Pages

Senin, 31 Desember 2018

Sukses Kuasai Freeport, Apa Kabar Divestasi Vale?

Bestprofit - Sukses Kuasai Freeport, Apa Kabar Divestasi Vale? | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (31/12) - Anggota Komisi VII DPR, Ahmad M Ali, mempertanyakan tentang adanya renegosiasi kembali saham PT Vale Indonesia untuk ditawarkan kepada pemerintah.
Ahmad Ali, menyebutkan amandemen Kontrak Karya juga menyebutkan berkaca dari proses divestasi saham PT Freeport Indonesia, PT Vale Indonesia tambang nikel asal Brasil tersebut sudah waktunya dikuasai mayoritas oleh Indonesia.
Ia menjelaskan kondisi saat ini pembayaran royalti dinaikkan dari 0,9 persen menjadi 2 persen, dan menjadi 3 persen jika harga nikel menyentuh 21.000 dolar AS per ton. Klausul ini menurutnya dinilai kurang tepat.

BACA JUGA :
"Bahkan pada saat booming komoditas di mana harga komoditas mineral mencapai titik tertingginya pada 2011, harga nikel dunia tak menyentuh level 21.000 dolar AS. Angka ini terlalu tinggi dan tak mengacu pada konteks faktual harga komoditas nikel sepanjang sepuluh tahun terakhir, yang ditandai oleh berakhirnya era booming komoditas," katanya.
Selain itu Vale hingga kini tak kunjung menawarkan saham 20 persen kepada pihak Indonesia, realisasi pembangunan smelter di Bahodopi dan Pomalaa juga tersendat.
Memasuki akhir tahun, PT Vale memproduksi nikel sebanyak 18.193 metrik ton pada periode triwulan ketiga tahun 2018, di mana hal tersebut berada di bawah target.
Sementara itu, Senior Manager Communication PT Vale Indonesia Suparam Bayu Aji ketika dihubungi menyebutkan akan mempelajari lenih lanjut untuk dapat memberikan komentar resmi menanggapi lanjutan pembangunan smelter serta informasi pemberitaan terkait divestasi.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Jumat, 28 Desember 2018

Harga Emas Bergerak Lebih Tinggi, Rally Ekuitas Melemah

Bestprofit - Harga Emas Bergerak Lebih Tinggi, Rally Ekuitas Melemah | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (28/12) - Harga emas bergerak lebih tinggi pada hari Kamis karena lonjakan rekor dalam saham menunjukkan tanda-tanda memudar dan ketidakpastian politik mendukung permintaan untuk logam safe haven.
Pada pukul 18.33 WIB, emas berjangka untuk penyerahan Februari di divisi Comex New York Mercantile Exchange meroket $5,70, atau 0,45%, menjadi $1,275.45 per troy ounce.
Dow melonjak lebih dari 1.000 poin - rekor kenaikan poin - pada hari Rabu tetapi relly itu mulai melemah, dengan AS berjangka menunjuk ke pembukaan yang lebih rendah.
"Saya pikir kekhawatiran mengenai penutupan pemerintah AS serta kurangnya kejelasan tentang apakah negosiasi AS-Sino (atas perdagangan) akan berjalan dengan baik atau tidak," kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley keamanan.

BACA JUGA :
Pemerintah AS tetap dalam penutupan sebagian tanpa ada tanda-tanda bantuan segera karena Presiden Donald Trump bersikeras pada pendanaan untuk dinding perbatasan selatan.
Kekhawatiran juga tetap ada pada hubungan antara AS dan China, dua ekonomi terbesar di dunia. Meskipun pasar memuji laporan bahwa negosiasi perdagangan antara Washington dan Beijing akan dilanjutkan pada Januari, berita positif tidak banyak meyakinkan investor bahwa kesepakatan akhirnya akan dibuat.
Emas melonjak 4% sejauh ini pada bulan Desember karena investor beralih dari saham dan masuk ke aset safe haven.
Dalam perdagangan logam lainnya, perak berjangka naik 0,14% pada $15,123 per troy ounce pada pukul 18.34 WIB.
{{8883|Palladium berjangka}} naik tipis 0,05% ke $1,188.25 per ounce, sementara metal platinum turun 0,15% pada $797,85.
Dalam logam dasar, copper diperdagangkan turun 0,78% menjadi $2,679 per pon.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Kamis, 27 Desember 2018

Rebound, IHSG Dibuka Menguat 0,75%

Bestprofit - Rebound, IHSG Dibuka Menguat 0,75% | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (27/12) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (27/12/2018) terpantau rebound. IHSG dibuka menguat 0,75% di level 6.173,52 di awal sesi I. Penguatan IHSG hari ini menjadi angin segar setelah pada perdagangan kemarin, IHSG melemah sepanjang hari.
Volume perdagangan yang tercatat sampai dengan sepuluh menit awal perdagngan sebanyak 1,40 juta saham dengan frekuensi 32.237 kali transaksi. Pergerakan saham juga terpantau cukup aktif, di mana ada 213 saham naik, 50 saham turun, dan 73 saham stagnan pada sepuluh menit awal perdagangan.

BACA JUGA :
Jika sepanjang perdagangan kemarin sektor properti dan konstruksi menjadi pemberat pelemahan IHSG, lain halnya dengan hari ini. Dua sektor tersebut justru menjadi penopang penguatan IHSG karena hampir seluruh sahamnya terpantau menguat.
Beberapa saham sektor properti yang menguat, yaitu LPKR (JK:LPKR) (3,97%), PPRO (3,39%), BSDE (JK:BSDE) (2,07%), SMRA (JK:SMRA) (1,95%), ASRI (JK:ASRI) (1,91%), CTRA (JK:CTRA) (1,54%), dan PWON (JK:PWON) (0,855). Sementara itu, saham-saham konstruksi yang terpantau menguat terdiri atas PTPP (JK:PTPP) (3,61%), WSKT (JK:WSKT) (2,98%), UNTR (JK:UNTR) (2,76%), ADHI (JK:ADHI) (2,56%), INTP (JK:INTP) (1,80%), WIKA (JK:WIKA) (1,48%), dan JSMR (JK:JSMR) (0,93%). 

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Jumat, 21 Desember 2018

Nilai Kontrak Baru WSBP Capai Rp6,51 Triliun

Bestprofit - Nilai Kontrak Baru WSBP Capai Rp6,51 Triliun | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (21/12) - Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (JK:WSBP) berhasil membukukan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp6,51 triliun atau 99,2% dari target nilai kontrak baru sebesar Rp6,56 triliun, Hingga pertengahan Desember 2018.
Direktur Pemasaran & Engineering Waskita (JK:WSKT) Beton Precast, Agus Wantoro menyatakan bahwa WSBP optimis akan mencapai target NKB di tahun 2018 ini.
“Perolehan kontrak baru WSBP berasal dari proyek internal sebesar 63% yaitu Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing dan proyek lainnya. Sedangkanproyek yang berasal dari eksternal sebesar 37%, antara lain Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Bandara Kulonprogo, Proyek Pelabuhan Pattimban, dan proyek lainnya,” kata Agus di Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018.
Sebagai produsen precast terbesar di tanah air, konsistensi WSBP dalam penambahan kapasitas, juga dibarengi dengan pengembangan produk baru, antara lain rumah precast, tiang listrik beton, dan bantalan kereta api.

BACA JUGA :
Strategi dan keseriusan WSBP untuk pengembangan produk merupakan bagian komitmen dari strategi WSBP untuk mengembangkan pasar eksternal yang diharapkan terus meningkat dengan target kontribusi 40% di tahun depan.
Di mana peningkatan kontribusi pasar eksternal salah satunya melalui pengembangan produk baru tersebut di atas. WSBP juga menjaga sinergi dengan Grup Waskita untuk proyek-proyek yang bersifat pengembangan bisnis serta pengembangan produk lainnya.
Ke depannya, WSBP akan tetap mempertahankan kinerja yang sudah baik di tahun 2018 ini. Di mana kinerja WSBP tetap lebih tinggi dibandingkan kompetitor.
Sebelumnya, Anton YT Nugroho, Direktur Keuangan WSBP, mengemukakan Perseroan membukukan cashflow operasional positif sebesar Rp1,1 triliun pada 2018, dibandingkan minus Rp2,4 triliun pada 2017 dan pada 2016 minus Rp3 triliun.
Menurut Anton, cashflow operasional yang positif ini menjadi modal yang kuat bagi WSBP pada 2019. Ini disebabkan karena rasio posisi utang berbunga terhadap modal WSBP sebesar 0,77x, masih jauh dari batas yang ditentukan sebesar 2,5x.
Dengan ekuitas sebesar Rp7,45 triliun per September 2018, itu berarti WSBP masih memiliki kapasitas ruang pendanaan yang besar.
Kondisi keuangan perusahaan, kata Anton, semakin prima dengan melihat pencapaian di akhir tahun ini.
“Penerimaan termin yang sudah masuk mencapai Rp9,8 triliun. Kami terima lagi sampai akhir tahun 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Total (PA:TOTF) penerimaan Rp11,4 triliun. Jadi arus kas dari operasional akan surplus besar tahun ini,“ujarya.
WSBP sendiri telah menuntaskan proyek Tol Becakayu, yang merupakan proyek turnkey pertama WSBP. Proyek turnkey memiliki margin yang lebih besar dibandingkan non-turnkey. Namun sebagai kompensasinya kontraktor harus siap pendanaan sampai proyek selesai.
Saat ini WSBP masih menyisakan dua proyek turnkey, yaitu proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) dan Cimanggis-Cibitung.
Pembayaran termin KBLM sudah terealisasi sebesar Rp665 miliar. Dari nilai ini, sebesar Rp250 miliar merupakan pembayaran turnkey. Pada akhir Desember ini ada realisasi pembayaran lagi sebesar Rp1,6 triliun. Begitu juga untuk Cimanggis-Cibitung akan terealisasi pada 2019 dengan pembayaran termin sebesar Rp2,6 triliun. (*)

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Kamis, 20 Desember 2018

Bedak Bayinya Diduga Tercemar Asbes, Johnson & Johnson Justru Lakukan Buyback Saham $5 Miliar

Bestprofit - Bedak Bayinya Diduga Tercemar Asbes, Johnson & Johnson Justru Lakukan Buyback Saham $5 Miliar | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (20/12) - Johnson & Johnson JNJ, -2,90% mengumumkan rencana pembelian kembali saham baru Senin sore yang akan memungkinkan hingga $5 miliar dalam pembelian kembali saham.
Saham menguat sekitar 0,8% dalam perdagangan beberapa jam setelah pengumuman.
Saham perusahaan telah terpukul baru-baru ini setelah laporan pekan lalu bahwa perusahaan mengetahui ada asbes dalam bedak bayinya.

BACA JUGA :
"Berdasarkan kinerja kuat kami yang terus berlanjut dan, yang lebih penting, kepercayaan yang kami miliki dalam bisnis kami, Dewan Direksi dan tim manajemen percaya bahwa saham perusahaan adalah peluang investasi yang menarik," ungkap CEO Alex Gorsky dalam pengumuman Senin (18/12/2018), seperti dikutip dariMarketwatch, Selasa (18/12/2018).
Johnson & Johnson tidak berharap untuk mengeluarkan utang untuk mendanai program tersebut, menurut siaran pers, yang juga menegaskan kembali panduan penjualan dan pendapatan 2018.
Saham telah kehilangan 7,6% sepanjang tahun ini, karena indeks S & P 500 telah menurun 2,8%.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Rabu, 19 Desember 2018

Mengesankan, IHSG Ditutup Signifikan 1,55% di Akhir Sesi II

Bestprofit - Mengesankan, IHSG Ditutup Signifikan 1,55% di Akhir Sesi II | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (19/12) -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak mengesankan selama perdagangan hari ini, Rabu (19/12/2018). Pasalnya, sejak dibuka memerah, IHSG terus merangkak naik ke zona hijau hingga ditutup menguat 1,55% ke level 6.176,09 pada akhir perdagangan sesi II.
Data perdagangan RTI mencatat IHSG sempat jatuh di level terendah 6.076,22, nsamun berhasil mencapai level tertinggi di akhir perdagangan, yaitu 6.176,09. Volume perdagangan terpantau sebanyak 17,43 juta saham dengan frekuensi 418.741 kali transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp10,24 triliun.

BACA JUGA :
Sementara itu, pergerakan saham hingga sore hari ini tercatat sebanyak 231 saham naik, 166 saham turun, dan 125 saham stagnan. Sektor properti dan perbankan masih menjadi dua sektor yang paling banyak menopang penguatan IHSG pada perdagangan hari ini.
Saham-saham emiten properti terpantau mengalami penguatan hingga angka 3%. Beberapa saham tersbeut , yaitu SMRA (JK:SMRA) (3,75%), CTRA (JK:CTRA) (3,06%), ASRI (JK:ASRI) (3,05%), APLN (JK:APLN) (2,61%), BSDE (JK:BSDE) (1,61%), PPRO (1,54%), dan PWON (JK:PWON) (0,83%).
Sementara untuk saham-saham perbankan yang mengalami penguatan paling besar adalah BBCA (JK:BBCA) sebesar 3,26%, llau disusul oleh BBRI (JK:BBRI), BMRI (JK:BMRI), dan BBNI (JK:BBNI) dengan penguatan masing-masing sebesar 1,10%, 1,02%, dan 0,87%.
Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Selasa, 18 Desember 2018

2 Anak Usaha Lippo Group Lakukan Jual Beli Perusahaan Arsip

Bestprofit - 2 Anak Usaha Lippo Group Lakukan Jual Beli Perusahaan Arsip | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (18/12) - Dua perusahaan yang terdapat dalam naungan Lippo Group melakukan transaksi jual beli perusahaan. Hal tersebut terjadi setelah PT Lippo Karawaci Tbk (JK:LPKR) melego PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (JK:MFMI) kepada perusahaan yang masih berada dalam Lippo Group, yakni PT Multipolar Tbk (MLPL).
Selain kepada MLPT (JK:MLPT), anak usaha LPKR, PT Wisma Jatim Propertindo (WJP) juga menjual sahamnya kepada PT Cahaya Investama (CI) yang merupakan anak usaha dari MLPL.
LPKR dalam keterbukaan informasi mengungkapkan jika perseroan memiliki sebanyak 50,19 juta atau 49,8% saham di MFMI melalui WJP.

BACA JUGA :
Sekadar informasi, MFMI merupakan perusahaan yang bergerak dalam bisnis jasa manajemen kearsipan. Perseroan melakukan pengelolaan dan penataan arsip, pembuatan gudang arsip, pembuatan sistem, dan prosedur kearsipan dan korespondensi, implementasi penggunaan atau pengadaan perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). 

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM
PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : investing

Senin, 17 Desember 2018

Menang Lelang, WIUPK Dua Blok Tambang Antam Ditunda

Bestprofit - Menang Lelang, WIUPK Dua Blok Tambang Antam Ditunda | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (17/12) - PT Aneka Tambang Tbk (JK:ANTM) menyatakan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menunda penerbitan izin Wilayah Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) berkenaan dengan lelang dua blok tambang di Sulawesi.
SVP Corporate Secretary Antam, Apriandi H. Setia, mengungkapkan bahwa Antam telah memenangkan hasil lelang pemerintah untuk eksplorasi dua tambang, yaitu tambang Blok Bahodopi Utara dan tambang Matarape. Meskipun demikian, Antam belum dapat melakukan aktivitas eksplorasi sebab belum diterbitkannya WIUPK Antam oleh KESDM.
“Dirjen Mineral dan Batubara KESDM mematuhi saran Ombudsman RI (ORI) sehingga jangka waktu penerbitan WIPUK Antam statusnya ditunda sejak tanggal diterimanya surat Ombudsman tertanggal 06/09/2018,” jelas Apriandi dalam keterbukaan informasi yang diterima di Jakarta, Senin (17/12/2018).

BACA JUGA :
Penundaan penerbitaan WIUPK ANtam tersebut disinyalir lantaran ORI menemukan adanya dugaan maladministrasi dalam proses lelang kedua blok tambang tersebut.
Mengutip dari Kontan.com, Anggota Ombudsman RI, Laode Ida, menyatakan bahwa indikasi maladministrasi tersebut memang ada.
“Kedua Gubernur (Sulteng dan Sultra) juga ingin agar kewenangan hak kelola terhadap eks PT Inco berada di daerah,” jelas Laode.
Sementara itu, dari pihak Antam menyatakan telah mendapat surat penunjukan sebagai pemenang atas lelang kedua blok tambang tersebut pada Agustus 2018 lalu.
Berkenaan dengan surat penunjukkan tersebut, Antam mengaku telah memenuhi kewajiban dengan melengkapi dokumen permohonan dan pelunasan kompensasi data informasi (KDI). Selain itu, Antam juga telah membentuk dua perusahaan patungan (JVCO) yang akan mengelola WIUPK untuk setiap blok tambang tersebut.
“Kedua JVCO yang telah dibentuk tersebut secara terpisah telah mengajukan permohonan IUPK eksplorasi kepada Dirjen Mineral dan Batubara KESDM sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tambah Apriandi.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM


PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : investing

Jumat, 14 Desember 2018

Dolar AS Balas Dendam di Akhir Pekan Ini

Bestprofit - Dolar AS Balas Dendam di Akhir Pekan Ini | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (14/12) - Pergerakan nilai tukar dolar AS menunjukkan penguatan pada perdagangan spot hari ini, Jumat (14/12/2018). Penguatan dolar AS kali ini menjadi aksi balas dendam terhadap rupiah setelah kemarin rupiah berhasil menguat 0,72% di hadapan dolar AS.
Hingga pukul 09.25, data perdagangan RTI mencatat dolar AS menguat 0,32% di hadapan rupiah. Alhasil, rupiah harus kembali tertekan di level Rp14.546 per dolar AS.

BACA JUGA :
Aksi balas dendam dolar AS terpantau tidak hanya terjadi terhadap nilai tukar rupiah.Dolar AS juga bangkit menguat di hadapan mata uang utama dunia dan Asia.
Dolar AS terpantau menguat 0,05% di hadapan euro, menguat 0,28% di hadapan poundsterling Inggris, menguat 0,88% di hadapan dolar New Zealand, dan menguat 0,04% di hadapan franc Swiss.
Sementara itu, di hadapan mata uang Asia, dolar AS mampu menaklukkan mata uang-mata uang utama Asia, yaitu menguat 0,14% di hadapan yuan China, menguat 0,49% di hadapan won Korea, menguat 0,07% di hadapan dolar Singapura, dan menguat 0,09% di hadapan dolar Taiwan.
Pada pergadangan akhir pekan ini, dolar AS terpantau hanya melemah di dua mata uang utama Asia. Dolar AS melemah 0,06% di hadapan dolar Hongkong dan melemah 0,13% di hadapan yen Jepang.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM


PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : investing

Kamis, 13 Desember 2018

Jamkrindo Raih Penghargaan Internasional GPEA

Bestprofit - Jamkrindo Raih Penghargaan Internasional GPEA | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (13/12) - Abu Dhabi — Perum Jamkrindo memperoleh penghargaan bergengsi di tingkat internasional sebagai perusahaaan BUMN yang dipercaya menjadi lokomotif pertumbuhan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKMK). Perum Jamkrindo meraih penghargaan Best in Class Award dalam Kinerja dan Keuanggulan Bisnis skala Internasional pada ajang Global Perfomance Excellence Award (GPEA) 2018.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa, 11 Desember 2018.
Randi Anto mengatakan penghargaan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi atas kinerja baik Perum Jamkrindo. GPEA merupakan penghargaan tingkat internasional yang diberikan bagi perusahaan yang memiliki klasifikasi Business Excellence dengan mengikuti kriteria The Malcolm Baldrige National Quality Award atau MBNQA.
“Penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk berkinerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan bagi UMKMK,” kata Randi melalui keterangan resminya, Kamis 13 Desember 2018.

BACA JUGA :
Sebagai satu-satunya badan usaha milik negara (BUMN) di bidang penjaminan, Perum Jamkrindo mendukung pengembangan perekonomian nasional dengan melakukan penjaminan kredit UMKMK. Perum Jamkrindo memiliki fungsi utama untuk menjembatani UMKMK yang mempunyai usaha layak, tetapi belum memenuhi persyaratan teknis perbankan, khususnya pemenuhan agunan sehingga UMKMK tersebut dapat memperoleh akses keuangan.
Perum Jamkrindo bertekad untuk terus memperkuat peran strategisnya bagi perekonomian nasional dengan melakukan penguatan basis data UMKM. Sejak tahun 2016, Perum Jamkrindo melakukan pemeringkatan dan pendampingan UMKM. Pemeringkatan terhadap UMKM tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi informasi asimetris antara UMKM dan para lender (bank dan nonbank), untuk selanjutnya dapat mengurangi biaya perolehan debitur (biaya akuisisi).
”Tidak sebatas penjaminan kredit, Kami terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi UMKM ,” kata Randi.
Jamkrindo juga terus berupaya meningkatkan kinerja melalui berbagai inisiatif strategis serta berkomitmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka kerja sama baru kepada perbankan dan nonperbankan. Adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2018 tentang peran Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia telah membuka peluang Perum Jamkrindo untuk melakukan penjaminan yang lebih luas.
Setiap tahun Perum Jamkrindo mencatatkan kenaikan volume penjaminan. Pada kuartal III tahun 2018 total realisasi volume penjaminan tercatat sebesar Rp 126 triliun. Porsi terbesar diperoleh dari penjaminan Non-KUR sebesar Rp 85,18 triliun dan sisanya Rp 41,30 triliun merupakan penjaminan KUR.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM


PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : investing