Pages

Jumat, 29 Mei 2020

Bestprofit - Waspada! Gejala Covid-19 pada Anak Ternyata Bukan Batuk

PT Bestprofit - Waspada! Gejala Covid-19 pada Anak Ternyata Bukan Batuk | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (29/05) - Para ahli dan ilmuwan kesehatan telah mempelajari sejauh mana virus corona atau Covid-19 memengaruhi anak-anak dibanding dengan orang dewasa. Kasus yang dilaporkan pada anak jauh lebih sedikit, di mana sebagian besar anak tertular dari orang yang tinggal bersama mereka.

Virus SARS-Cov-2 biasanya menyebabkan infeksi yang lebih ringan pada anak dibanding orang dewasa atau orang yang lebih tua.

Dilansir dari laman Boldsky, dalam sebuah studi baru-baru ini, ditemukan bahwa infeksi virus corona pada anak mungkin tidak dimulai dengan batuk, seperti yang diyakini sebelumnya, tetapi gejalanya adalah diare. Hingga kini, para peneliti dan pakar kesehatan hanya mengaitkan gejala pernapasan seperti batuk dengan penyakit Covid-19 pada anak-anak.

Namun, sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam Frontiers in Pediatrics menunjukkan bahwa anak-anak yang menderita diare, dibarengi dengan demam dan memiliki riwayat kontak dengan virus corona, harus dicurigai terinfeksi Covid-19.

BACA JUGA : Studi ini menambahkan bahwa gejala gastrointestinal yang dilaporkan beberapa anak mengisyaratkan pontensi infeksi SARS-Cov-2 melalui saluran pencernaan. Gejala-gejala ini bisa jadi akibat dari kesamaan antara sel-sel yang diserang oleh virus corona. Artinya, jenis reseptor dalam sel paru-paru yang ditargetkan oleh virus juga dapat ditemukan di usus.

"Sangat mudah untuk melewatkan diagnosis pada tahap awal ketika seorang anak memiliki gejala nonpernapasan atau menderita penyakit lain. Berdasarkan pengalaman kami dalam menangani Covid-19, di daerah di mana virus ini menjadi epidemi, anak-anak yang menderita gejala saluran pencernaan, terutama dengan demam dan atau pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien positif penyakit ini, harus dicurigai terinfeksi virus ini," kata salah satu peneliti dalam studi.

Sementara, anak-anak memiliki gejala Covid-19 yang ringan atau relatif tersembunyi. Kebanyakan dari mereka memiliki masalah pencernaan, demikian menurut para ahli kesehatan, yang meneliti gejala penyakit virus corona pada anak-anak.

Para peneliti menambahkan bahwa gejala gastrointestinal yang serupa, yang juga telah dicatat pada pasien dewasa, terlihat seperti rute tambahan infeksi virus corona. Artinya, masalah pencernaan dapat mengungkapkan jalur transmisi baru yang terkait dengan infeksi Covid-19 pada manusia.

Virus corona memengaruhi tubuh manusia melalui reseptor ACE2 (enzim). Sebagaimana sel-sel tertentu di paru-paru dan usus memilikinya, dapat ditunjukkan bahwa Covid-19 dapat menginfeksi pasien tidak hanya melalui saluran pernapasan dalam bentuk droplet, tetapi juga melalui saluran pencernaan melalui kontak atau transmisi feses-oral.

Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami apakah hal yang sama dapat terjadi juga pada orang dewasa. Para peneliti menambahkan, meskipun tes Covid-19 kadang-kadang dapat menghasilkan pembacaan positif palsu, 4 dari 5 anak yang memiliki gejala yang sama menunjukkan diare dapat menjadi gejala pertama.

"Kami melaporkan lima kasus Covid-19 pada anak yang menunjukkan gejala nonpernapasan sebagai manifestasi pertama setelah masuk ke rumah sakit. Insiden dan fitur klinis dari kasus serupa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada lebih banyak pasien," tambah mereka.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 28 Mei 2020

Bestprofit - Sekjen MUI Khawatirkan Masjid dengan Jemaah Membeludak di New Normal

PT Bestprofit - Sekjen MUI Khawatirkan Masjid dengan Jemaah Membeludak di New Normal | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (28/05) - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyampaikan kekhawatirannya jika relaksasi sejumlah tempat umum termasuk masjid dilakukan. Masalahnya, tak sedikit masjid yang memiliki jemaah dengan jumlah membeludak.

Dia menjelaskan, masjid yang akan kembali dibuka nantinya harus mengikuti protokol kesehatan dan medis. Sementara di dalam protokol medis yang ada disebutkan mengenai physical distancing atau menjaga jarak, dengan jarak antara satu orang dengan orang lain minimal satu meter.

"Ini akan menjadi masalah sebab tak sedikit masjid di Indonesia yang jumlah jemaahnya membeludak," kata Anwar, Kamis (28/5/2020).

Pada salat Jumat di masa normal saja, lanjutnya, tak sedikit masjid yang kapasitas tampung ruangannya tak cukup untuk jemaah sehingga tak sedikit dari masjid-masjid tersebut yang menyambung shaf-nya hingga ke luar masjid seperti lapangan hingga jalan raya.

Dengan begitu, bila physical distancing dalam protokol medis New Normal diterapkan, kata dia, jarak antara jemaah satu dengan lainnya minimal harus berjarak satu meter. Hal itu dinilai merupakan langkah yang tidak mungkin dan sangat menyusahkan jemaah.

BACA JUGA :

Karena itu, pihaknya akan menyampaikan kepada Komisi Fatwa MUI untuk mempelajari kemungkinan pelaksanaan salat Jumat di tengah wabah Covid-19 ini agar dilakukan secara bergelombang. Misalnya, lanjut dia, gelombang pertama pada pukul 12.00, gelombang kedua pukul 13.00, dan gelombang ketiga pukul 14.00. "Karena dengan demikianlah masalah jarak dan keterbatasan space akan bisa teratasi," ujarnya.

Dia pun memberikan masukan lain yakni mengatasi masalah tersebut dengan menambah dan memperbanyak tempat penyelenggaraan salat Jumat yang sifatnya sementara. Misalnya dengan mengubah aula atau ruang pertemuan menjadi tempat pelaksanaan salat Jumat sehingga jemaah yang ada bisa tertampung dalam waktu yang sama tampa melanggar protokol medis yang ada.

Dia mengatakan, hal tersebut penting dibicarakan dan perlu dikaji lebih jauh oleh Komisi Fatwa MUI agar umat dapat menyelenggarakan salat Jumatnya dengan baik dan tenang karena tanpa melanggar prinsip physical distancing. Selain itu, dia juga berharap hasil dari keputusan Komisi Fatwa MUI nantinya dapat menjauhkan umat dari penularan Covid-19.



Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 27 Mei 2020

Bestprofit - Ditopang Bisnis Telkomsel dan IndiHome, Telkom Kantongi Laba Rp18,66 Triliun

PT Bestprofit - Ditopang Bisnis Telkomsel dan IndiHome, Telkom Kantongi Laba Rp18,66 Triliun | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (27/05) -PT Telekomunikasi Indonesia (JK:TLKM) Tbk (Telkom) membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2019 lalu dengan capaian pendapatan konsolidasi sebesar Rp135,57 triliun.
Angka tersebut tumbuh Rp4,78 triliun atau 3,7% dari capaian tahun 2018 silam. Pertumbuhan laba tersebut turut mendongkrak capaian laba bersih sebesar 3,5% menjadi Rp18,66 triliun di tahun 2019.

Pendapatan digital business dari entitas anak Telkom, yakni PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) menjadi salah satu kontributor terbesar dari pendapatan grup dengan kenaikan hingga 23,1% menjadi Rp58,24 triliun. Angka tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi secara industri pada tahun 2019.

BACA JUGA :
Kontribusi pendapatan dari Digital Business meningkat menjadi 64% dari total pendapatan Telkomsel, dari 53% pada tahun sebelumnya, seiring dengan pengembangan berbagai Digital Services seperti Digital Lifestyle, Digital Advertising, Big Data, Digital Enterprise Solution dan Mobile Payment. Telkomsel juga berhasil melakukan pengendalian biaya dengan baik sehingga mampu meningkatkan EBITDA margin menjadi 54,0% dari sebelumnya 53,2%.

Sebagai catatan, pada 2019 lalu, Tekomsel membangun 23.162 BTS 4G LTE baru sehingga turut memperluas jangkauan 4G LTE hingga lebih dari 90% populasi. Hingga akhir 2019, total BTS yang dimiliki Telkomsel mencapai 212.235 dengan 161.938 unit di antaranya adalah BTS 34/4G.

Selain dari bisnis Telkomsel, pendapatan Telkom juga ditopang oleh kinerja Indihome yang mencatatkan kenaikan pertumbuhan hingga 28,1% menjadi Rp18,3 triliun. Jumlah pelanggan IndiHome tercatat tumbuh 37,2% menjadi 7 juta pelanggan pada tahun 2019.

Pada segmen Enterprise, pada tahun 2019 lalu Telkom melakukan perubahan kebijakan bisnis dengan berfokus pada lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi yang bersifat recurring terutama pada layanan enterprise solutions, seperti enterprise connectivity, data center dan cloud, dan secara selektif mengurangi dan tidak memprioritaskan solusi bisnis yang memiliki tingkat margin relatif rendah dan non-recurring. 

Sepanjang tahun 2019 profil bisnis segmen Enterprise menjadi lebih baik dengan pendapatan sebesar Rp18,7 triliun dan memberikan kontribusi sebesar 14% terhadap pendapatan konsolidasian.

Segmen Wholesale and International Business pada tahun 2019 menunjukkan kinerja yang cukup baik dan menjadi enabler bagi segmen lainnya. Di segmen ini, Telkom memberikan layanan kepada operator telekomunikasi, internet service provider dan digital player baik domestik maupun global. 

Perseroan mencatat pendapatan segmen ini sebesar Rp10,61 triliun atau tumbuh 5,2% dari tahun sebelumnya, yang memberikan kontribusi sebesar 8% terhadap Pendapatan konsolidasian.

Total (PA:TOTF) belanja modal Perseroan pada tahun 2019 tercatat sebesar Rp36,59 triliun atau 27,0% dari total pendapatan. Belanja modal tersebut terutama digunakan untuk meningkatkan kapabilitas digital dengan terus membangun infrastruktur broadband yang meliputi BTS 4G LTE, jaringan akses serat optik ke rumah, jaringan backbone serat optik bawah laut dan terestrial, serta sebagian juga untuk keperluan bisnis menara.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, meyakini bahwa capaian positif tersebut memosisikan Telkom pada jalur yang tepat untuk menjadi digital telecommunication company dengan kapabilitas bisnis digital yang kuat di Indonesia.

“Pencapaian sepanjang 2019 menunjukkan bahwa Telkom berada pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication Company dan berkomitmen tinggi dengan memperkuat kapabilitas bisnis digital untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia,” tegas Ririek.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 26 Mei 2020

Bestprofit - 20 Ribu Lebih Positif Covid-19 di Indonesia, Luhut: Masih Batas Normal

PT Bestprofit - 20 Ribu Lebih Positif Covid-19 di Indonesia, Luhut: Masih Batas Normal | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (26/05) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai bahwa jumlah kasus penderita positif corona di Indonesia yang mencapai 22.750 orang masih dalam batas normal.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 22.750 orang berdasarkan data 25 Mei 2020.

Dalam hal ini, terjadi penambahan sebanyak 479 kasus dari data sebelumnya. "Tingkat kesembuhan tinggi sekali dan kematian tidak meningkat drastis dan saya kira ini masih dalam batas-batas normal. Kita lihat angka yang sembuh makin tinggi," kata Menko Luhut di Jakarta.

BACA JUGA : Lebih lanjut, ia mengingatkan agar masyarakat menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Mulai dari rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak.

"Yang penting sebenarnya kita tetap patuh disiplin terhadap ketentuan atau protokol kesehatan itu ya. Jadi tetap menggunakan masker, kemudian jaga jarak, juga rajin cuci tangan," katanya.

Luhut juga menambahkan akan mengevaluasi panduan Covid-19 yang nantinya dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), baik harian maupun mingguan, sehingga taktik mengacu pada perkembangan di lapangan.

"Evaluasi itu kan BNPB lakukan harian dan mingguan sehingga taktik kita mengacu pada perkembangan di lapangan," pungkasnya.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 25 Mei 2020

Bestprofit - Alhamdulillah Ya Tuhan, Semua Pasien Covid-19 di Zona Merah Ini Sembuh!

PT Bestprofit - Alhamdulillah Ya Tuhan, Semua Pasien Covid-19 di Zona Merah Ini Sembuh! | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (25/05) - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana menyampaikan seluruh pasien positif Covid-19 yang berjumlah 20 orang di Karawang telah dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah 100 persen kesembuhan," kata Fitra dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/5) malam.

Meski telah nol pasien positif Covid-19, Fitra menegaskan Karawang masih termasuk pada kategori wilayah zona merah penyebaran virus Corona. Hal itu karena laju penambahan reaktif rapid test, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) terus bertambah setiap harinya.

Tak hanya itu, kata dia, adanya kasus meninggal dunia dari pasien yang reaktif, PDP ataupun ODP juga masih terjadi. "Kabar Karawang sudah keluar dari zona merah itu tidak benar. Karena pusat ataupun provinsi masih menetapkan Karawang zona merah," tuturnya.

BACA JUGA :
Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan patuh menjalani protokol kesehatan, meski di Kabupaten Karawang sudah 100 persen kesembuhan Covid-19. Ini guna tetap mencegah penyebaran virus.

Menurutnya, ada delapan indikator penilaian penetapan zona dan keberhasilan dari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kedelapan indikator itu adalag laju ODP, PDP, kesembuhan, kematian, transmisi, pergerakan, reproduksi (penularan dari satu orang ke orang lain), dan terakhir geografi.

Ia memaparkan untuk data orang reaktif rapid test, total ada 245 orang yang mana masih dalam observasi atau isolasi 30 orang. Sudah dinyatakan sembuh 193 orang dan meninggal dunia 22 orang.

"Pasien reaktif kami lakukan uji swab. Dan hasilnya negatif. Kita uji dua kali," ujarnya.

Sementara itu, Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah total 343 orang. Masih dalam pengawasan atau dirawat 36 orang. Dinyatakan sembuh 282 orang dan meninggal dunia 25 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah total 4.778 orang. Masih dalam pemantauan 1.028 orang, selesai pemantauan 3.747 orang dan meninggal dunia 3 orang.

Orang tanpa gejala (OTG) berjumlah total 778 orang, selesai pemantauan 599 orang dan masih dalam pemantauan 179 orang. Meski kesembuhan mencapai angka 100 persen, namun bukan berarti Karawang sudah bebas corona. Bahkan tak menutup kemungkinan akan bertambah, jika perilaku masyarakat masih tidak peduli dan cuek.



Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 22 Mei 2020

Bestprofit - Bitcoin & Emas Melemah Didorong Kenaikan Permintaan Uang Tunai

PT Bestprofit - Bitcoin & Emas Melemah Didorong Kenaikan Permintaan Uang Tunai | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (22/05) - Meski Bitcoin tetap merupakan aset tidak berkorelasi, pergerakan harganya pada perdagangan Kamis (21/05) kemarin sangat mirip dengan safe haven emas.

Pada penutupan perdagangan Kamis (21/05), Bitcoin (BitfinexUSD)anjlok 4,76% di $9.059,0 dan emas juga jatuh 1,72% di $1.721,90 per ons menurut data Investing.com.

Berdasar laporan Bitcoinist.com Jumat (22/05) petang, pelemahan bitcoin muncul akibat koreksi tren bearish yang signifikan setelah mendekati level $10.000 awal pekan ini. Trader kemudian melakukan aksi ambil untung untuk memberi tekanan pada koin utama ini dan sentimen lanjutan terjadi lagi pada hari Rabu pekan ini.

BACA JUGA :
Sementara, emas juga mengalami pergerakan koreksi yang sama setelah harga spot mencapai level tertinggi tujuh tahun minggu ini. Logam kuning ini kembali melemah pun karena sentimen ambil untung.

Pengamat mencatat investor kini kembali ke uang tunai akibat meningkatnya konflik AS dan Cina soal pemulihan ekonomi.

Narasi ekonomi makro juga berdampak pada Bitcoin (BitcoinIndonesiaIDR)dan Emas, sesuai dengan pergerakan harga mereka saat ini. Di kala mata uang kripto mendekati level antara $9.500 dan $10.000 sambil menunggu penembusan bullish, logam kuning juga berkonsolidasi dalam kisaran perdagangan yang ketat.

Selama 24 jam terakhir menjadi tingkat korelasi terbaik kedua aset untuk pertama kalinya sejak konflik militer AS-Iran pada Januari 2020 lalu. Bahkan pemulihan gerak keduanya - yang terhenti - saling sejalan, membenarkan bahwa faktor-faktor global ikut berperan aktif mempengaruhi pasar Bitcoin dan Emas.

Sampai pukul 14.41 WIB Jumat (22/05) petang, bitcoin anjlok 3,96% di $9.096,2 dan Emas Berjangka naik 0,76% ke $1.735,05 per ons menurut data Investing.com.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 21 Mei 2020

Bestprofit - Peduli Dampak Pandemi, Bea Cukai Berikan Bantuan di Malang dan Yogyakarta

PT Bestprofit - Peduli Dampak Pandemi, Bea Cukai Berikan Bantuan di Malang dan Yogyakarta | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (21/05) - Dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia makin dirasakan oleh masyarakat, salah satunya dari sektor perekonomian. Menanggapi hal tersebut, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur 2 menginisiasi gerakan donasi 1000 paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok para pekerja harian serta masyrakat yang terdampak perokonomiannya.

Ikut andil dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur 2, Oentarto Wibowo. Oentarto Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya memastikan sembako akan dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak.

"Ini ada lebih dari 1000 paket sembako. Semuanya akan didonasikan ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Akan dibagi juga ke panti asuhan di daerah Singosari sampai Peniwen. Beberapa juga akan kami salurkan melalui Pos Pantau dan Pelayanan Covid-19 di wilayah Malang Raya," ungkapnya.

BACA JUGA :

Pada periode 1-15 Mei 2020, pegawai Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur 2 yang terbagi menjadi beberapa tim berhasil menyalurkan lebih dari 1000 paket sembako ke beberapa daerah di Malang Raya dengan tetap mengutamakan physical distancing serta menghindari terjadinya keramaian dan kerumunan masyarakat. Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan tim penyalur dan masyarakat penerima sembako.

Paket sembako yang berisi beras, minyak, mi instan, gula, kopi, hingga masker ini diharapkan dapat meringankan beban para pekerja harian dan masyarakat yang terdampak Covid-19. "Ini sebagai bentuk kepedulian pada sesama. Semoga sedikit bantuan dari kami dapat membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan," pungkas Oentarto.

Selain peran aktif Bea Cukai Wilayah Jawa Timur 2 dalam membantu masyarakat, Bea Cukai Jogjakarta juga tidak ketinggalan membantu sesama di tengah pandemi Covid-19. Pada hari Selasa (12/5/2020), Bea Cukai Yogyakarta menyalurkan bantuan berupa APD ke RS Panti Rini dan RSUD Prambanan.

"Kegiatan ini memang dilakukan atas inisiatif para pegawai untuk meringankan beban para tenaga medis yang bertugas di lapangan untuk menanggulangi Covid-19. Kami berharap dapat membantu para garda depan Covid-19," pungkas Hengky Tomuan, Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta.



Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 20 Mei 2020

Bestprofit - Prudential Indonesia Raup Pendapatan Syariah Rp3,7 Triliun

PT Bestprofit - Prudential Indonesia Raup Pendapatan Syariah Rp3,7 Triliun | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (20/05) - Prudential (LON:PRU) Indonesia menjaga keunggulannya di industri asuransi jiwa syariah dengan mencatat total pendapatan kontribusi bruto sebesar Rp3,7 triliun dengan jumlah total aset sebesar Rp9,1 triliun. Adapun dana tabarru tercatat meningkat dari Rp770 miliar di 2018 menjadi Rp887 miliar dengan pertumbuhan 15%.

Pada 2019 tenaga pemasar atau agen Prudential Indonesia telah mencapai lebih dari 114.000 orang. Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch mengungkapkan raihan hasil positif ini dicapai berkat kepercayaan nasabah yang terus meningkat dalam 13 tahun terakhir.

BACA JUGA : "Kami menerapkan prinsip Sharia for all atau Syariah untuk Semua dan menghadirkan produk asuransi jiwa syariah dapat diterima oleh lebih banyak lapisan masyarakat Indonesia, senantiasa melakukan inovasi produk dan saluran pemasaran, edukasi ke publik yang lebih luas melalui kemitraan dengan lebih banyak pihak, serta meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas tenaga pemasar," kata Jens dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Perusahaan juga tetap mempertahankan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) yang kuat dengan mencatatkan tingkat solvabilitas dari dana tabarru sebesar 2.581% atau lebih dari 20 kali lipat dari batas minimum yang ditetapkan regulator. Dan tingkat solvabilitas dari dana perusahaan sebesar 7.300%, lebih dari 60 kali lipat dari batas minimum yang ditetapkan regulator.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 19 Mei 2020

Bestprofit - Menyesal, Bos SoftBank: Kebodohan Saya adalah Berinvestasi Pada WeWork

PT Bestprofit - Menyesal, Bos SoftBank: Kebodohan Saya adalah Berinvestasi Pada WeWork | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (19/05) - CEO sekaligus pendiri SoftBank Masayoshi Son mencemooh keputusannya sendiri untuk berinvetasi pada WeWork. Ia merasa sangat bodoh dan menyesal. Hal itu ia sampaikan saat laporan pendapatan hari Senin (18/5/2020).

“Bodoh sekali saya berinvestasi di WeWork. Saya salah,” ujar Masayoshi Son sebagaimana dikutip dari Business Insider di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Pernyataan tersebut muncul ketika Son mengumumkan bahwa valuasi WeWork hanya pada angka USD 2,9 miliar per 31 Maret, turun dari USD 7,3 miliar pada Desember lalu. Konglomerat asal Tokyo ini dilaporkan telah berinvestasi setidaknya USD 18,5 miliar untuk WeWork, yang anjlok nilainya setelah upaya IPO yang gagal pada bulan September.

BACA JUGA : Kini, pandemi virus corona membuat taruhan besar SoftBank hancur. Perusahaan yang didukung SoftBank termasuk Oyo, Uber, Zume, dan WeWork bahkan telah mem-PHK lebih dari 8.000 orang sejak Januari secara total.

Sejauh ini, SoftBank melaporkan kerugian bersih USD 8,9 miliar pada tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret, yang menyebabkan sebagian besar kerugian tersebut karena adanya pandemi COVID-19.

Son meletakkan jalan suram hingga mengulangi prediksi bahwa 15 dari 88 perusahaan SoftBank bisa bangkrut.

"Ke depan, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi," kata Son. "Kami tidak bisa berjanji bahwa tidak akan ada kerugian penilaian tambahan.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 18 Mei 2020

Bestprofit - RUU PDP & RUU Siber Belum Disahkan, Konsumen E-Commerce hingga Fintech Rugi Bandar

PT Bestprofit - RUU PDP & RUU Siber Belum Disahkan, Konsumen E-Commerce hingga Fintech Rugi Bandar | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (18/05) - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ira Aprilianti mengatakan, peringatan Hari Masyarakat Telekomunikasi dan Informasi Dunia yang diperingati setiap 17 Mei menjadi sedikit berbeda karena TIK menjadi pintu utama miliaran masyarakat global, termasuk Indonesia, untuk terkoneksi di tengah karantina dan social distancing akibat pandemi Covid-19.

Riset CIPS menemukan bahwa kerangka kebijakan dan institusi perlindungan konsumen di e-commerce dan teknologi finansial (tekfin) masih minim. Padahal, hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen untuk bertransaksi karena transaksi online mempunyai karakteristik berbeda dengan transaksi offline.

"Transaksi online dilakukan tanpa menginspeksi, menguji, dan mengevaluasi barang dan layanan sebelum transaksi, sehingga banyak terjadi konsumen dihadapkan kondisi kontrak yang kurang adil karena ketentuan take it or leave it dari pelaku usaha online," ujar Ira dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2020).

Covid-19 telah meningkatkan permintaan lalu lintas TIK secara mendadak. Secara global, International Telecommunication Union (ITU) mencatat aplikasi video konferensi mencapai rekor unduhan sebanyak 62 juta hanya dalam satu minggu pada Maret lalu. Penggunaan media sosial juga menunjukkan peningkatan sebesar 61% sejak pandemi dan penjelajahan web naik sebesar 70%.

BACA JUGA :
Di Indonesia sendiri, menurut data Markplus Inc, sebanyak 31,4% masyarakat mengalami kenaikan penggunaan panggilan video dan sebanyak 33,5% kenaikan terjadi pada konferensi video selama masa pandemi.

Ira menambahkan, konsumen dituntut untuk memiliki literasi digital yang cukup untuk memahami syarat dan ketentuan dari transaksi elektronik mereka dan pembayaran apa yang diperlukan. Literasi digital dan literasi konsumen sendiri masih terbilang minim di Indonesia.

"Undang-Undang 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU PK) belum mengonsolidasi ekonomi digital. Contohnya, isu-isu terkait transaksi tanpa tatap muka, penggunaan internet, kegiatan reselling, kontrak digital, peran pihak ketiga atau intermediary parties, jumlah dan jenis data yang boleh dikumpulkan penyelenggara, transaksi lintas negara, dan transaksi yang melibatkan produk digital dan layanan elektronik, seperti perangkat lunak, musik, dan film digital, tidak tercakup dalam UU PK," jelas Ira.

Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) yang dipublikasikan Kementerian Perdagangan berada di angka 40,41, yang berarti Indonesia mengetahui sebagian hak dan kewajiban mereka, tetapi tidak menggunakan pengertiannya untuk menentukan pilihan konsumsi mereka atau untuk memperjuangkan hak-hak mereka sebagai konsumen.

Capaian rendah dalam indeks ini akibat dari pengetahuan peraturan dan kewajiban konsumen yang minim, kurangnya kesadaran atas keberadaan lembaga hak konsumen, juga adanya perilaku membeli tanpa informasi dan enggan menyampaikan pengaduan.

Ira menemukan juga regulasi saat ini belum menjamin lingkungan digital yang aman bagi konsumen. Contohnya, Rancangan UU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) dan Rancangan UU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU Siber) masih belum mengalami progres dan mendapatkan perhatian pemerintah dan DPR dibandingkan legislasi untuk revisi UU lain, seperti UU Minerba.

Padahal, kedua RUU ini mendesak untuk disahkan saat pandemi, di mana kegiatan online naik signifikan. Lemahnya perlindungan data pribadi dapat terlihat dari, salah satunya kasus yang terjadi baru-baru ini, di mana data konsumen diretas dari beberapa marketplace di Tanah Air dan dikabarkan diperjualbelikan secara bebas di pasar gelap. Penggunaan dan penyebarluasan data pribadi konsumen tanpa izin yang bersangkutan adalah pelanggaran.

"Jika RUU PDP disahkan, pengendali data wajib menyampaikan pemberitahuan secara tertulis paling lambat 72 jam kepada pemilik data dan instansi pengawas jika terjadi data breach atau kegagalan perlindungan data pribadi. Walaupun ukuran waktu ini kontroversi, namun konsep transparansi pada pelaporan sangat penting. Kerangka kebijakan saat ini mempunyai tenggat waktu 14 hari, dan melonggarkan kemungkinan lebih berisiko akibat kebocoran data," terang Ira.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 15 Mei 2020

Bestprofit - Mobil Kelamaan Nganggur? Awas Kap Mesin jadi Kandang Tikus

PT Bestprofit - Mobil Kelamaan Nganggur? Awas Kap Mesin jadi Kandang Tikus | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (15/05) - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mendorong para pemilik mobil untuk tidak menggunakan kendaraannya dan membiarkannya terparkir di satu tempat saja tanpa diusik.

Meski tak terdengar beresiko, rupanya ada ancaman yang mengintai mobil kesayangan, yaitu adanya "serangan" dari tikus-tikus ke dalam mobil untuk dibuat "markas" maupun tempat tinggal baru mereka.

Menurut Head of Aftersales & CS Operation Group PT MMKSI, Boedianto, dalam konferensi virtual pada Kamis (14/5), khususnya bagi mobil yang parkir di tempat gelap, ini akan mengundang binatang pengerat ini untuk menetap di dalam mobil.

"Jika sudah demikian, bisa saja dia menggerogoti komponen mobil seperti kabel lampu, klakson bahkan mesin. Akibatnya tentu saja mobil akan mengalami kerusakan jika ada salah satu komponennya yang digigit oleh tikus ini," kata Boedi.

BACA JUGA :
Komponen atau bagian yang paling mudah diserang tikus, lanjut dia, salah satunya adalah perkabelan/harness. Jika harness utama terpotong, butuh perawatan lebih dan penyambungnya membutuhkan skill dan teknis sendiri karena ada ukuran dan ketebalan masing-masing.

Selain itu, belum lagi jika tikus menetap di bawah kap mobil, ada bau tak sedap dari kotoran tikus yang bersarang di mesin saat AC mobil dinyalakan. Lebih lanjut, Boedi mengatakan terdapat sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk mencegah serbuan tikus-tikus ini.

"Dimulai dengan mencuci bersih mobil, hingga kolong dan kap mesin. Letakkan kapur barus di beberapa bagian mesin, tempatkan dengan cara menggantungnya. Beri bau tak sedap buat tikus seperti pembasmi hama, aroma peppermint, dan lain-lain," jelas dia.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 14 Mei 2020

Bestprofit - Akui Pernah Kirim Surat Agar Jokowi Tak Naikan Iuran BPJS, KPK: Eh Gak Direspons

PT Bestprofit - Akui Pernah Kirim Surat Agar Jokowi Tak Naikan Iuran BPJS, KPK: Eh Gak Direspons | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (14/05) - Direktur Pencegahan KPK Pahala Nainggolan ikut menyoroti soal kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Ia mengaku pihaknya telah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang mitigasi defisit pada BPJS Kesehatan. Namun, sayangnya, surat itu tak direspons.

"KPK sudah kirim surat rekomendasi untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan tanpa menaikan iuran, tapi enggak ditanggapi itu surat," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (14/5/2020).

BACA JUGA :

Diketahui, Presiden Jokowi kembali menaikkan iuran BPJS berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam Perpres tersebut, iuran BPJS kelas I menjadi Rp 150 ribu, kelas II Rp 100 ribu, dan kelas III sebesar Rp 35 ribu. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas I dan II berlaku mulai Juli 2020, sementara untuk kelas III akan naik mulai tahun 2021 mendatang..


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 13 Mei 2020

Bestprofit - Di tengah Pandemi Corona, DPR Sahkan UU Minerba

PT Bestprofit - Di tengah Pandemi Corona, DPR Sahkan UU Minerba | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (13/05) - Ditengah pandemi corona, DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-undang mengenai Mineral dan Batu bara atas Revisi Perubahan UU Nomor 4/2009 mengenai Pertambangan Mineral dan Batubara menjadi undang-undang.

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sidang Paripurna, Selasa, di Jakarta, memutuskan pembentukan undang-undang tersebut dapat disahkan.

BACA JUGA :
DPR RI menggelar Rapat Paripurna pada Selasa siang, dengan agenda mengambil keputusan terkait beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU) seperti Pertambangan Mineral dan Batubara dan Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020.

Rapat Paripurna DPR melakukan pembicaraan Tingkat Il atau pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Dalam pembahasan revisi UU Minerba tersebut Komisi VII DPR bersama pemerintah mengadakan rapat kerja sebelumnya, pada Senin (11/5) dengan agenda pengambilan keputusan Tingkat I. Dalam Raker tersebut, Komisi VII DPR dan pemerintah menyetujui revisi UU Minerba dan akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR untuk disetujui menjadi UU.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 12 Mei 2020

Bestprofit - Kasus Corona Nasional: 3.063 Sembuh, 1.007 Meninggal

PT Bestprofit - Kasus Corona Nasional: 3.063 Sembuh, 1.007 Meninggal | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (12/05) - Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 182 sehingga pada Selasa siang mencapai 3.063 orang dari total 14.749 orang yang dikonfirmasi terinfeksi virus corona tipe baru di Indonesia menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Saat menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB Jakarta, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan pula bahwa jumlah pasien COVID-19 bertambah 484 sehingga jumlahnya secara kumulatif menjadi 14.749 orang.

"Kasus sembuh meningkat 182 jadi 3.063, dan kasus meninggal naik 16 jadi 1.007," katanya.

BACA JUGA :
Penambahan kasus paling banyak terjadi di Jawa Timur dengan 133 kasus baru disusul DKI Jakarta dengan 99 kasus baru, Jawa Barat dengan 52 kasus baru, Sulawesi Selatan dengan 25 kasus baru, dan Sumatera Barat dengan 20 kasus baru.

Jumlah kasus COVID-19 paling banyak dilaporkan di DKI Jakarta (5.375) disusul Jawa Timur (1.669), Jawa Barat (1.545), Jawa Tengah (989), Sulawesi Selatan (747), Banten (559), Nusa Tenggara Barat (339), Bali (328), Papua (322), dan Sumatera Barat (319).

Selain itu kasus COVID-19 dilaporkan di Sumatera Selatan (279), Kalimantan Timur (228), Kalimantan Selatan (277), Kalimantan Tengah (204), Sumatera Utara (198), Daerah Istimewa Yogyakarta (169), Kalimantan Utara (132), Kalimantan Barat (123), Kepulauan Riau (106), dan Sulawesi Tenggara (76).

Kasus infeksi virus corona tipe baru juga dilaporkan terjadi di Aceh (17), Bangka Belitung (29), Bengkulu (40), Jambi (65), Sulawesi Utara (74), Sulawesi Tengah (95), Lampung (66), Riau (81), Maluku Utara (54), Maluku (50), Papua Barat (70), Sulawesi Barat (68), Nusa Tenggara Timur (16), dan Gorontalo (19).


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 11 Mei 2020

Bestprofit - Jeda Siang, IHSG Parkir di Zona Hijau

PT Bestprofit - Jeda Siang, IHSG Parkir di Zona Hijau | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (11/05) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau dengan apresiasi 0,91% ke level 4.639,41 pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (11/05/2020).

Sepanjang siang ini, IHSG bergerak dalam jangkauan mulai dari level terendah di 4.597,64 hingga level tertinggi di 4.659,86.


Sejumlah 3,33 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 295.869 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp2,92 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 224 saham naik, 138 saham turun, dan 146 saham lainnya stagnan.

BACA JUGA :
Aktivitas jual saham nampak ramai dilakukan sampai dengan tengah hari ini. Bursa mencatat, asing mengantongi keuntungan jual dengan nilai Rp181,95 miliar atau setara dengan Rp1,83 triliun dalam sepekan.

Bersamaan dengan IHSG, keempat indeks saham Asia juga menguat, yakni Nikkei naik 1,40%, Hang Seng naik 1,97%, Shanghai naik 0,13%, dan Strait Times naik 0,48%.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 08 Mei 2020

Bestprofit - Kerap Menyalahkan China Akibat Virus Corona, Berkat Jack Ma, Donald Trump Bilang. . .

PT Bestprofit - Kerap Menyalahkan China Akibat Virus Corona, Berkat Jack Ma, Donald Trump Bilang. . . | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (08/05) - Pendiri Alibaba, Jack Ma diketahui mengerahkan pengaruhnya kepada dunia untuk memperbaiki citra negaranya, China akibat virus corona yang menyebar di seluruh dunia. Sebagaimana diketahui, China dianggap sebagai negara pertama virus corona.

Adapun pengaruh Jack Ma ini dinilai semakin kuat usai ia memutuskan mundur dari e-commerce yang didirikannya. Ia lebih memilih fokus kepada filantropinya di Alibaba Foundation.

Melalui Alibaba Foundation, Jack Ma menyumbang test kit virus corona ke banyak negara di dunia seperti Amerika, mengirimkan berbagai perlengkapan medis ke empat negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia, dan upaya ini terus berjalan agar penyalurannya bisa menjangkau lebih banyak negara.

BACA JUGA :
Bantuan tersebut tentu saja sangat berarti. Seperti Gubernur New York Andrew Cuomo yang menjadi salah satu orang yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Jack Ma dan pemerintah China atas pengiriman 1.000 ventilator ke daerahnya.

Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Jack Ma adalah temannya, Padahal sebelumnya, ia cukup menyalahkan pemerintahan China karena dianggap gagal memberi cukup informasi tentang virus corona, kini pun berbalik positif berkat Jack Ma.

"Jack Ma adalah teman saya. Dan kami sangat menghargai bantuannya," kata Donald Trump dikutip dari Bloomberg.

Jack Ma setidaknya sudah mendonasikan 18 juta masker, memasok testing kit dan perlengkapan medis lainnya ke lebih dari 100 negara di dunia, mulai dari negara-negara di Asia, Afrika, Eropa, AS, dan Rusia.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 07 Mei 2020

Bestprofit - Tak Ada Anggaran, Sri Mulyani Sebut DKI Butuh Bantuan Pusat untuk Bansos

PT Bestprofit - Tak Ada Anggaran, Sri Mulyani Sebut DKI Butuh Bantuan Pusat untuk Bansos | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (07/05) - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta bantuan pemerintah pusat dalam hal pemberian bantuan sosial atau bansos bagi 1,1 juta Keluarga Penerima Manfaat atau KPM.

Sri Mulyani mengaku kabar itu diketahuinya dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, akibat Pemprov DKI tak memiliki anggaran guna mengakomodir keperluan bansos tersebut.

"Laporan dari Menko PMK, DKI yang sebelumnya akan meng-cover 1,1 juta (KPM), tetapi karena mereka tidak punya anggaran, mereka minta pemerintah pusat yang cover 1,1 juta itu," kata Sri Mulyani belum lama ini.

BACA JUGA : Hal inilah yang diakui Sri Mulyani membuat anggaran penanganan bansos bagi para warga terdampak Covid-19 menjadi bertambah. Sebab, mau tak mau pemerintah pusatlah yang harus menanggung beban anggaran bansos bagi 1,1 juta KPM tersebut.

"Jadi, kalau tadinya 1,1 juta adalah (tanggung jawab) DKI dan sisanya 3,6 juta itu (tanggung jawab) pemerintah pusat, sekarang semuanya diminta di-cover oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Meski demikian, Sri Mulyani mengaku pihaknya belum memberikan rincian penambahan anggaran yang harus ditanggung pemerintah pusat atas peralihan tanggung jawab ini. Dia hanya memastikan bahwa penambahan anggaran ini akan diambil dari alokasi dana untuk perlindungan sosial yang mencapai Rp110 triliun.

"Kalau benar dari DKI akan di-cover pemerintah pusat, seharusnya tentu ada tambahan (anggaran) lagi untuk cover," kata Sri Mulyani.

Selain itu, berdasarkan laporan dari Kementerian Sosial, Sri Mulyani juga memastikan bahwa proses penyaluran bansos kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Jabodetabek sudah mencapai 80 persen.

"Data terakhir dari Kemensos, saat ini implementasinya sudah mendekati 80 persen. Karena presiden sebelumnya juga sudah menyampaikan bahwa sebelum lebaran, 100 persen harus sudah di-deliver," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan akan memberi bansos kepada 1,2 juta KPM di Jakarta, 576 ribu KPM lainnya di wilayah Bodetabek. Bansos yang akan diberikan tersebut bernilai Rp600 ribu per bulan untuk tiap kepala keluarga selama tiga bulan mulai dari April sampai Juni 2020.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 06 Mei 2020

Bestprofit - Australia Kerjasama dengan Qantas & SIA Angkut Produk Ekspor

PT Bestprofit - Australia Kerjasama dengan Qantas & SIA Angkut Produk Ekspor | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (06/05) - Australia menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Singapore Airlines Ltd (SI:SIAL) dan Qantas Airways Ltd (ASX:QAN) pada Rabu (06/05) untuk membawa produk makanan dan hasil bumi ke pasar Asia. Ini menjadi bagian inisiatif dari pemerintah Australia membantu sektor dirgantara yang paling terdampak covid-19.

Qantas mulai Kamis (07/05) besok akan memulai penerbangan mingguannya dari wilayah utara Australia menuju Hong Kong dengan membawa produk makanan laut dan lainnya dari negara bagian Queensland, sementara Singapore Airlines akan membawa makanan dari negara bagian Australia Selatan, kata pemerintah Australia sebagaimana dikutip Reuters Rabu petang.

Menteri Perdagangan Australia, Simon Birmingham, mengatakan kesepakatan ini akan membantu membangun kembali rute pengiriman langsung bagi eksportir yang kesulitan mengirim produknya ke luar negeri selama pandemi covid-19.

BACA JUGA :


"Kami menyadari krisis covid-19 saat ini telah memberikan tekanan besar pada eksportir makanan laut lokal, banyak di antaranya merasakan dampak paling awal ketika permintaan luar negeri mulai menyusut pada bulan Januari," kata Birmingham.

Penerbangan tersebut akan mengunakan dana pemerintah senilai A$1 miliar untuk mendukung daerah, masyarakat dan sektor industri yang terkena dampak covid-19.

Sementara di dalam negeri sebagaimana diberitakan Katadata Rabu (06/05), merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 yang memukul industri penerbangan, membuat anak-anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk putar otak menjaga kinerja agar tidak jeblok.

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (JK:GMFI) misalnya, seperti diungkapkan Corporate Secretary GMFI Maryati yang menjelaskan, ada empat strategi yang akan dijalankan GMFI untuk meningkatkan kinerja di tengah pandemi corona. Pertama, peningkatan pangsa pasar internasional dan non afiliasi, dengan penambahan kapasitas airframe yang sudah dikerjasamakan di beberapa lokasi selain Cengkareng, seperti Pondok Cabe dan Denpasar.

Kedua, melakukan diversifikasi usaha dengan memprioritaskan bisnis dan segmen pasar yang memiliki margin dan likuiditas yang lebih baik. Bisnis yang dimaksud Maryati antara lain, perawatan pesawat Militer di bidang airframe, component, engine maintenance, private/business jet, trading & leasing, serta meningkatkan perawatan non aviasi khususnya di bidang Industrial Gas Turbine Engine (IGTE).

Ketiga, menjalankan program efisiensi dan efektifitas biaya. Selain itu, pada aspek operasional, GMFI akan meningkatan utilisasi dan meningkatkan penggunaan Part Manufacturing Approval (PMA). Keempat, melanjutkan peningkatan kapabilitas dan kapasitas, melalui kemitraan untuk sharing risiko dalam operasional bisnis.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing