Best Profit - Ekonomi RI Tumbuh 5,02% di Kuartal IV/2021, Ekspor Meningkat Sebesar 29,8%

Senin, 07 Februari 20220 komentar


 

Best Profit - Ekonomi RI Tumbuh 5,02% di Kuartal IV/2021, Ekspor Meningkat Sebesar 29,8%  | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (07/02) - Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan pada kuartal terakhir tahun lalu lantaran terjadi kenaikan tingkat konsumsi pasca pelonggaran pembatasan mobilitas virus dan peningkatan harga komoditas mendorong angka ekspor ke rekor tertinggi.

Mengutip Reuters Senin (07/02) petang, ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini tumbuh sebesar 5,02% periode tahunan pada kuartal Oktober-Desember, dibandingkan dengan pertumbuhan 3,51% pada kuartal sebelumnya, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia menunjukkan pada hari Senin. Angka itu tampaknya sesuai dengan perkiraan dari pemerintah dan sedikit lebih besar dari perkiraan 4,90% dalam jajak pendapat laporan.

Pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia Senin (07/02) petang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,09% di 6.804,94 hingga pukul 15.15 WIB dan rupiah turun 0,13% ke 14.396,5 per dolar AS pukul 14.57 WIB.

Untuk keseluruhan tahun 2021, produk domestik bruto tumbuh sebesar 3,69%, dibandingkan dengan kontraksi sebesar 2,07% pada tahun sebelumnya, seiring pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.

Namun, prospek untuk tahun ini dibayangi oleh meningkatnya kasus COVID-19, potensi volatilitas pasar keuangan akibat pengetatan moneter global dan penarikan dukungan stimulus moneter dan fiskal Indonesia sendiri.

Indonesia mengalami gelombang mematikan peningkatan kasus COVID-19 pada Juli-Agustus, tetapi pembatasan mobilitas dikurangi sebelum akhir Agustus karena penurunan tingkat infeksi.

Pada kuartal IV, tingkat konsumsi rumah tangga, yang menyumbang lebih dari setengah PDB Indonesia, tumbuh 3,6%, lebih besar dari pertumbuhan 1% pada tiga bulan sebelumnya.

Investasi dan belanja publik juga tumbuh lebih baik pada kuartal IV, yang oleh Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono dikaitkan dengan dimulainya kembali kegiatan pemerintah dan sektor swasta yang terhenti pada kuartal III.

Pertumbuhan ekspor juga meningkat menjadi 29,8% dari 29,2% pada kuartal sebelumnya karena harga produk ekspor seperti minyak sawit, batu bara dan nikel tetap tinggi.

Kasus COVID-19 saat ini kembali meningkat di Indonesia akibat penyebaran varian Omicron, di mana pada hari Minggu tercatat ada 36.057 kasus baru, merupakan data tertinggi sejak Agustus. Namun, pihak otoritas belum menerapkan kembali tindakan pembatasan virus yang ketat.

Bank Indonesia akan mulai melonggarkan kebijakan moneter dengan menaikkan giro wajib minimum perbankan mulai Maret.

Pengetatan tersebut dianggap sebagai persiapan untuk kenaikan suku bunga AS, yang di masa lalu mengguncang pasar keuangan Indonesia.

Sementara itu, tarif pajak pertambahan nilai untuk sebagian besar barang dan jasa akan naik pada April, sebagai bagian dari kebijakan normalisasi fiskal pemerintah.

Kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan juga dapat dibatasi oleh larangan pengiriman batubara ke luar negeri pada bulan Januari dan persyaratan penjualan domestik yang baru diterapkan untuk beberapa produk minyak sawit.


This image has an empty alt attribute; its file name is QR-BPFNEWS.COM_.png

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

Sumber : Investing

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger