Pages

Jumat, 29 Maret 2019

Bestprofit - Pelindo IV Helat BUMN Goes to Campus di Manokwari

Bestprofit - Pelindo IV Helat BUMN Goes to Campus di Manokwari PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (29/03) - Memeriahkan HUT Kementerian BUMN ke-21, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menggelar “BUMN Goes to Campus” dengan melibatkan mahasiswa Universitas Papua dan STIE di Manokwari, Papua Barat.
Corporate Secretary PT Pelindo IV, I M. Herdianta mengatakan dalam kegiatan yang digagas Kementerian BUMN bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI) ini pihaknya menargetkan 400 peserta, yakni mahasiswa dari dua perguruan tinggi tersebut dan masyakarat umum.
“Kegiatan “BUMN Goes to Campus” ini dihadiri Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Rektor Universitas Papua (Unipa), Suriel S. Mofu,” ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Warta Ekonomi, Kamis (28/3/2019).
Dalam event ini, pihaknya juga menghadirkan Parlindungan Marpauang dan tim, untuk memotivasi para peserta dengan tema “Generasi Muda yang Siap Berubah, Inovatif dan Memiliki Daya Saing.”

BACA JUGA :
Sebelumnya kata Herdianta, akan dipaparkan visi, misi dan kegiatan yang telah dilakukan oleh Pelindo IV sebagai BUMN yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan.
Dia menuturkan, kegiatan “BUMN Goes to Campus” yang digelar pihaknya terbagi dalam 4 kelas. “Kelas I mengangkat tema “Digital Marketing & E- Commerce”, Kelas 2 “Barista”, Kelas 3 “CafĂ© & Restaurant” dan Kelas 4 tema yang diusung adalah “Make Up danFashion”.”
Saat ini menurutnya, generasi muda perlu dikenalkan kepada berbagai jenis ketrampilan agar bisa mengeksplorasi minat dan bakatnya. Karena jika sesuai passion (minat), maka tidak akan mudah merasa jenuh dan terpaksa, bahkan dapat memacu kreativitas.
“Oleh karena itu selain motivasi, kami juga memberikan kelas kreatif tentang Digital Marketing & E- Commerce. Agar mereka kelak dapat memasarkan produk atau jasa kreatifnya pada platform digital sesuai dengan tuntutan persaingan global di masa depan,” tambah Herdianta.
Dia berharap, dengan kegiatan ini akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memunculkan kreativitas dan talent dari para milenial yang ada di perguruan tinggi, khususnya di Manokwari.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Kamis, 28 Maret 2019

Bestprofit - Oke Banget! Laba Bersih Bank Sampoerna Naik 116%

Bestprofit - Oke Banget! Laba Bersih Bank Sampoerna Naik 116% | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (28/03) - PT Bank Sahabat Sampoerna (JK:HMSP) (Bank Sampoerna) mencatatkan laba bersih sebesar Rp79 miliar selama 2018. Pencapaian itu meningkat sebesar 116% dibandingkan dengan laba pada tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp36,6 miliar. 

Peningkatan laba ini terutama didorong oleh peningkatan total pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya sebesar 22% menjadi Rp668,9 miliar pada akhir tahun 2018.
“Kondisi perekonomian sepanjang tahun 2018 sudah terlihat membaik meskipun pertumbuhannya masih belum jauh di atas 5%. Hal ini mendukung kinerja Bank Sampoerna yang menutup tahun 2018 dengan cukup menggembirakan. Pencapaian Bank Sampoerna juga merupakan refleksi kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sampoerna”, kata Direktur Utama Bank Sampoerna, Ali Rukmijah, di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

BACA JUGA :
Kinerja Bank Sampoerna juga ditunjukkan dengan total asset yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 20% yaitu dari Rp8,2 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp 9,8 triliun diakhir 2018. Peningkatan aset ini terutama didukung oleh peningkatan penyaluran kredit yang di akhir tahun 2018 tercatat berada di angka Rp7,2 triliun atau meningkat 16% dibandingkan dengan angka pada tahun sebelumnya.
Berbagai rasio keuangan sepanjang tahun lalu juga menunjukkan peningkatan. Diantaranya marjin bunga bersih (NIM/Net Interest Margin) mengalami pertumbuhan sebesar 0,99% dari semula berada pada level 6,76% di tahun 2017 menjadi 7,75% pada akhir tahun 2018.
Demikian pula rasio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) membaik dari 93,92% di tahun 2017 menjadi 88,86% di tahun 2018. Sedangkan Return on Asset (ROA) berada pada level 1,21%, dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar 0,65%.
Kinerja Bank Sampoerna ini dicapai dengan tetap menjaga rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) tercatat pada level 19,51%, relatif sama dengan CAR di akhir 2017 yang berada pada level 19,93% dan jauh di atas ketentuan minimal yang ditetapkan oleh regulator. Demikian rasio NPL (Non-Performing Loan) bruto tetap terjaga di level 3,23%.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Rabu, 27 Maret 2019

Mansek dan BPAM Luncurkan Produk ETF

Bestprofit - Mansek dan BPAM Luncurkan Produk ETF | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (27/03) - PT Batavia Prosperindo (JK:BPII) Aset Manajemen (BPAM) menggandeng PT Mandiri Sekuritas (Mansek) untuk menerbitkan dua produk reksadana yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam bentuk exchange traded fund/ETF yakni BAtavua IDX30 ETF (XBID) dan Batavia Sri-Kehati ETF (XBSK). ETF merupakan reksadana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di BEI.
Direktur Utama BPAM, Lilis Setiadi mengatakan bahwa dalam kerja sama ini, pihaknya betindak sebagai manajer investasi, sedangkan Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan.
“Penerbitan ETF ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami kepada para investor untuk menyediakan produk yang semakin lengkap dan kompetitif sesuai dengan tren perkembangan industri pengelolaan investasi global maupuan nasional,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

BACA JUGA :
Lilis menjelaskan jika, XBID nantinya akan berinvestasi pada saham-saham yang ada dalam daftar indeks IDX30, dengan tujuan untuk menghasilkan kinerja portofolio yang serupa dengan kinerja indeks tersebut. Dimana, IDX30 bentukan BEI yang terdiri dari 30 saham yang likuid diperdagangkan. Kapitalisasi pasar IDX30 mencapai 59,1% dari kapitalisasi pasar di BEI dan selama lima tahun terakhir kinerjanya lebih tinggi 4,31% dariIHSG.
Sementara, XBSK akan berinvestasi pada saham-saham dalam daftar indeks SRIK-Kehati dengan tujuan agar menghasilkan kinerja yang sama dengan indeks tersebut. Indeks Sri-Kehati sendiri beranggotakan 25 saham yg ditetapkan oleh Yayasan Kehati dengan pertimbangan utama emiten harus memiliki bisnis yang ramah lingkungan, tanggung jawab sosial yang tinggi dan tata kelola korporasi yang baik. Dari sisi kinerja indeks Sri-Kehati selama 5 tahun terakhir menghasilkan 59,31% sementara IHSG hanya 44,93%.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir mengungkapkan bila penerbitan produk XBID dan XBSK ini merupakan upaya Mansek dan BPAM untuk menghadirkan ragam produk kepada para investor.
“Sebagai broker lokal, kami optimis dapat memberikan nilai tambah kepada investor melalui layanan pasar modal kepada seluruh nasabah,” ucapnya.
Menurut Silvano, tingginya minat para inevstor terhadap pilihan produk investasi berkualitas mendorong pihaknya untuk menawarkan secara perdana ETF XBID dan XBSK. “Produk ETF ini menawarkan empat manfaat bagi investor, yakni mudah dan fleksibel, rendah biaya dan risiko, cakupan luas, serta transparan,” pungkasnya. 

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Selasa, 26 Maret 2019

AI Mulai Merambah Dunia HRD, Akankah Mereka Terganti?

Bestprofit - AI Mulai Merambah Dunia HRD, Akankah Mereka Terganti? | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (26/03) - Dengan perubahan teknologi yang cepat terjadi di industri, fungsi Sumber Daya Manusia (SDM) telah berubah dari menjadi reaktif dan vertikal yang digerakkan oleh produk dalam organisasi menjadi proaktif dan digerakkan oleh proses.
Secara bertahap, mirip dengan departemen lain dalam suatu organisasi, otomatisasi dan alat berbasis teknologi lainnya diintegrasikan ke dalam fungsi SDM untuk memberikan hasil bisnis. Alat-alat ini memungkinkan pekerja dalam Human Resources Development (HRD) untuk menyaring, merekrut, memiliki database karyawan yang terpusat, mengidentifikasi dan mengisi kesenjangan pelatihan dan pengembangan.
Ada kebutuhan yang semakin meningkat untuk merangkul kecerdasan digital dan teknologi bertenaga Machine Learning (ML) untuk solusi SDM terutama sekarang ketika generasi milenial akan mengambil 70 persen pekerjaan pada tahun 2020.
Artificial Intelligence (AI) mulai membuat dampak dalam ruang perekrutan sejak awal 2017. Dengan semakin banyak kemajuan teknologi dari hari ke hari, ditambah dengan perbaikan dalam ekonomi global secara keseluruhan, kita dapat berharap untuk melihat bisnis menerapkan solusi dan aplikasi inovatif yang akan membawa hasil yang diinginkan dalam strategi rekrutmen.

BACA JUGA :
Jadi, apa solusi AI yang dapat dilakukan manajer SDM saat ini yang tampaknya mustahil bagi kepala perekrutan sepuluh tahun yang lalu? Berikut adalah empat area di mana AI akan memainkan peran utama dalam SDM:
Penyaringan Kandidat
AI berjanji untuk memungkinkan SDM mengotomatiskan berbagai tugas mereka, seperti penyaringan kandidat, perekrutan, pelibatan, pelibatan kembali, hubungan karyawan, orientasi, dll. Solusi AI akan mengambil alih tugas-tugas duniawi ini dan memungkinkan departemen SDM menjadi lebih efisien, dan membangun kebijakan yang sesuai dan peraturan, alih-alih duduk di tumpukan CV.
Mempersiapkan
Perekrutan adalah bisnis yang bergerak cepat. Dan, sering kali, kualitas rekomendasi menderita karena kurangnya waktu untuk pemeriksaan latar belakang terhadap kandidat yang lagi-lagi merupakan proses yang memakan waktu.
Solusi AI akan memungkinkan manajer SDM untuk membangun kumpulan bakat, memanfaatkan sistem terpusat, melacak kinerja menggunakan laporan waktu nyata, membangun skalabilitas untuk mengakomodasi kebutuhan masa depan dengan fitur yang fleksibel, dan yang lebih penting, mengurangi beban kerja dan waktu perekrut.
Keterlibatan Karyawan
Dengan analisis prediktif, perusahaan dapat melampaui apa yang dikatakan karyawan, tetapi apa yang dia pikirkan berdasarkan pola komunikasi pada platform online. Alat-alat ini memiliki kemampuan untuk menganalisis komunikasi waktu nyata dengan memindai email, foto, atau bahkan video yang diunggah karyawan di platform media sosial untuk menilai keadaan emosi karyawan saat ini.
Bisnis dapat memanfaatkan ini untuk menilai karyawan pada tingkat keterlibatan mereka dan menjalankan intervensi untuk mengurangi gesekan.
Ambil Alih Proses Perekrutan
AI mengambil alih tugas monoton merekrut dan memungkinkan manajer SDM fokus pada pengelolaan hubungan dengan kandidat. Melibatkan kandidat dan membangun hubungan dengan para kandidat akan membuat perusahaan-perusahaan yang merekrut terpisah dari pesaing.
Semakin kuat dan sehat hubungan yang direkrut manajer dengan kandidat, semakin besar kemungkinan mereka menempatkan mereka di perusahaan yang tepat.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Senin, 25 Maret 2019

Aduh, Asing Jualan Hingga Rp1,3 T dalam Sepekan

Bestprofit - Aduh, Asing Jualan Hingga Rp1,3 T dalam Sepekan | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (25/03) - Investor asing sepanjang pekan lalu mencatatkan jual bersih (nett sell) sebesar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rp1,33 triliun. Mesti begitu, sepanjang tahun 2019 investor asing masih mencatatkan beli bersih (nett buy) sebesar Rp11,23 triliun.
Dari catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam dua pekan terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, pada pekan lalu, laju IHSG kembali mencatatkan peningkatan sebesar 0,99% ke level 6,525.27 dari 6,461.18 pada penutupan pekan lalu.
Nilai kapitalisasi pasar juga mencatatkan peningkatan yaitu 0,99% menjadi sebesar Rp7.420,50 triliun dari Rp7.347,31 triliun pada penutupan pekan lalu.

BACA JUGA :
Sementara itu data perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan lalu mengalami perubahan, data rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 3,67% menjadi Rp8,38 triliun dari Rp8,70 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Namun rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami kenaikan sebesar 11,38% menjadi 16,63 miliar unit saham dari 14,93 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.
Tidak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI juga mengalamikenaikan sebesar 0,51% menjadi 411,92 ribu kali transaksi dari409,81 ribu kali transaksi sebelumnya.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Jumat, 22 Maret 2019

Rivian Automotive Lahir, Forbes Imbau, "Hati-Hati Tesla Tersingkir"

Bestprofit - Rivian Automotive Lahir, Forbes Imbau, "Hati-Hati Tesla Tersingkir" | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (22/03) - Persaingan semakin terlihat di sektor otomotif, utamanya mobil listrik. Kehadiran Rivian Automotive, perusahaan mobil asal Amerika dianggap sebagai ancaman bagi Tesla, mobil listrik besutan Elon Musk, kata Forbes. Akankah Tesla tersingkir?
Rivian Automotive yang berbasis di Michigan merupakan produsen mobil listrik yang berhasil mengembangkan teknologi EV. Mereka mendesain produk-produk otomotif untuk masyarakat dengan gaya hidup “aktif”.
Tahun lalu, Rivian juga memperkenalkan keluaran barunya, R1S. memiliki spesifikasi mobil SUV tujuh penumpang yang dibekali dengan empat motor listrik di empat rodanya, yang berguna sebagai poros putar penggerak mobil. Di mana setiap motor listrik mampu menghasilkan tenaga mencapai 197 bhp.
Perusahaan yang berdiri sejak 2009 ini sempat memiliki cita-cita menciptakan mobil super irit. Namun, mereka malah pindah haluan dan memutuskan untuk menciptakan mobil listrik tanpa sopir di tahun 2011. Perusahaan yang dipimpin oleh R.J. Scaringe ini pun mendapat suntikan dana yang cukup besar di tahun 2015 dan lambat laun mereka berkembang.

BACA JUGA :
Setelah memiliki dana, di tahun 2016, mereka memiliki niat membeli pabrik mobil yang dulunya milik Mitsubishi dan mereka pun berhasil mengakusisinya di tahun 2017.
Peristiwa akuisisi ini pun kerap disamakan dengan proses akuisisi pabrik otomotif NUMMI yang dilakukan Tesla. Alih-alih membangun pabrik baru, kedua produsen mobil listrik ini justru mengakuisisi pabrik perakitan mobil.
Rivian Automotive pertama kali membuat sebuah double cabin pickup lima penumpang dan SUV yang bertenaga listrik. Rencananya, 2020 mendatang produksi massalnya akan berjalan dan siap menguasai jalanan.
Perusahaan yang saat ini memiliki 750 karyawan itu mendapatkan suntikan dana dari Amazon sebesar Rp11 triliun. Saat ini mereka juga punya fasilitas perakitan mobil di Illinois, Michigan, California, dan Inggris.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Kamis, 21 Maret 2019

Tinjauan ETF Bitcoin SEC Tuai Kritikan, Kripto Bobol $4,000

Bestprofit - Tinjauan ETF Bitcoin SEC Tuai Kritikan, Kripto Bobol $4,000 | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (21/03) - Cryptocurrency besar membuat beberapa keuntungan pada hari Kamis pagi di Asia setelah kehilangan kekuatan selama dua hari.
Sementara itu, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang banyak dibahas Bitcoin yang sedang ditinjau oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) banyak menerima umpan balik negatif.
Bitcoin menembus level $4.000 untuk mencapai level tertinggi satu minggu.Cryptocurrency bergerak 1,21% lebih tinggi ke $4.045 pada pukul 10.50 WIB. Koin lainnya juga diperdagangkan lebih tinggi. Ethereum menguat 1,10% menjadi $139,08,XRP meningkat 1,19% ke $0,31678 dan Litecoin menambahkan 1,95% menjadi $60,113.
Banyak perhatian tertuju pada laporan bahwa SEC telah menerima sebagian besar komentar negatif tentang perubahan peraturan yang diusulkan untuk ETF Bitcoin oleh perusahaan investasi VanEck dan perusahaan jasa keuangan SolidX. Enam dari tujuh komentar yang diterima SEC sangat mendesak regulator untuk tidak menyetujui proposal.
Satu komentar berfokus pada kurangnya nilai Bitcoin sebagai produk keuangan, volatilitasnya dan manipulasi pasar "oleh sedikit orang". Yang lain mendesak SEC untuk mengambil pendekatan 'lihat dan tunggu'.

BACA JUGA :
Sebelumnya, ketua SEC, Jay Clayton mengatakan, “mungkin ada kasus di mana Bitcoin ETF dapat memenuhi aturan kami.” Tidak diketahui secara langsung bagaimana sikap SEC tentang masalah ini setelah menerima komentar.
Di tempat lain, Swiss menyetujui mosi untuk menyesuaikan ketentuan saat ini tentang instrumen prosedural dari otoritas yudisial dan administrasi untuk membuatnya berlaku untuk cryptocurrency.
Langkah ini diyakini akan semakin melindungi pengguna crypto dari aktivitas terlarang seperti pemerasan dan pencucian uang. Undang-undang akan mencari cara untuk menahan risiko terkait kripto. 
Ini juga akan menentukan apakah entitas yang mengoperasikan platform perdagangan crypto harus disamakan dengan perantara keuangan dan tunduk pada pengawasan pasar keuangan.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing

Rabu, 20 Maret 2019

AKRA Gelontorkan Rp20 M Untuk Suntik Anak Usaha

Bestprofit - AKRA Gelontorkan Rp20 M Untuk Suntik Anak Usaha | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (20/03) - PT AKR Corporindo Tbk (JK:AKRA) menggelontorkan dana sebesar Rp20 miliar kepada anak usahanya PT Anugerah Krida Retailindo (Akrida). Dana tersebut diberikan dalam bentuk suntikan peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada Akrida.
Direktur AKR Corporindo, Suresh Vembu mengatakan bahwa dengan begitu saat ini modal ditempatkan dan disetor Akrida menjadi Rp286,65 miliar naik dari Rp266,65 miliar.

BACA JUGA :
“Dana yang diperoleh Akrida akan digunakan untuk menunjang kegiatan usahanya dan untuk permodalan anak-anak usahanya,” ujar Vembu, dalam keterengan resmi, di Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Sekedar informasi, AKR Corporindo menggenggam sebanyak 99,99% atau 286,648 saham di Akrida dengan nilai Rp286,64 miliar. Sementara, 0,01% atau 10 saham Akrida digenggam oleh PT AKR Niaga Indonesia.
Sebagai tambahan, AKR Corporindo pada tahun 2018 membukukan laba bersih sebesar Rp1,64 triliun naik 36,88% dari Rp1,2 triliun di tahun 2017.
Hasil tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan perseroan sebesar 28,76% menjadi Rp23,54 triliun dari Rp18,28 triliun pada 2017.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
sumber : Investing