuhi, dari aspek-aspek yang lain pasti dipenuhi. Kan mereka kan punya metode ilmiah masing-masing," jelasnya.
Sutarman mengatakan jika lembaga survei itu memang tidak kredibel, biarkan masyarakat yang menilai. "Silakan kalau memang hasil surveinya itu memang tidak sesuai kredibel, biarkanlah masyarakat yang menilai," ujarnya.

Sutarman mengatakan pada 22 Juli nanti akan terbukti mana lembaga survei yang tidak kredibel. "Ya sudah biarkan saja, nanti hasil keputusan KPU itulah yang akan menilai bahwa itu survei itu kredibel atau tidak, itu ada di situ nanti tanggal 22 (buktinya). Kan kasihan semua tindakan dipidanakan, kasihan, ya laporan tetap kita terima," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) melaporkan 4 lembaga survei yang merilis hasil penghitungan cepat Pilpres 9 Juli lalu ke Bareskrim Polri. 4 lembaga survei itu dinilai meresahkan masyarakat dan melakukan kebohongan publik.

Jokowi Tetap Jokowi


Bestprofit Futures - Jokowi Tetap Jokowi
 
Terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden RI periode 2014-2019 menarik rasa penasaran banyak pihak. Apalagi kalau bukan soal gaya kesehariannya.Sejak menjadi wali kota Surakarta hingga gubernur DKI Jakarta, Jokowi sangat luwes, tidak terduga, dan cenderung tidak suka akan hal-hal berbau formalitas. Jokowi lebih suka hal yang spontan, bahkan terkadang mengejutkan banyak pihak.

Salah satu contoh blusukan. Kerapkali tak ada satupun yang tahu ke mana Jokowi akan blusukan. Sekalinya sudah ada informasi soal tujuan blusukan, iring-iringan bisa saja tiba-tiba berbelok arah.

Belum lagi soal aksi Jokowi yang tidak biasa bagi pejabat negara. Sebut saja masuk gorong-gorong, menaiki steger proyek, mengemudikan eskavator, mengemudikan truk sampah hingga 'nyemplung' ke tepi waduk.

Apalagi soal jarak dengan rakyatnya ketika blusukan. Bukan Jokowi namanya jika tidak dikerumuni warga yang berebut minta salam, foto bersama atau sekedar "say hi". Aksinya itu bagi sebagian orang dinilai hanya pencitraan.

Lantas, apakah gaya tersebut akan ditinggalkannya ketika menjabat orang nomor satu di Indonesia?

"Saya sudah bilang, saya enggak berubah. Saya tetap Jokowi," ujar Jokowi kepada wartawan di Balaikota, Rabu (23/7/2014).

Pasukan Pengaman Presiden atau Paspampres bakal memiliki tugas berat. Jokowi mengatakan, gaya serupa sangat mungkin untuk tetap dijalankan di tengah protokoler kepresidenan yang superketat."Paspampres itu yang atur siapa sih? Presiden dong," lanjut suami Iriana itu.

Soal keselamatan dirinya sendiri, Jokowi mengaku tidak ambil pusing.

"Soal itu ya bukan urusan saya. Itu urusan Paspampres. Tugas mereka mengamankan presiden," kata Jokowi.

Dekat media

Jokowi juga mengaku tidak akan mengubah keterbukaan dengan kalangan wartawan. Jika presiden Indonesia sebelumnya, kecuali almarhum Abdurrahman Wahid, memiliki keterbatasan komunikasi dengan wartawan, Jokowi mengaku tidak.

Bagi Jokowi, dekat dengan wartawan memiliki keuntungan, yakni dapat mensosialisasikan program-program pemerintah dengan cepat. Selain itu, informasi seputar segala persoalan bisa sampai ke dia dengan cepat."Yang penting saya tidak intervensi dikau-dikau (wartawan) mau nulis apa," ujar dia.

Jokowi menjamin soal tidak adanya intervensi tersebut. "Apa waktu kamu (Kompas.com) menulis bus Transjakarta berkarat saya komplain? Tidak kan? Palingan saya saja pelototin semenit. He..he.. hee," sambung Jokowi.

Jokowi menyadari bahwa segala sesuatu tidak dipandang baik oleh publik. Termasuk soal tidak berubahnya gaya kepemimpinan dirinya."Kalau itu ya terserah orang yang menilai saja. Aku ya rapopo," ujar Jokowi sambil tertawa.