Pages

Rabu, 31 Juli 2019

Bestprofit - Laba Per Saham Hm Sampoerna & Pendapatan tak sesuai ekspektasi di Q2

Bestprofit - Laba Per Saham Hm Sampoerna & Pendapatan tak sesuai ekspektasi di Q2 | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (31/07) - Hm Sampoerna melaporkan laba bersih per saham (EPS) untuk kuartal kedua yang mengungguli ekspektasi analis pada hari Kamis dan pendapatan tak penuhi perkiraan.
Earning per Share (EPS) atau laba bersih per saham adalah laba bersih dari perusahaan dibagi dengan jumlah saham yang diterbitkan perusahaan tersebut.
Perusahaan melaporkan laba per saham sebesar Rp30,00 dan pendapatan sebesar Rp26.914,3B. Survei EPS dari analis Investing.com diharapkan sesuai perkiraan yang dirilis sebesar Rp28,36 dengan laba Rp27.337,1B. 
BACA JUGA :
Data itu dibandingkan dengan EPS Rp26,48 dan pendapatan Rp26.021B pada periode yang sama awal tahun sebelumnya Perusahaan telah melaporkan EPS Rp30,87 dan pendapatan Rp23.806B pada kuartal sebelumnya.
Untuk tahun ini, saham Hm Sampoerna turun 20%, di bawah performa IDX Composite yang naik 2% dalam setahun hingga hari ini.
Hm Sampoerna Menyusul Laporan Keuangan Lain dari Sektor Konsumen/Non Siklikal di Bulan Ini
Pada 24 Juli, Unilever Indonesia melaporkan EPS kedua sebesar Rp248,23 dengan pendapatan Rp10.793B, dibandingkan dengan perkiraan EPS Rp248,23 serta pendapatan Rp11.410,24B.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Selasa, 30 Juli 2019

Bestprofit - Libra Facebook Bermasalah, WhatsApp Mau Luncurkan Fitur Pembayaran di India

Bestprofit - Libra Facebook Bermasalah, WhatsApp Mau Luncurkan Fitur Pembayaran di India | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (30/07) - WhatsApp mengumumkan akan meluncurkan layanan pembayaran dalam aplikasi akhir tahun ini. Layanan ini akan diluncurkan lebih dulu di India. Uji coba layanan pembayaran yang dilakukan pada standar UPI masih berlangsung.
Melansir ZDNetlayanan baru ini untuk memudahkan transaksi seseorang, seperti mengirim pesan. Menurutnya, layanan pembayaran Whatsapp sangat penting untuk mempercepat inklusi keuangan dan membawa jutaan orang ke dalam ekonomi digital India yang saat ini tumbuh signifikan.
"Kami tidak sabar untuk memberikan layanan ini kepada pengguna kami di seluruh India tahun ini," ujar Will Cathcart, Kepala Global WhatsApp, baru-baru ini.
BACA JUGA :
Peluncuran fitur pembayaran WhatsApp ini diumumkan ketika perusahaan induknya, Facebook, tengah menghadapi pengawasan dari anggota parlemen di seluruh dunia atas rencananya terjun ke sektor jasa keuangan melalui cryptocurrency bernama Libra.
Anggota Parlemen AS telah menyatakan bahwa upaya Facebook memasuki layanan keuangan itu bermasalah karena gagal menjaga data konsumen, terutama setelah mencuat isu bahwa jaringan sosial tersebut mengizinkan lebih dari 50 juta data penggunanya dipanen oleh Cambridge Analytica.
Sementara itu, Libra tidak mungkin diperdagangkan di India karena cryptocurrency padadasarnya telah dilarang tahun lalu di negara tersebut.
Whatsapp sendiri saat ini memiliki lebih dari 1,5 miliar pengguna aktif harian dan lebih dari 400 juta pengguna bulanan di India.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Senin, 29 Juli 2019

Bestprofit - Sinar Mas Land-Creative Nest Dukung Sineas Perfilman melalui Movie Industry Talks

Bestprofit - Sinar Mas Land-Creative Nest Dukung Sineas Perfilman melalui Movie Industry Talks | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (29/07) - Sinar Mas Land menggandeng Creative Nest menghadirkan acara Movie Industry Talks untuk para sineas film di Indonesia. Berlokasi di Auditorium GOP9, BSD City, acara ini dihadiri oleh berbagai nama besar dalam industri perfilman Indonesia.
Mengusung tema A Talkshow with Experienced & Talented People from Movie Industry, Movie Industry Talks membahas proses pembuatan film dan tips dalam mencetak karya film terbaik yang terbagi dalam tiga segmen besar: pre-Production, production, dan post-production.
Irawan Harahap, Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land, mengatakan, "Perfilman Indonesia adalah salah satu potensi yang sangat besar yang kita miliki. Beberapa tahun terakhir, perfilman telah memberikan banyak prestasi bagi Indonesia baik melalui penghargaan maupun cast film Hollywood yang diperankan aktor Indonesia."
Dia menamnahkan, "Movie Industry Talks ini, harapannya banyak pegiat perfilman atau anak-anak muda yang tertarik dalam industri perfilman bisa hadir dan tergerak untuk mencetak karya-karya masterpiece."
BACA JUGA :
Movie Industry Talks mempertemukan sineas film terbaik Indonesia dengan para audiens yang memiliki ketertarikan dalam dunia perfilman. Dalam talkshow kali ini, sineas berbincang dan berbagi pengalaman mengenai penulisan skrip, pemilihan angle film, perencanaan finansial, dan berbagai topik sebelum dimulainya proses produksi.
Dalam sesi ini, hadir Ody Mulya Hidayat (Produser Dilan 1990), Salman Aristo (Penulis Naskah Laskar Pelangi), dan beberapa nama besar lainnya. Lalu, dalam sesi production,topik yang dibahas seputar proses produksi film dengan menghadirkan Anggy Umbara (Director Warkop DKI Reborn), Wulan Guritno (Aktris), Rico Marpaung (Art Director, Suzanna), dan beberapa sineas lain.
Yang terakhir, sesi post-production membahas terkait editing, coloring, penambahan musik dalam film, dan topik menarik lain. Dalam sesi ini, Movie Talk Industry menghadirkan Aline Jusria (Editor Kulari ke Pantai), Adi Supriadi (Colorist dari The Raid 2), Satrio Budiono (Sound Designer Keluarga Cemara), dan sineas lain yang berpengalaman dalam post-production.
Asal tahu saja, Creative Nest Indonesia merupakan tempat belajar pelaku industri kreatif bertujuan membantu menyediakan pelatihan dan memberikan peluang kerja untuk berbagai industri kreatif di Tanah Air, sekaligus sebagai wadah berkumpulnya para insan kreatif indonesia dalam berkolaborasi.
Tempat belajar ini menyiapkan kelas animasi, virtual reality, augmented reality, graphic deSIgn, game design, coding, dan motion graphic.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Jumat, 26 Juli 2019

Bestprofit - ECB Beri Sinyal Longgarkan Kebijakan Bulan September

Bestprofit - ECB Beri Sinyal Longgarkan Kebijakan Bulan September | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (26/07) - European Central Bank (ECB) atau dikenal dengan Bank Sentral Eropa membuka pintu bagi penurunan suku bunga dan serangkaian langkah-langkah lanjutan untuk melonggarkan kebijakan moneter pada bulan September, dalam upaya keras untuk mendukung ekonomi zona euro yang melambat diakibatkan oleh perang dagang Amerika Serikat dengan China dan juga oleh pilihan jalan keluar "Hard Brexit" yang mendominasi.
Bank sentral tersebut meninggalkan suku bunga simpanan utamanya pada nilai -0,4% dan suku bunga refinancing pada angka 0%.
"Dewan Pemerintahan Bank mengharapkan suku bunga utama ECB tetap pada level mereka saat ini atau lebih rendah setidaknya sampai paruh pertama tahun 2020, dan dalam hal apa pun selama diperlukan untuk memastikan berlanjutnya konvergensi inflasi yang berkelanjutan hingga mencapai tujuan di atas jangka waktu menengah," cerita ECB dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan dewan pemerintahan penentu kebijakan.
Kata-kata kunci "atau lebih rendah" belum dimasukkan dalam pernyataan bulan-bulan sebelumnya. Reintroduksi tersebut menandakan bahwa bank sentral telah secara efektif mengabaikan niatnya untuk membuat langkah selanjutnya dalam kenaikan suku bunga.
ECB juga menurunkan isyarat lebih lanjut bahwa bisa memulai kembali program pembelian obligasi dalam upaya untuk membawa inflasi kembali ke level yang ditargetkan, di mana selama bertahun-tahun tetap di bawah target setelah "Krisis Keuangan Hebat".
BACA JUGA :
Bank sentral Eropa mengatakan dewan pemerintah "menggarisbawahi perlunya sikap kebijakan moneter yang sangat akomodatif untuk jangka waktu yang lama, karena tingkat inflasi, baik yang direalisasikan maupun yang diproyeksi, telah secara terus-menerus berada di bawah level yang sesuai dengan tujuannya."
Euro nyusruk ke level terendah Mei 2017 usai rilis berita. Pada pukul 18.57 WIB berada di level $1,1117, turun dari $1,1140 segera sebelum pengumuman.
Presiden Mario Draghi, yang hanya akan memimpin dua pertemuan lagi dari dewan pengatur kebijakan ECB sebelum mengundurkan diri pada bulan Oktober, akan mengadakan jumpa pers reguler pada pertemuan hari ini pukul 19.30 WIB.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Kamis, 25 Juli 2019

Bestprofit - Laba Amblas 10%, Saham Bank Danamon Jadi Sasaran!

Bestprofit - Laba Amblas 10%, Saham Bank Danamon Jadi Sasaran! | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (25/07) - Saham PT Bank Danamon Tbk (JK:BDMN) menduduki posisi teratas sebagai saham dengan pelemahan terdalam pada perdagangan bursa Kamis (25/07/2019). Pasalnya, di jeda siang ini saham BDMN terkoreksi hingga 3,32% dari level Rp5.375 per saham menjadi Rp5.100 per saham.

Koreksi tersebut sudah sedikit membaik, di mana sekitar pukul 10.00 WIB tadi, saham BDMN sempat amblas hingga posisi terendah di level Rp4.970 per saham. Tekanan jual menjadi faktor utama yang membuat saham BDMN sulit bergerak naik. Siang ini saja, nilai asing jual bersih atas saham BDMN mencapai Rp20,49 miliar.
Kendati begitu, perdagangan saham BDMN terbilang ramai karena sudah ada 17,77 juta saham yang diperjualbelikan sebanyak 4.961 klai transaksi dan nilai transaksinya mencapai Rp90,08 miliar.
BACA JUGA :
Asal tahu saja, pada penutupan perdagangan bursa kemarin, saham BDMN tercatat menguat 4,46% ke level Rp5.275 per saham. Keadaan mulai berbalik ketika manajemen BDMN merilis kinerja keuangan perusahaan untuk paruh pertama tahun 2019.
Dalam rilis tersebut, BDMN membukukan laba bersih sebesar Rp1,81 triliun, di mana angka tersebut turun hingga 10% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,01 triliun. Biaya dana (cost of fund) perusahaan yang tinggi dikatakan menjadi faktor amblasnya laba bersih perusahaan pada periode tersebut.
"Laba bersih yang tergerus karena tingginya biaya dana (cost of fund) perusahaan yang mengalami kenaikan sebesar 1% atau 100 bps sejak tahun lalu," jelas BDMN, Kamis (25/07/2019).

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Rabu, 24 Juli 2019

Bestprofit - Serius Garap Domestik, Pangsa Pasar Mitsubishi Fuso Capai 43,7%

Bestprofit - Serius Garap Domestik, Pangsa Pasar Mitsubishi Fuso Capai 43,7% | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (24/07) - Pangsa pasar Mitsubishi Fuso selama Januari-Juni 2019 mencapai 43,7%. Raihan ini membuat Mitsubishi Fuso bertahan sebagai pemimpin pasar yang tak terkalahkan selama 49 tahun berturut-turut.
Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Atsushi Kurita mengatakan bahwa gencarnya pembangunan ekonomi dan infrastruktur mendorong perusahaan untuk menciptakan kendaraan niaga yang lebih efektif dan efisien untuk segala kebutuhan bisnis dalam mendukung kegitan ekonomi di berbagai industri.
“Kami akan mendukung penuh pemerintah serta masyarakat Indonesia sebagai kendaraan transportasi yang menggerakkan ekonomi dan pembangunan,” kata Kurita di Jakarta, Sabtu (21/7/2019).
Ia menambahkan bahwa saat ini Mitsubishi Fuso diperkuat oleh jaringan terluas dan terlengkap dengan 229 dealer, 15 truck center 24 jam, serta lebih dari 5,000 toko suku cadang. 
Untuk sistem manajemen fleet terdepan, seluruh kendaraan Mitsubishi Fuso dilengkapi dengan Runner Telematics System sebagai fitur standar. Semua dapat dipantau dengan mudah hanya dengan satu klik pada komputer, laptop, tablet, dan mobile phone kapanpun dan di manapun.
BACA JUGA :
Kurita mengatakan sejak awal tahun lalu, sembilan varian fighter berhasil diluncurkan. Saat ini, enam varian baru kembali dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.
“Kelanjutan dari peluncuran produk fighter kali ini merupakan komitmen perusahaan dalam memperkuat segmen Medium Duty Truck (MDT), serta upaya dalam menyediakan variasi pilihan produk yang beragam dalam memenuhi kebutuhan bisnis konsumen,” tambahnya.
Enam varian baru yang diluncurkan yaitu FM 65FM (4x2), FM 65 FM Higear (4x2), FM 65FSL (4x2),FM 65 FSL Higear (4x2), FN 61 FL (6x2), FN 62FL HD (6x4). Kurita mengatakan varian baru ini memiliki variasi chassis panjang, medium, hingga super panjang, dapat mengangkut lebih banyak muatan dengan G.V.W mulai dari 16 hingga 26 ton.
“Dengan panjang chassis cab to end 6.6m hingga 9.8m, serta wheel base 5m hingga 7.1m memungkinkan konsumen membawa kapasitas lebih banyak dalam sekali angkut,” pungkasnya.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Selasa, 23 Juli 2019

Bestprofit - Mulai Berbenah, Tiga Entitas Anak Usaha Krakatau Steel Akan Melantai di BEI

Bestprofit - Mulai Berbenah, Tiga Entitas Anak Usaha Krakatau Steel Akan Melantai di BEI | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (23/07) - PT Krakatau Steel Tbk (JK:KRAS) berencana untuk mengantarkan tiga entitas anak usahanya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun ketiga entitas anak tersebut ialah PT Krakatau Tirta Industri, PT Krakatau Bandar Samudera, dan PT Industrial Estate.
Melansir dari Harian Neraca, Direktur Utama KRAS, Silmy Karim, mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah perusahaan dalam berbenah diri, terutama dalam hal membenahi fundamental perusahaan.
BACA JUGA :
Ia menyebut, saat ini pihaknya masih perlu berkonsultasi lebih dulu kepada Kementerian BUMN terkait dengan rencana tersebut. KRAS sendiri menargetkan ketiga entitas anak usahanya itu dapat melantai di BEI paling lambat tiga tahun dari sekarang.
"Kami masih mengkaji bagaimana jalan yang terbaik. Apakah optimalisasi sinergi dulu baru IPO atau mungkin sebaliknya," tegas Silmy, Jakarta, Selasa (23/07/2019).
Sebagai informasi, KRAS saat ini memang tengah fokus untuk berbenah. Dijerat oleh masalah keuangan perusahaan, di mana hingga Q1 2019, KRAS masih mencatat rugi sebesar US$62,3 juta, membuat KRAS perlu menyiapkan langkah strategis untuk bangkit.
Oleh karena itu, Silmy menyampaikan, KRAS akan mengoptimalkan berbagai lini bisnis yang dimiliki dan tidak lupa juga untuk melakukan optimalisasi aset, divestasi anak perusahaam, dan IPO entitas anak yang masuk dalam afiliasi.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing

Senin, 22 Juli 2019

Bestprofit - Komentar Pejabat Fed Jadi Fokus, Dolar A.S. Beranjak Naik

Bestprofit - Komentar Pejabat Fed Jadi Fokus, Dolar A.S. Beranjak Naik | PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (22/07) - Dolar A.S. beranjak naik Senin pagi di Asia setelah melemah pekan lalu menyusul pidato dari Presiden Federal Reserve New York John Williams (NYSE:WMB) yang menghidupkan kembali harapan pengurangan suku bunga yang besar pada pertemuan kebijakan the Fed berikutnya.
Indeks Dolar A.S. yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya bergerak naik 0,1% menjadi 96,875 pada pukul 12.01 WIB.
"Lebih baik mengambil tindakan pencegahan daripada menunggu bencana terjadi," tegas Williams dalam sebuah konferensi perbankan sentral. "Ketika Anda hanya memiliki begitu banyak stimulus yang Anda inginkan, ini perlu mengambil tindakan cepat untuk menurunkan suku bunga pada sinyal pertama dari kesulitan ekonomi."
Komentar itu menghidupkan kembali harapan bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebanyak 50 basis poin - daripada pandangan konsensus yang lebih moderat sebesar 25 basis poin - dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) 30-31 Juli mendatang.
Presiden A.S. Donald Trump mengatakan ia “menyukai” pernyataan Williams dan bahwa ia yakin “100% benar karena the Fed ‘menaikkannya’ terlalu cepat & terlalu dini. Juga harus berhenti dengan pengetatan kuantitatif yang gila."
Pada hari Jumat, James Bullard, anggota lain dari bank sentral A.S., mengatakan ia lebih menyukai penurunan suku bunga sebesar seperempat poin tatkala para pejabat bertemu bulan ini.
Bullard menambahkan bahwa menjadi ketua Fed adalah "sesuatu yang ingin saya lakukan."
BACA JUGA :
"Jika saya pernah mendapatkan kehormatan itu, saya pasti akan menerimanya," ujar presiden Fed St. Louis tersebut kepada wartawan pada hari Jumat di New York. "Saya perhatikan telepon belum berdering untuk mendapatkan jabatan itu. Dan jelas hal tersebut adalah sesuatu yang bintang-bintang harus sejajar agar itu terjadi."
Pasangan EUR/USD turun tipis 0,04% ke 1,1215. Pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) akan diawasi dengan cermat di mana investor menunggu untuk melihat langkah apa yang mungkin diambil Mario Draghi untuk mendukung ekonomi kawasan euro.
Pasangan USD/JPY diperdagangkan menghijau 0,3% ke 107,96. Data manufakturJepang akan dirilis pada hari Rabu.
Pasangan GBP/USD tergelincir 0,1% dalam kekhawatiran atas prospek no-deal Brexit yang terus dibangun. Pound Inggris diperdagangkan mendekati level terendah 27 bulan terhadap dolar minggu lalu sebelum sedikit pulih pada Jumat.
Pasangan AUD/USD sedikit berubah pada 0,7038, sedangkan pasangan NZD/USD naik 0,2% menjadi 0,6776.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES


sumber : Investing