Best Profit - IHSG Diproyeksi Bergerak di Level 5.921- 6.010

Senin, 04 Desember 20170 komentar

Best Profit - IHSG Diproyeksi Bergerak di Level 5.921- 6.010 | PT Best Profit Futures Pontianak

Best Profit (04/12) - Menutup perdagangan Kamis (30/11), IHSG terkoreksi 1,80% ke level 5.952,14. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, di mana aneka industri dan barang konsumsi memimpin penurunan masing- masing sebesar 3.58% dan 3.19%. Saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya BBCA, LPKR, SMRA, MNCN, dan ASII.

Sentimen negatif, datang dari kekhawatiran pelaku pasar akan terhambatnya kegiatan perekonomian di Mayoritas Wilayah tanah Jawa dikarenakan bencana alam. Selain itu, pasar juga khawatir jika hal ini akan menyebabkan pasokan makanan kian menipis dikarenakan 50% produksi pangan nasional terpusat di tanah Jawa.

Sementara itu, dari bursa saham Asia mayoritas ditutup pada zona merah, dimana indeks Hangseng dan Kospi memimpin penurunan sebesar 1,51% dan 1,45%.

Bursa saham korea terkoreksi menyikapi keputusan Bank of Korea untuk menaikkan suku bunga ke level 1,5% dari sebelumnya 1,25%. Kenaikan ini merupakan yang pertama kalinya dalam 6 tahun terakhir.

BACA JUGA :
PT Bestprofit - Keuntungan Harga Emas Di Asia Seiring Resiko Korut Tumbuh
 Best Profit - Harga Emas / Perak / Tembaga - Outlook Mingguan: 4-8 Desember

Pasar Global

Sementara itu, indeks utama AS ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan akhir pekan kemarin (01/12). Indeks Dow Jones turun tipis 0,17% ke level 24.231,59, S&P melemah 0.20% ke level 2.642,22 dan Nasdaq tertekan 0,38% ke level 6.847,59.

Pelaku pasar menantikan pemungutan suara oleh senator AS guna menetapkan undang-undang perpajakan yang beberapa waktu lalu dipermasalahkan. Senator AS dan DPR kini dihadapkan pada pilihan yang sulit dimana jika penurunan tarif pajak dilaksanakan maka defisit negara kian melebar. Hal ini menjadi salah satu sentimen negatif pada perdagangan akhir pekan kemarin.

Disisi lain, data ekonomi yang rilis akhir pekan lalu belum menunjukkan perbaikan. Data tersebut diantaranya, ISM manufacturing prices AS bulan November di level 65,5 turun dari sebelumnya di level 68,5, penjualan mobil bulan November sebesar 6,39 juta lebih rendah dibanding sebelumnya sebesar 6,56 juta.

Sementara dari pasar komoditas, harga minyak naik 1,55% ke level US$ 58,23 per barel didukung optimisme dari keputusan OPEC yang sepakat untuk memangkas produksi hingga akhir tahun 2018.

Proyeksi 

IHSG breakdown support dynamic (MA 13,34) dan menyentuh support classic pada trendline. 

IHSG sudah menyentuh target penurunan di fibonacci retracement 61,8% di level 5.952. Stochastic bearish, RSI berada di area oversold, MACD histogram negatif serta volume meningkat. IHSG berpotensi teknikal rebound di kisaran 5.921 - 6.010.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures


www.best-profitfutures.com


PT Best Profit Futures

sumber detik

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger