Pages

Jumat, 31 Juli 2020

Bestprofit - Ampun Gusti! Bu Menkeu Kondisi Ekonomi 2021, Bikin Ngeri Ya Allah



PT Bestprofit - Ampun Gusti! Bu Menkeu Kondisi Ekonomi 2021, Bikin Ngeri Ya Allah | PT Bestprofit Futures


Bestprofit (31/07) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sederet ketidakpastian ppada tahun 2021, hal ini sebagai buntut dampak pandemi Covid-19 yang masih akan terasa efeknya.

Bahkan, terkait itu juga, pihaknya mempertimbangkan penetapkan RUU APBN dan Nota Keuangan 2021.

"Satu, mengenai kecepatan dan kemungkinan penanganan covid di seluruh dunia. Yakni pengendalian covid apakah benar-benar bisa terkendali menjadi mendatar atau menurun," tegasnya pekan lalu.

Menurut dia, dengan munculnya vaksi untuk Covid-19 ini akan sangat menetukan langkah pemulihan di tahun 2021.

"Yang kedua, yang mempengaruhi juga proyeksi tahun depan adalah global economic recovery. Recovery atau pemulihan ekonomi global ini juga sangat tidak pasti akibat covid lagi." katanya lagi.

BACA JUGA :

Lebihi lanjut, ia mengatakan tekanan Covid-19 ini membuat sejumlah lembaga Internasional memperkirakan perekonomian dunia akan sangat terpukul. Bahkan, beberapa negara akan mencatatkan negatif.

Karena itu, ia mengatakan pemulihan ekonomi paling cepat bisa dilakukan pada tahun depan.

"Saat ini beberapa lembaga internasional perkirakan pemulihan ekonomi akan cukup cepat untuk tahun depan. Dengan asumsi tahun ini menurunnya sangat tajam, namun kita melihat bahwa lembaga-lembaga tersebut terus menerus melakukan revisi pemulihan ekonomi 2020-2021," katanya.

Kemudian, ia mengatakan yang mempengaruhi juga adalah ekonomi RI sendiri. Di mana pemulihannya sangat tergantung pada penanganan covid terutama pada semester II-2020.

"Kalau penanganannya efektif, dan berjalan seiring dengan pembukaan aktivitas ekonomi, maka kondisi ekonomi bisa recover pada kuartal III-2020 dengan positive growth 0,4 persen dan pada kuartal IV akan akselerasi ke 3 persen. Kalau itu terjadi, maka pertumbuhan ekonomi kita secara seluruh tahun (2020) akan bisa tetap di zona positif."

"Inilah yang sedang terus diupayakan oleh pemerintah untuk tekankan kepada semua menteri dan pemda agar kita tetap berada di skenario di mana pemulihan ekonomi tetap bisa berjalan pada zona positif di kuartal 3 antara 0-0,4 dan kuartal IV pada zona positif lebih tinggi antara 2-3 persen. Sehingga total perekonomian kita masih bisa tumbuh positif di atas nol persen untuk tahun 2020 ini." ucapnya.

QR BPFNEWS.COM

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing


Kamis, 30 Juli 2020

Bestprofit - Bali Sambut Wisatawan Domestik Mulai 31 Juli, Jokowi & Menteri Beri Dukungan

PT Bestprofit - Bali Sambut Wisatawan Domestik Mulai 31 Juli, Jokowi & Menteri Beri Dukungan | PT Bestprofit Futures


Bestprofit (30/07) - Provinsi Bali akan dibuka kembali bagi wisatawan domestik pada hari Jumat (31/07) namun para wisatawan masih harus mematuhi sejumlah protokol ketat seperti menunjukkan bukti dinyatakan negatif covid-19 dan berbagai aturan kesehatan penting lainnya.

Pengumuman itu muncul saat provinsi ini mulai mencoba untuk menghidupkan kembali sektor perekonomiannya yang terpukul akibat peningkatan jumlah kasus covid-19.

I Putu Astawa, kepala dinas pariwisata Provinsi Bali, mengatakan kepada The Straits Times yang dilansir Rabu (29/07) keputusan hati-hati telah diambil karena provinsi ini berusaha mencapai keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kesehatan.

"Yang paling penting adalah mencegah pembukaan kembali bisa menciptakan pusat transmisi baru (virus) sehingga ini merupakan keputusan yang sangat sulit diambil," tandasnya.

Ia menambahkan bahwa situasi di Bali "terkendali", mengutip tingkat pemulihan sekitar 75 persen di antara pasien covid-19.

BACA JUGA :

Pada hari Rabu, Bali mencatat 61 kasus baru, sehingga keseluruhan jumlah infeksi menjadi 3.310 dan yang meninggal tetap 48 orang sejak 23 Juli.

Selain harus memberikan hasil tes antibodi yang menunjukkan tidak adanya infeksi covid-19, para wisatawan juga harus mematuhi "protokol kesehatan yang ketat" seperti menjaga jarak aman, pemeriksaan suhu badan dan memakai masker.

Sementara itu mengutip laporan Bisnis.com Kamis (30/07), para menteri Kabinet Indonesia Maju mendukung pembukaan kembali pariwisata Bali untuk wisatawan domestik. Mereka berharap perekonomian Bali dapat bangkit tetapi dengan upaya pengendalian penyebaran virus yang maksimal.

Koordinator Staf Khusus Presiden Joko Widodo AAGN Ari Dwipayana mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada Bali. Kepala Negara memberikan dukungan agar bali segera pulih dari pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perekonomian Bali harus kembali bangkit. Pembukaan kembali pariwisata bagi turis dalam negeri akan membantu hal tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama. Dia menyampaikan bahwa sektor pariwisata akan mendorong aktivitas ekonomi.

 

QR BPFNEWS.COMDapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

www.best-profitfutures.com

PT BestProfit Futures

Sumber : Investing


Rabu, 29 Juli 2020

Bestprofit - Cuma Sawit yang Bisa Bikin Cuan Astra Agro Lestari Terbang 796%

 

PT Bestprofit - Cuma Sawit yang Bisa Bikin Cuan Astra Agro Lestari Terbang 796% | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (29/07) - Mempunyai bisnis inti di bidang perkebunan kelapa sawit, PT Astra Agro Lestari (JK:AALI) Tbk (AALI) mencetak kinerja luar biasa sepanjang semester I 2020. Pasalnya, dengan pendapatan perusahaan yang hanya naik 6,50% menjadi Rp9,08 triliun, keuntungan bersih AALI terbang hingga nyaris 800%.

Dilansir dari laporan keuangan perusahaan, dalam enam bulan awal tahun 2020, laba bersih AALI naik 796% menjadi Rp391,90 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, AALI hanya mengantongi laba sebesar Rp43,71 miliar.

BACA JUGA :


Perlu diketahui, peningkatan penjualan crude palm oil (CPO) menjadi salah satu penopang pendapatan perusahaan. Sepanjang semester I 2020, penjualan CPO dan turunannya meningkat dari Rp7,73 triliun menjadi Rp8,44 triliun. Sayangnya, untuk penjualan inti sawit dan turunnya mengalami koreksi dari Rp706,65 miliar menjadi Rp563,53 miliar.Â

Meskipun begitu, AALI mampu mengimbanginya dengan penurunan beban pokok dari angka Rp7,97 triliun menjadi hanya Rp7,77 triliun pada saat ini. Per Juni 2020, AALI mencatatkan total aset sebesar Rp27,38 triliun dengan rincian aset lancar Rp5,67 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp21,70 triliun.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 28 Juli 2020

Bestprofit - Dolar AS Kembali Melemah, Pasar Kini Fokus ke Fed & Dana Stimulus AS

PT Bestprofit - Dolar AS Kembali Melemah, Pasar Kini Fokus ke Fed & Dana Stimulus AS | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (28/07) - Dolar Amerika Serikat kembali melemah pada Selasa (28/07) pagi di tengah kekhawatiran investor terhadap dampak kerusakan covid-19 terhadap ekonomi AS dan pasar menunggu prospek terbaru dari Federal Reserve dan juga paket fiskal baru dari pemerintah AS.

Indeks dolar AS turun 0,07% ke 93,552 pukul 09.03 WIB menurut data Investing.com. EUR/USD naik 0,08% di 1,1760 dan GBP/USD naik 0,05% ke 1,2887. USD/JPY naik 0,01% di 105,36.

Rupiah terus beranjak naik 0,45% di 14.455,0 per dolar AS hingga pukul 09.07 WIB.

BACA JUGA :

Mengutip Reuters Selasa (28/07) pagi, penurunan mata uang AS telah mendorong mayoritas aset keuangan lain bergerak menguat jelang pertemuan dua hari Federal Reserve yang akan berlangsung Selasa di tengah spekulasi meningkat tentang kemungkinan perubahan kebijakan - bahkan jika tidak ada perubahan kebijakan yang diharapkan.

Pada saat yang sama, kenaikan euro tidak terhentikan sejak para pemimpin Eropa mencapai kesepakatan soal utang bersama untuk mendanai pengeluaran pemulihan di negara-negara yang paling terpukul dampak pandemi covid-19.

Selain itu, paket fiskal AS yang besar - saat ini menemui jalan buntu negosiasi antara Partai Demokrat, yang telah mengajukan proposal senilai $3 triliun, dan Partai Republik yang telah mengajukan rencana $1 triliun yang lebih kecil - juga dapat mendorong dolar AS di tengah pelemahannya karena ketegangan AS-Cina.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 27 Juli 2020

Bestprofit - Gugat Erick Itu Nasionalisme Palsu, Bikin Pertamina Gak Maju-Maju

PT Bestprofit - Gugat Erick Itu Nasionalisme Palsu, Bikin Pertamina Gak Maju-Maju | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (27/07) - Pengamat Energi dari Energy Watch, Ferdinand Hutahaean, merasa tidak terima Menteri BUMN, Erick Thohir, dan direktur utama digugat ke jalur hukum oleh Serikat Pekerja Pertamina karena ditenggarai akan melakukan privatisasi melalui subholding.

Proses privatisasi melalui subholding Pertamina diawali dengan Keputusan Menteri BUMN dan Keputusan Direktur Utama Pertamina tentang Struktur Organisasi Dasar PT Pertamina (Persero) yang diduga kuat memanfaatkan celah hukum pada pasal 77 UU BUMN.

"Saya harus sampaikan ada nasionalisme palsu dan patriotisme palsu yang bermain di sini. Ada kelompok masyarakat yang kesannya seolah-olah ingin membela negara, membela konstitusi, tapi justru membuat Pertamina tidak maju-maju," ujar Ferdinand dalam diskusi virtual, Minggu (26/7/2020).

Politisi Partai Demokrat ini menganggap tudingan tersebut absurd tidak memiliki bukti dan dasar hukum yang kuat. Di mana, poin-poin gugatan yang diajukan serikat pekerja terkait dugaan adanya privatisasi subholding Pertamina baru sebatas rencana.

BACA JUGA :

Justru itu, ada potensi gugatan balik yang bisa saja dilayangkan Erick Thohir kepada serikat pekerja Pertamina. Pihaknya juga beranggapan jika pun ada privatisasi, apabila baik bagi perusahaan dan negara tidak masalah sebagai upaya pengembangan bisnis perseroan.

"Tidak ada satu pun pemerintah yang ingin perusahaannya rugi, kalau ada yang merasa negara rugi, saya lihat belum ada," tandas dia.

Sebagai informasi, gugatan dilayangkan lantaran Juni 2020 lalu Erick menerbitkan keputusan tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Direksi Pertamina Proses privatisasi Subholding Pertamina diawali dengan Keputusan Menteri BUMN dan Keputusan Direktur Utama Pertamina tentang Struktur Organisasi Dasar PT Pertamina (Persero) yang ditengarai kuat oleh serikat pekerja memanfaatkan celah hukum pada pasal 77 UU BUMN.

Padahal pasal tersebut secara tegas melarang induk perusahaan BUMN (Perusahaan Persero) tertentu, termasuk Pertamina untuk diprivatisasi. Namun demikian, terhadap anak Perusahaan Persero BUMN, pasal itu memiliki makna ambigu dan multi tafsir, sehingga membuka peluang untuk diprivatisasi. Sebab itu, Rabu (15/7) lalu, FSPPB telah mengajukan uji materil terhadap Pasal 77 UU BUMN ke Mahkamah Konstitusi.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 24 Juli 2020

Bestprofit - Lebarkan Sayap, BTN Sasar Kawasan Industri

PT Bestprofit - Lebarkan Sayap, BTN Sasar Kawasan Industri | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (24/07) - PT Bank Tabungan Negara (JK:BBTN) (Persero) Tbk proaktif menjalin kemitraan dengan kawasan industri untuk mengakselerasi bisnis perseroan. Dengan menyasar kawasan industri, BTN membidik dapat menyediakan rumah bagi para karyawan industrial sekaligus mendukung kemajuan industri 4.0 di Indonesia.

Kali ini perseroan menyambangi para pengusaha di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, yakni Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat.

Direktur Distribution & Retail Funding BTN Jasmin mengatakan sebagai agen pemerintah dalam menyukseskan program Satu Juta Rumah, perseroan terus berupaya meningkatkan kemitraan. Kemitraan dilakukan agar semakin banyak masyarakat Indonesia, termasuk para karyawan di kawasan industri dapat memiliki rumah yang terjangkau.

Jasmin menyebut untuk membantu karyawan di kawasan industri memiliki rumah, BTN menawarkan produk tabungan BTN Solusi. Menurutnya, produk andalan ini adalah one stop solution dari BTN yang memberikan layanan pengelolaan keuangan hingga memberikan fasilitas KPR dengan bunga mulai 5%.

BACA JUGA :

"Kemitraan dengan Kawasan Industri Karawang ini selain untuk menyediakan rumah bagi karyawan, juga sebagai wujud dukungan terhadap industri 4.0. Karena memiliki rumah bukan hanya sebagai tempat, tapi juga dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Semua itu bisa didapatkan melalui produk BTN Solusi," jelas Jasmin dalam Business Gathering bersama para pengusaha di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020) malam.

BTN Solusi merupakan program solusi bagi lembaga atau perusahaan untuk mengelola tabungan gaji dari karyawannya. Program ini juga menawarkan beragam manfaat yang dapat mendukung kebutuhan finansial instansi dan karyawannya.

Jasmin menjelaskan melalui kemitraan program BTN Solusi dengan para pengusaha di Kawasan Industri Karawang tersebut, para karyawan di sana bisa memiliki rumah yang terjangkau dengan bunga mulai 5% per tahun.

Selain KPR, nasabah Tabungan BTN Solusi juga dapat mengakses fasilitas kredit konsumer lainnya dengan cicilan ringan. BTN Solusi juga dilengkapi dengan berbagai fitur transaksional, seperti kartu debit dan mobile banking dengan berbagai promo menarik. Nasabah BTN Solusi juga bisa menikmati beragam fasilitas lain, seperti edukasi dan pengelolaan keuangan melalui produk tabungan rencana.

Menurut Jasmin, sejak diluncurkan pada awal Februari 2020, tabungan BTN Solusi telah menggaet banyak nasabah. BTN mencatat terdapat sebanyak lebih dari 120 ribu rekening dengan total nilai tabungan di atas Rp500 miliar dari Tabungan BTN Solusi per Juni 2020.

"Kami akan terus menjalin kemitraan dengan kawasan industri karena kami menyadari bahwa rumah akan memberikan kenyamanan bagi para penghuninya dan berdampak pada produktivitas mereka," tutur Jasmin.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 23 Juli 2020

Bestprofit - Ketua Dewan Pakar PAN Angkat Bicara soal Polemik Keislaman Klepon

PT Bestprofit - Ketua Dewan Pakar PAN Angkat Bicara soal Polemik Keislaman Klepon | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (23/07) - Ketua Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo menilai meme klepon tidak Islami sebagai fitnah jahat dengan tujuan pengalihan isu.

"Memakai nama palsu dengan identitas Islam. Lalu diamplifikasi supaya ramai. Kenapa saya katakan jahat? Karena pembuat postingan dan para penyebarnya sengaja membenturkan keislaman dengan keindonesiaan, dalam hal ini terkait makanan tradisional. Kenapa sengaja? Karena dari awal munculnya posting hingga pemviralannya merupakan perbuatan yang disengaja," kata Dradjad melalui pesannya dikutip dari Rakyat Merdeka, Rabu (22/7).

Dradjad menyebut, tujuan meme ini adalah bikin gaduh. Sehingga, masyarakat lupa dengan isu yang lebih penting. Seperti kasus Djoko Tjandra hingga persoalan ke krisis ekonomi.

BACA JUGA :


"Saya meyakini itu adalah kerjaan para buzzers. Mereka mencari uang dengan membuat kegaduhan, memakai isu Islam. Sungguh hina dan nista mereka itu. Membenturkan ke-Islaman dengan ke-Indonesiaan hanya demi uang," kecamnya.

Dradjad berharap, netizens cerdas dan mengabaikan postingan provokatif seperti ini.

"Lagi pula, sebelum ini mana pernah ada Muslim Indonesia yang sehat iman dan akalnya meributkan soal keislaman klepon?" katanya heran.

Diketahui, meme klepon tidak Islami jadi bahan pergunjingan dua hari ini di media sosial. Dalam meme poster iklan, tertulis narasi yang mengundang kontroversi.

"Kue Klepon Tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di tokoh syariah kami," begitu tulisannya. Dalam meme itu, disebut toko syariah bernama Abu Ikhwan Aziz.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 22 Juli 2020

Bestprofit - Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp12,05 Triliun

PT Bestprofit - Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp12,05 Triliun | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (22/07) - Bank Mandiri (JK:BMRI) mencatat realisasi penyaluran kredit produktif dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 17 Juli 2020 mencapai Rp12,05 triliun kepada 14.582 debitur yang 99 persen penerima merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang, mengungkapkan bahwa hanya 17 debitur lainnya dari sektor korporasi dan komersial dengan kucuran kredit mencapai Rp9,06 triliun.

"Kami pastikan bahwa debitur ini memiliki multiplier effect yang besar karena mampu menyerap banyak tenaga kerja atau pun ikut mendukung pencapaian target ketahanan pangan nasional," ujar Donsuwan, Selasa (21/7/2020).

Bank pelat merah tersebut menargetkan penyaluran kredit produktif program PEN hingga Rp21 triliun atau lebih dari dua kali lipat dari penempatan dana pemerintah sebesar Rp10 triliun dalam periode tiga bulan hingga September 2020.

BACA JUGA :

Di segmen UMKM, porsi penyaluran kredit produktif paling banyak diserap Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak 9.896 debitur dengan portofolio Rp806 miliar. Selain itu, segmen Kredit Usaha Mikro kepada 3.821 debitur dengan baki debet Rp138,6 miliar dan segmen Usaha Kecil Menengah sebanyak 821 debitur senilai Rp2,03 triliun.

Menurut Donsuwan, salah satu strategi yang diterapkan dalam penyaluran kredit produktif, khususnya ke segmen UMKM, adalah menerapkan pola jemput bola dengan memanfaatkan modernisasi sistem penginputan data calon debitur melalui aplikasi Mandiri Pintar.

"Mandiri Pintar merupakan sebuah terobosan dalam digitalisasi pengajuan kredit mikro produktif sehingga dapat memangkas proses administrasi dan keputusan kredit dapat diperoleh dalam waktu 15 menit sejak data debitur diinput ke sistem," tutur Donsuwan.

Donsuwan menambahkan, dalam penerapan aplikasi Mandiri Pintar, pihaknya menerjunkan lebih dari 6.700 tenaga pemasar kredit mikro di seluruh Indonesia untuk mendatangi debitur dalam proses pengajuan kredit mikro produktif baru atau pun menambah kredit mikro produktif sebelumnya.

Sementara itu, bank BUMN ini juga mengajukan klaim tambahan subsidi bunga KUR senilai total Rp25,7 miliar hingga 17 Juli dan akan segera menyusul tagihan klaim berikutnya seiring penghitungan tambahan subsidi bunga untuk debitur yang sedang dilakukan.

"Kami merespons positif kebijakan subsidi bunga kredit ini karena akan membantu debitur pelaku UMKM mengurangi dampak pandemi kepada usaha mereka," tambahnya.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 21 Juli 2020

Bestprofit - Bursa Asia Naik, 4 Produsen Farmasi Rilis Hasil Positif Uji Vaksin Covid-19

PT Bestprofit - Bursa Asia Naik, 4 Produsen Farmasi Rilis Hasil Positif Uji Vaksin Covid-19 | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (21/07) - Bursa saham Asia bergerak menguat pada Selasa (21/07) pagi setelah pasar mendapat dorongan positif dari uji coba potensi tiga vaksin covid-19 dan menyeruaknya harapan Uni Eropa akan mencapai kesepakatan soal dana pemulihan covid-19.

Indeks Nikkei menguat 0,62% ke 22.858,00, Hang Seng melonjak 1,66% di 25.474,00 dan KOSPI naik 1,31% ke 2.227,09 mengutip data Investing.com sampai pukul 09.30 WIB.

Adapun IHSG juga menguat 0,79% di 5.091,16 dan S&P/ASX 200 di Australia naik 1,49% ke 6.091,20.

Shanghai Composite naik 0,11% ke 3.317,95 dan SZSE Component di Cina menguat 0,59% ke 13.528,65 hingga pukul 09.05 WIB.

BACA JUGA :


Melansir Reuters Selasa (21/07) pagi, data awal dari uji coba tiga vaksin covid-19 yang potensial dirilis pada hari Senin, termasuk calon vaksin jadi sorotan dari Universitas Oxford, meningkatkan kepercayaan bahwa vaksin dapat melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus tanpa adanya efek samping yang serius.

Para pemimpin Uni Eropa tampaknya mendekati kesepakatan pada Senin mengenai rencana stimulus 750 miliar euro untuk membantu perekonomian regional yang dilanda pandemi virus.

Juga mendukung sentimen yakni stimulus ekonomi AS setelah kongres Partai Republik mengumumkan rencana bantuan ekonomi virus lanjutan senilai $ 1 triliun.

Lebih lanjut perkembangan seputar vaksin yang dikembangkan oleh produsen obat Inggris AstraZeneca bersama dengan Universitas Oxford, menginduksi respon kekebalan pada seluruh peserta penelitian yang menerima dua dosis suntikan tanpa efek samping yang mengkhawatirkan.

Begitu juga vaksin covid-19 yang tengah dikembangkan oleh CanSinoBiologics Inc dan cabang penelitian militer Cina, juga menunjukkan bahwa vaksin ini tampaknya aman dan memicu respons kekebalan pada sebagian besar 508 sukarelawan sehat yang mendapat satu dosis suntikan vaksin, para peneliti melaporkan.

Sedangkan perusahaan bioteknologi asal Jerman, BioNTech dan produsen obat AS, Pfizer Inc (PFE.N) merilis kajian awal berbagai vaksin yang menggunakan asam ribonukleat (RNA). Hasilnya, vaksin memicu sel untuk membuat protein yang meniru permukaan luar virus. Tubuh mengenali protein seperti virus ini sebagai penjajah asing dan kemudian dapat meningkatkan respon imun terhadap virus yang sebenarnya.

Hasil cukup menggembirakan itu muncul setelah publikasi minggu lalu dari hasil uji coba vaksin Moderna Inc yang menunjukkan hasil awal yang sama menjanjikannya. Vaksin Moderna juga menggunakan RNA.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 20 Juli 2020

Bestprofit - Harga Emas Turun Meski Terjadi Kenaikan Kasus Global Covid-19

PT Bestprofit - Harga Emas Turun Meski Terjadi Kenaikan Kasus Global Covid-19 | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (20/07) - Harga emas turun pada Senin pagi (20/07) ini tapi masih di atas level psikologis $1.800 per ons meski ada kekhawatiran terhadap lonjakan kasus covid-19 di seluruh dunia.

Mengutip data Investing.com, harga emas berjangka turun tipis 0,05% di $1.809,05 per ons dan XAU/USD berkurang 0,13% ke $1.808,18 sampai pukul 11.23 WIB.

"Emas dapat mengalami perdagangan berombak karena pelaku pasar mempertimbangkan situasi virus serta masalah geopolitik namun bias umumnya mungkin berada di sisi atas di tengah meningkatnya tantangan terhadap perekonomian global," kata Kotak Securities dalam ulasan yang dilaporkan LiveMint Senin (20/07) pagi.

BACA JUGA :


Di seluruh dunia, ada lebih 14,4 juta orang dilaporkan mengidap covid-19 dan 605.162 meninggal dunia, menurut catatan dari Universitas Johns Hopkins.

"Meningkatnya ketegangan Cina-AS dan kenaikan permintaan investasi telah mendukung logam kuning. Ke depan, tren bullish masih berlaku untuk emas tetapi, karena harga terlalu tinggi, ‘buy on dips’ akan menjadi strategi terbaik bagi para trader," Jigar Trivedi, Analis Riset Fundamental Komoditas dari Anand Rathi Shares & Stock Brokers menuturkan.

Sementara itu dari tanah air, sampai pukul 08.29 WIB Senin pagi ini harga emas Antam (JK:ANTM) stabil di level Rp 956.000,00 dari hari Sabtu lalu menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 17 Juli 2020

Bestprofit - DBS Bicara Tantangan Ekonomi dan Politik: Indonesia Masih Kuat

PT Bestprofit - DBS Bicara Tantangan Ekonomi dan Politik: Indonesia Masih Kuat | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (17/07) - Bank DBS Indonesia kembali menghadirkan Asian Insights Conference 2020 bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Penasihat Khusus Kementerian Keuangan (Makroekonomi dan Kebijakan Fiskal) Masyita Crystallin, serta beberapa pakar ekonomi dan politik.

Konferensi tahunan kali ini mengusung tema Navigating a Brave New World dengan dua topik utama; Economy and Politics: Recovery from COVID19 - What's Next? dan Fixing a Fragile World: Anticipating the Next (LON:NXT) Black Swan?

Tema tersebut ingin memberikan pandangan dan wawasan ekonomi dan politik terkini di tengah situasi pandemi Covid-19. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan untuk membantu para pelaku bisnis dalam mengambil keputusan dan menentukan arah dan tujuan bisnisnya.

BACA JUGA :


Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada perlambatan ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah Indonesia dapat bertahan seperti saat krisis 1998?

"Kita melihat Indonesia saat ini lebih kuat dibanding 20 tahun lalu dari berbagai indikator ekonomi seperti PDB, cadangan devisa, utang luar negeri, sektor perbankan yang lebih kuat dan pasar keuangan yang lebih mendalam. Pemerintah menerbitkan ragam paket stimulus bagi masyarakat untuk menjaga stabilitas keuangan. Koordinasi antara lembaga pemerintahan pun sangat baik sehingga memungkinkan lembaga perbankan melayani nasabah dengan baik di tengah pandemi," jelas Paulus.

Adapun target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi mencapai angka di atas lima persen pada awal 2020, menjadi tantangan yang cukup besar untuk Indonesia. Sementara itu, International Monetary Fund (IMF) pada awal April lalu, menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 adalah 0,5 persen dari awalnya pada Oktober 2019 diperkirakan mencapai 5,1 persen.

Kemenkeu menyebut perekonomian RI secara keseluruhan akan sangat ditentukan oleh pemulihan di kuartal ketiga dan keempat. Hingga saat ini pemerintah masih akan menggunakan skenario pertumbuhan ekonomi 2020 di level minus 0,4% hingga 2,3%.

Selain tantangan ekonomi yang dihadapi oleh Indonesia saat ini, tantangan politik juga menghadang pemerintahan Presiden Jokowi. Mulai dari penolakan penetapan Omnibus Law dari berbagai lapisan masyarakat dan kritik masyarakat terhadap penanganan pandemi Covid-19.

"Terlebih lagi pada September, akan ada hajatan besar pilkada serentak di Indonesia. Partai-partai politik akan berlomba untuk mencari dukungan publik supaya calon-calonnya bisa menang di pilkada. Ini akan menjadi modal besar untuk Pemilu 2024. Tantangan tersebut tentunya membawa gejolak tersendiri bagi penentuan arah kebijakan politik di Indonesia," kata Paulus.

Dia menuturkan, DBS Asian Insights Conference merupakan salah satu bentuk komitmen Bank DBS Indonesia sebagai lembaga perbankan yang digerakkan oleh tujuan menciptakan keseimbangan ekonomi dan lingkungan.

"Menjadi bank yang digerakkan oleh tujuan yang berkesinambungan merupakan DNA dari Bank DBS Indonesia. Kami terus berinovasi untuk menjadi bank yang mengedepankan keseimbangan antara ekonomi, sosial, serta lingkungan melalui produk dan pelayanan perbankan kami untuk mempermudah nasabah melakukan kegiatan perbankan sekaligus memberikan dampak sosial melalui aktivitas perbankan bersama kami," tutupnya.

Asal tahu saja, pembicara yang turut hadir di DBS Asian Insights Conference, antara lain Piter Abdullah, Research Director CORE Indonesia; Burhanuddin Muhtadi, Executive Director Indonesian Political Indicator; Gita Syahrani, Lingkar Temu Kabupaten Lestari; Fitrian Ardiansyah, Direktur Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, serta Agus Sari, CEO Landscape Indonesia.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 16 Juli 2020

Bestprofit - Jumlah Positif Makin Meningkat, Jokowi Harus Tegas!

PT Bestprofit - Jumlah Positif Makin Meningkat, Jokowi Harus Tegas! | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (16/07) - Jumlah kasus baru pasien positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Tercatat hingga Rabu 15 Juli 2020, total secara nasional ada 80.094 orang dinyatakan positif virus Corona (Covid-19).

Menanggapi hal itu, pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif menyarankan kepada pemerintahan Jokowi agar membuat aturan tegas dalam menekan penyebaran Covid-19 ini. 

Seperti memberikan denda bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Karena menurutnya masyarakat tak bisa lagi diberikan edukasi, namun harus memberikan efek jera agar mereka tidak melanggar protokol itu.

BACA JUGA :


"Untuk masyarakat, saya sih harus kembali mengatakan sudahlah masyarakat enggak bisa di edukasi. Jadi harus di denda dan harus ada efek jera," kata Syahrizal, Kamis (16/7/2020).

Dia pun mencontohkan pemerintah Inggris sudah menerapkan sanksi denda kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan saat masa pandemi Covid-19. Menurutnya Syahrizal sanksi denda bisa membantu menekan angka kasus baru Covid-19 di Indonesia. 

Karena menurutnya jika hal itu tidak dilakukan, maka kasus baru positif akan muncul setiap harinya lantaran masyarakat yang abai mematuhi aturan ini.

"Jadi kita denda sajalah, udah capek mengedukasi masyarakat bandel. Ya biar turun kalau enggak, kita enggak bakal selesai-selesai, lama sekali," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 39.050 orang, setelah mengalami penambahan sebanyak 1.414 orang. 

Untuk pasien yang meninggal dunia juga bertambah sebanyak 87 orang, sehingga totalnya menjadi 3.797 orang.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 15 Juli 2020

Bestprofit - Pertamina Minta Bantuan 3 BUMN buat Rawat Kapal-kapalnya

PT Bestprofit - Pertamina Minta Bantuan 3 BUMN buat Rawat Kapal-kapalnya | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (15/07) - PT Pertamina menggandeng tiga perusahaan galangan kapal BUMN yang tergabung dalam Klaster Industri Manufaktur (KIM) untuk pembangunan dan pemeliharaan atau perawatan kapal milik BUMN minyak itu.

Pertamina Group menandatangani perjanjian potensi kerja sama dengan PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) serta PT Industri Kapal Indonesia (Persero). Perjanjian kerja sama ini untuk pembangunan dan perawatan kapal.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dengan Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Wahyu Suparyono, PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) Bambang Soendjaswono, dan Direktur Utama PT Industri Kapal Indonesia (Persero) Edy Widarto di Jakarta (14/7/2020).

Hadir dalam penandatanganan tersebut, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin, Ketua Klaster Industri Manufaktur yang juga Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) Fajar Harry Sampurno, serta direksi BUMN lainnya.

Budi Gunadi Sadikin menyatakan, perjanjian ini merupakan implementasi sesuai arahan presiden untuk mengutamakan sinergi antar-BUMN dalam rangka peningkatan TKDN untuk memastikan perkembangan ekonomi nasional terjadi di dalam negeri.

BACA JUGA :

Budi menilai, pertamina dapat mengoptimalkan perjanjian potensi kerja sama ini agar harga dan kualitas yang diperoleh tetap sesuai, namun dapat mendorong perputaran ekonomi di dalam negeri. Budi berharap, di tengah Covid-19 ini, Pertamina maupun sesama BUMN lainnya dapat saling membantu sehingga kerja sama ke depan bisa lebih baik lagi.

"Kita ingin memastikan roda ekonomi berjalan, sehingga terjadi perputaran ekonomi di dalam negeri," ujar Budi, kemarin.

Nicke Widyawati menjelaskan bahwa Pertamina senantiasa memperhatikan TKDN dalam setiap pengelolaan bisnis dan proyeknya. Perusahaan berupaya agar kontribusi nasional tetap optimal, termasuk dalam pengadaan kapal milik Pertamina.

"Dalam lima tahun ke depan Pertamina akan melakukan pengadaan 48 kapal dan sebanyak 15 kapal akan dilakukan di dalam negeri. Inilah yang bisa dijadikan langkah awal untuk pengembangan galangan kapal dalam negeri sehingga bisa memperkuat bisnis dalam negeri," ujar Nicke.

Nicke menjelaskan, kerja sama dengan BUMN perkapalan ini juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Pertamina melalui ketepatan dan percepatan dalam penanganan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian komponen kapal, serta fasilitas pendukung lainnya.

"Nantinya akan lebih fleksibel sehingga bisa melakukan docking di lokasi terdekat. Hal ini juga akan menjadikan perawatan dan pemeliharaan kapal Pertamina lebih efisien," ucap Nicke.

Nicke menambahkan Pertamina berkomitmen untuk mengawal TKDN sejak tahap perencanaan sampai monitoring dan implementasinya di seluruh subholding.

"Sejak awal desainnya juga sudah mengakomodasi tingkat TKDN, dengan melibatkan kerja sama Kemenperin dan BKPM," ujar Nicke.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing