Minyak Mentah NYMEX Setelah Data API

Rabu, 25 Februari 20150 komentar

PT.Bestprofit Futures (25/02) - Minyak Mentah NYMEX Setelah Data API

Harga minyak mentah naik sedikit pada awal Asia pada hari Rabu, meskipun laporan industri yang di tunjukkan membangun cukup besar di saham AS, tetapi juga menunjukkan penurunan tajam yang mengacu pada sulingan seperti penjualan pemanas minyak menjadi kabar gembira pada cuaca dingin.
American Petroleum Institute mengatakan stok minyak mentah naik 8,9 juta barel pekan lalu, sementara kepemilikan distilat turun 2,4 juta barel dan persediaan bensin turun 1,6 juta barel.Rabu, Departemen Energi AS akan merilis perkiraan yang lebih dipantau cermat saham AS.
Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman April naik 0,04% diperdagangkan pada $ 49,30 per barel.Semalam, minyak mentah berjangka menepis kelemahan sebelumnya untuk memukul tingkat tertinggi sesi Selasa, setelah para menteri keuangan zona euro menyetujui kesepakatan untuk memperpanjang bailout Yunani oleh empat bulan.
Eurogroup menyetujui daftar usulan reformasi Yunani pada hari sebelumnya, membuka jalan bagi perpanjangan empat bulan program bailout negara.
Di Bursa ICE Futures di London, minyak Brent untuk pengiriman April hit intraday low $ 58,13 per barel, sebelum pulih untuk perdagangan di $ 60,09 pada US pagi, naik $ 1,19, atau 2,01% pada Selasa
Kelompok riset industri Baker Hughes (NYSE: BHI) mengatakan Jumat bahwa jumlah rig pengeboran minyak di AS turun hanya 37 pekan lalu, penurunan mingguan terkecil tahun ini dan dibandingkan dengan penurunan dari 84 rig pada minggu sebelumnya.

Dapatkan informasi terkini di Portal News PT.Bestprofit Futures

WWW.BPFNEWS.COM

Jumlah kilang pengeboran minyak di AS mencapai 1.019, terendah sejak Agustus 2011. Jumlah rig minyak telah menurun di 16 dari 19 minggu terakhir sejak memukul semua waktu tinggi dari 1.609 pada pertengahan Oktober.
Namun, pasokan minyak di AS berdiri pada tingkat tertinggi setidaknya dalam 80 tahun, menunjukkan bahwa harga murah belum mempengaruhi output.Harga minyak telah merosot tajam dalam beberapa bulan terakhir sebagai OPEC menolak panggilan untuk memangkas produksi, sementara AS dipompa di laju tercepat dalam lebih dari tiga dekade, menciptakan kekenyangan pasokan global.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger