Pages

Kamis, 30 April 2020

Bestprofit - Lesi Kaki pada OTG Bisa Jadi Pertanda Covid-19

PT Bestprofit - Lesi Kaki pada OTG Bisa Jadi Pertanda Covid-19 | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (30/04) - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa radang dingin seperti lesi merah, ungu, atau biru yang menyakitkan di tangan atau kaki merupakan gejala awal infeksi Covid-19 pada anak-anak yang tampaknya sehat.

Gejala tersebut ditemukan pada populasi yang lebih muda, terutama anak-anak yang dinyatakan sebagai asimptomatik atau orang tanpa gejala (OTG) di Italia dan Amerika Utara.

Belum lama ini, Huffington Post melansir sebuah studi skala kecil di Italia yang menunjukkan bahwa hingga 20% responden memiliki masalah kulit. Pakar penyakit menular Dr. Ebbing Lautenbach mengatakan kepada USA Today bahwa kondisi kulit ini memiliki sensasi terbakar. Gejala itu diketahui muncul di jari kaki, tetapi juga ada pada sisi kaki anak-anak.

Hingga saat ini masih belum diketahui mengapa virus corona yang menyebabkan pandemi Covid-19 mengakibatkan gejala ini pada anak-anak. Namun, Lautenbach yang merupakan kepala penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Pennsylvania ini menuturkan bahwa teori awal menunjukkan pembekuan darah atau peradangan pembuluh darah bisa menjadi penyebabnya.

BACA JUGA :
Di sisi lain, seorang ahli dermatologi anak mengungkapkan bahwa dia melihat 30 kasus lesi berwarna cerah pada anak-anak dan remaja yang telah dites positif Covid-19.

"Kami tidak tahu pasti apakah itu terkait dengan Covid-19, tetapi ketika itu sangat umum sekarang selama pandemi dan terjadi pada pasien yang asimptomatik atau yang agak terpengaruh, tampaknya terlalu banyak kebetulan," ungkap Dr. Amy Paller dari Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern.

Karena lesi pada kaki atau tangan dianggap sebagai tanda awal Covid-19, Paller pun menyarankan para orang tua untuk melakukan tes antibodi pada buah hati mereka, dibandingkan tes Covid-19. Tidak seperti tes yang menentukan apakah seseorang terinfeksi Covid-19, tes antibodi dapat menunjukkan apakah seseorang sebelumnya pernah terkena virus tersebut.

Cara ini dapat membantu meringankan stres karena tertular penyakit, serta berkontribusi pada penelitian. Sementara, Esther Freeman, ahli dermatologi dan epidemiologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts, menjelaskan bahwa mereka yang memiliki gejala ini harus berbicara dengan penyedia layanan kesehatan.

Jika Anda telah mengesampingkan alasan lain untuk kondisi kulit, seperti kecenderungan anak terhadap lesi di masa lalu, ada baiknya memeriksanya dan jaga jarak dengan orang lain.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 29 April 2020

Bestprofit - Ditahan Telkom, BNI, dan Indofood, Bursa Bertahan di Zona Hijau

PT Bestprofit - Ditahan Telkom, BNI, dan Indofood, Bursa Bertahan di Zona Hijau | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (29/04) - Bursa saham regional kompak menguat pada perdagangan Rabu (29/04/2020) siang. Ketiga indeks saham Asia seluruhnya menghijau, yakni Hang Seng naik 0,27%, Shanghai naik 0,47%, dan Strait Times naik 0,55%. Sementara itu, indeks Nikkei masih stagnan.

Mengekor penguatan regional, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun bertahan di zona hijau sampai Rabu siang. 

Menutup perdagangan sesi pertama, IHSG parkir dengan apresiasi 0,44% ke level 4.549,29. Jangkauan gerak IHSG berada mulai dari level terendah di 4.523,96 hingga level tertinggi di 4.556,41.

BACA JUGA :
Sejumlah 3,26 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 274.545 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp2,86 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 183 saham naik, 161 saham turun, dan 145 saham lainnya stagnan.

Meski masih terjadi, aktivitas obral saham di pasar modal mulai mereda dengan hanya tercatat net sell sebesar Rp199,87 miliar pada siang ini. 

Arus modal asing yang keluar dari bursa mampu ditahan oleh sejumlah saham yang ramai diborong asing, yakni saham PT Telekomunikasi Indonesia (JK:TLKM) Tbk (TLKM) senilai Rp65,4 miliar, PT Bank Negara Indonesia (JK:BBNI) Tbk (BBNI) senilai Rp14 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur (JK:INDF) Tbk (INDF) senilai Rp3,9 miliar.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 28 April 2020

Bestprofit - Luhut Resah 505.000 TKI Ingin Pulang, Pengamat Nilai Aneh: Jangan Cuma Mau Untungnya, Aja!

PT Bestprofit - Luhut Resah 505.000 TKI Ingin Pulang, Pengamat Nilai Aneh: Jangan Cuma Mau Untungnya, Aja! | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (28/04) - Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, mengkritik sikap Menteri Koordinator bidang Maritim dan Invenstasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang dinilai resah karena ratusan ribu TKI di Malaysia dan Taiwan ingin pulang ke Tanah Air.

Jerry menyatakan, seharusnya pemerintah mendukung keinginan para TKI yang disebut Luhut berjumlah 505.000 karena mereka penyumbang devisa negara.

"Jangan kita hanya butuh tenaga mereka, tapi perhatian tidak ada. Sebuah keanehan jika Luhut resah dan gelisah," kata Jerry, Selasa (28/4/2020).

BACA JUGA :
Jerry mengaku tidak tahu alasan keresahan yang dirasakan Luhut tersebut. Mengingat, keinginan pulang para TKI itu juga didasari oleh kebijakan pemerintah Malaysia dalam menangani penyebaran virus corona.

Dia menilai, daripada keselamatan TKI Indonesia di Malaysia dan negara lain terancam, lebih baik pulang ke Indonesia. Negara dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) harus menfasilitasi kepulangan mereka.

"Jadi, mereka (para TKI) wajib dilindungi," ujar Jerry seraya menyatakan bahwa penjelasan Umum UU No. 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin setiap warga negara Indonesia mempunyai hak dan kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.



Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 27 April 2020

Bestprofit - Dolar AS Alami Tekanan Jual Dipicu Rencana Pembukaan Ekonomi

PT Bestprofit - Dolar AS Alami Tekanan Jual Dipicu Rencana Pembukaan Ekonomi | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (27/04) - Dolar AS mengalami tekanan jual agresif pada awal perdagangan Senin (27/04) karena kini trader mulai menjauh dari safe haven didorong semakin banyaknya negara mengumumkan rencana pencabutan bertahap pembatasan covid-19.

Pada pukul 14.42 WIB, indeks dolar AS turun 0,43% di 100,007 menurut data Investing.com. GBP/USD naik 0,50% ke 1,2429 dan EUR/USD naik 0,15% di 1,0837.

Di tanah air, rupiah akhirnya ditutup menguat 0,1% di 15.385,0 per dolar AS hingga pukul 14.58 WIB.

Selama akhir pekan, jumlah kasus virus global terus menggambarkan situasi yang menggembirakan. Angka infeksi baru, kematian dan angka rawat inap semua turun dan negara dengan risiko korban tinggi seperti Italia dan Spanyol berencana untuk membuka kembali perekonomiannya.

BACA JUGA :
Menambah nada positif yakni adanya stimulus lanjutan dari Bank of Japan pada Senin sebelumnya. BOJ kemungkinan melakukan pembelian obligasi pemerintah Jepang tanpa batas dan juga meningkatkan plafon obligasi korporasi dan surat berharga komersial menjadi 20 triliun yen. USD/JPY pun melemah 0,27% di 107,21.

Sementara negara Eropa yang paling terpukul covid-19, Italia, telah mengumumkan rencana mengurangi tindakan karantina wilayah nasional mulai 4 Mei. Di pusat kekuatan ekonomi kawasan, Jerman, produsen mobil besar di dunia, Volkswagen (DE:VOWG_p), pada hari Senin memulai kembali aktivitasnya di kantor pusat Wolfsburg.

Di Inggris, Perdana Menteri Boris Johnson kembali bekerja setelah ia terkena virus, dan diharapkan untuk membahas rencana modifikasi - tetapi tidak menghapus - tindakan karantina wilayah, kemungkinan sebelum batas waktu 7 Mei ketika pemerintah secara hukum berkewajiban mengumumkan ulasan peraturan berikutnya.

Investor telah berburu dolar selama beberapa pekan terakhir di tengah berlanjutnya gejolak ekonomi akibat pandemi covid-19, yang menyebabkan arus masuk safe haven dan kekurangan dolar.

"Pemulihan penting ekuitas global selama bulan April sejauh ini mengisyaratkan beberapa kemungkinan efek penyeimbangan yang signifikan pada USD," kata analis di Danske Bank, dalam catatan penelitian. "Ini harusnya membuat USD negatif kali ini karena investor menyeimbangkan kembali posisi lindung nilainya atas aset USD menjelang akhir bulan."

Investor kini akan mengawasi pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan berakhir pada Rabu setempat dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) hari Kamis ini.



Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 24 April 2020

Bestprofit - Sedih! Bisnis Kecil di Italia Mulai Buka, tapi Mereka Masih Merana

PT Bestprofit - Sedih! Bisnis Kecil di Italia Mulai Buka, tapi Mereka Masih Merana | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (24/04) - Sejumlah besar penjual buku, alat tulis, dan bisnis pengrajin di Italia telah mulai membuka kembali setelah periode mencekam akibat virus corona di negara itu. Ada perasaan gentar dan harapan, bahwa bisnis dapat kembali normal.

Pembatasan nasional pada kehidupan publik dan bisnis telah keras pada banyak usaha kecil dan menengah (UKM) di Italia, banyak di antaranya milik keluarga dan diturunkan dari generasi ke generasi, sering kali melewati periode yang bergejolak dalam perekonomian.

Dilansir dari BBC di Jakarta, Jum'at (24/4/2020) setelah Covid-19, pemilik bisnis tau betuk bahwa butuh waktu lama bagi bisnis mereka, dan kebiasaan belanja untuk kembali normal.

BACA JUGA :
"Saya sangat senang membuka kembali toko buku, meskipun itu akan sangat sulit," ujar Paola, pemilik toko buku di Roma bersama saudara perempuannya Lavinia, kepada CNBC tepat sebelum pembukaan kembali.

″(Tidak ada) orang di sekitar karena langkah-langkah sosial menjauhkan dampak besar, terutama di tempat-tempat kecil seperti kita. Pasti, itu tidak akan seperti sebelum Covid-19. Lockdown sangat sulit,” kata Paola.

Hal ini lantaran mereka tidak memiliki penghasilan sementara uang sewa masih harus dibayar. Selain kepentingannya sebagai perusahaan keluarga, UKM Italia dipandang oleh banyak orang sebagai tulang punggung ekonomi negara.

Menurut data, UKM di Italia menghasilkan 66,9% dari keseluruhan nilai tambah dalam "ekonomi bisnis non-finansial" Italia, melebihi rata-rata UE 56,4%, menurut data Uni Eropa dari tahun lalu.

Bagian pekerjaan yang dihasilkan oleh UKM bahkan lebih besar, yaitu 78,1%, dibandingkan dengan rata-rata UE sebesar 66,6%. Perusahaan mikro (yang mempekerjakan hingga sembilan orang) sangat penting, menyediakan 44,9% lapangan kerja, dibandingkan dengan rata-rata UE sebesar 29,7%.

Hari ini, UKM Italia menghadapi tantangan besar karena ekonomi negara itu diperkirakan berkontraksi 9,1% pada tahun 2020.

Sebagaimana telah diketahui, Italia menjadi pusat pandemi di Eropa, dengan lebih dari 189.000 kasus dikonfirmasi dan lebih dari 25.000 kematian, menurut Worldometers hari Jum'at (24/4/2020) pukul 12.53 WIB.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 23 April 2020

Bestprofit - Ada Ubi Ada Talas, Ada Budi Ada Balas: Prodia Bakal Hadiahkan Rp105,13 Miliar ke Pemegang Saham

PT Bestprofit - Ada Ubi Ada Talas, Ada Budi Ada Balas: Prodia Bakal Hadiahkan Rp105,13 Miliar ke Pemegang Saham | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (23/04) - PT Prodia Widyahusada (JK:PRDA) Tbk (PRDA) mengantongi laba bersih Rp210,3 miliar pada sepanjang tahun 2019. Sebagai wujud balas budi, setengah dari keuntungan tersebut atau sebesar Rp105,13 miliar akan dihadiahkan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen tunai.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengungkapkan bahwa total dividen tersebut nilainya jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp87,73 miliar. Untuk tahun ini, dividen yang akan diterima pemegang saham mencapai Rp112,139 untuk setiap lembar saham yang dimiliki.

"Kami berhasil mempertahankan profitabilitas yang tinggi di kondisi yang penuh tantangan. Kinerja perusahaan yang baik pada tahun 2019 memungkinkan kami untuk memberikan dividen sebesar 50% dari laba bersih perusahaan untuk tahun buku 2019, sekalipun saat ini kita sedang menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu terkait pandemi Covid-19," tegas Dewi, jakarta, Kamis (23/04/2020).

BACA JUGA :
Ia menambahkan, Prodia akan terus fokus untuk melanjutkan strategi perusahaan, baik untuk meningkatkan pendapatan, mengendalikan biaya operasional, maupun menggunakan sistem automasi dan teknologi informasi guna meningkatkan layanan bagi pada pelanggan.

"Kmi optimis dapat terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham," sambungnya.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2019, Prodia mengantongi kenaikan laba bruto sebesar 10,42% menjadi Rp1,04 triliun. Hal itu berdampak pada kenaikan laba bersih sebesar 19,84% dari Rp175,45 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp210,3 miliar pada tahun 2019.

Pendapatan bersih perusahaan juga meningkat 9,03% dari Rp1.599,76 miliar menjadi Rp1.744,27 miliar di tahun 2019. Dengan capaian margin 18,12%, EBITDA Prodia meningkat 13,89% dari Rp277,49 miliar di tahun 2018 menjadi Rp316,03 miliar.

"Menghadapi tahun 2020, kita semua memiliki tantangan adanya pandemi Covid-19. Untuk mempertahankan kinerja perusahaan, Prodia tetap berkomitmen dalam meningkatkan produktivitas perusahaan melalui efisiensi dan efektivitas kerja tim," lanjut Dewi.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 22 April 2020

Bestprofit - Hati-hati Zoom, Whatsapp Tambah Jumlah Peserta Video Call Jadi 8 Orang

PT Bestprofit - Hati-hati Zoom, Whatsapp Tambah Jumlah Peserta Video Call Jadi 8 Orang | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (22/04) - Krisis covid-19 telah menciptakan para pemenang dan pecundang di seluruh bidang teknologi. Contohnya, aplikasi berbagi tumpangan telah mengalami penurunan karena kebijakan perlindungan tetap di rumah yang meluas sementara permintaan untuk aplikasi rapat jarak jauh dan alat komunikasi telah meningkat.

Mengutip Venture Beat Selasa (21/04), tren ini cukup menarik karena layanan yang dirancang untuk kasus penggunaan khusus kini diberikan wadah kehidupan baru tatkala dunia usaha dan konsumen mencari alat untuk memenuhi kebutuhan yang berkembang.

Saat ini, platform konferensi video Zoom melonjak dari hanya 10 juta pengguna setiap harinya selama bulan Desember menjadi lebih dari 200 juta pengguna pada bulan Maret dan telah menjadi aplikasi yang menentukan di era wabah covid-19. 

BACA JUGA :
Tidak lagi hanya untuk lahan usaha, Zoom Video Communications Inc (NASDAQ:ZM) kini digunakan luas untuk melaksanakan pendidikan daring, kelas kebugaran, dan membantu antar keluarga dan teman-teman tetap menjalin komunikasi.

Mengantisipasi perkembangan tersebut, Whatsapp yang dimiliki Facebook Inc (NASDAQ:FB), akhirnya membuat terobosan dengan menambah jumlah peserta video call kelompok yang tadinya hanya 4 orang ditambah menjadi 8 orang, dan untuk tahap awal tersedia melalui versi aplikasi beta.

Jika ingin menggunakan fitur baru WhatsApp ini, semua peserta dan pengguna perlu mengunduh versi beta 2.20.50.25 dari aplikasi iOS (tersedia dari TestFlight) dan atau versi beta 2.20.133 untuk Android.

Untuk memulai panggilan, bisa memilih tab Panggilan dan pilih peserta yang ingin diajak, atau dengan menekan tombol panggilan dalam obrolan grup yang terdiri dari delapan orang.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 21 April 2020

Bestprofit - Rugi Rp265 T, Raksasa Investasi Miliarder Jepang Babak Belur

PT Bestprofit - Rugi Rp265 T, Raksasa Investasi Miliarder Jepang Babak Belur | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (21/04) - Beberapa bulan lalu, SoftBank tampaknya bisa kembali bangkit dari masa sulit. Namun, 2020 malah menjadi titik rendah baru bagi perusahaan dan pimpinan miliardernya, Masayoshi Son. Untuk bisa kembali ke jalur kejayaan, SoftBank perlu mengambil tindakan cepat.

Pekan lalu, SoftBank mengalami kerugian US$17 miliar (sekitar Rp265,5 T) dari total dana US$100 miliar (sekitar Rp1,6 kuadriliun) yang disalurkan oleh Vision Fund karena Uber dan Oyo terpukul dampak corona. Ada pula tambahan writedown pada investasi lain, terutama WeWork.

Bahkan, laporan Financial Times yang dikutip Selasa (21/4/2020) menyebut, "dua direktur senior WeWork menggugat SoftBank setelah membatalkan rencana membeli US$3 mliar saham (WeWork) dari karyawan grup manajemen properti, investor yang ada, dan Adam Neumann."

SoftBank berjaya ketika berfokus mempertaruhkan modal ke perusahaan teknologi besar, yang paling terkenal ialah Alibaba, raksasa e-commerce yang berbasis di China. Namun, volume uang yang telah diinvestasikan dalam unit Vision Fund telah memutarbalikkan keadaan bagi Son dan perusahaan.

BACA JUGA :
Mayoritas kegagalan investasi yang mengancam SoftBank berasal dari 'taruhan' miliarder Son di Vision Fund. Penyimpangan tata kelola perusahaan, seperti kurangnya perencanaan suksesi yang jelas, patut dipertanyakan.

Terlebih, Masayoshi Son menguasai 25% saham di SoftBank, menimbulkan pertanyaan: sejauh mana kepentingan pribadi memengaruhi tindakannya di perusahaan? Perlu diketahui, pada Maret lalu, Son menjadikan 60% sahamnya di SoftBank sebagai jaminan pinjaman pribadinya.

Beberapa analis menilai, "SoftBank dan pendirinya secara efektif telah saling bergantung dalam menggunakan modal pinjaman untuk meraih keuntungan maksimal lewat investasi."

Sekadar informasi, ketika harga saham SoftBank naik bulan lalu, perusahaan mengumumkan penjualan aset US$41 miliar untuk mendanai buyback saham dan mengurangi beban utang.

"SoftBank kemungkinan akan menjual sebagian saham di Alibaba, itu bisa menimbulkan ketidakstabilan (di perusahaan)," kata analis.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 20 April 2020

Bestprofit - Obat Mujarab Corona Gemparkan Global: Dolar AS Membabi Buta, Rupiah Terlunta-Lunta!

PT Bestprofit - Obat Mujarab Corona Gemparkan Global: Dolar AS Membabi Buta, Rupiah Terlunta-Lunta! | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (20/04) - Masyarakat dunia digemparkan oleh temuan obat mujarab untuk virus corona oleh perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Gilead Sciences.

Gilead Sciences mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil menguji coba obat tersebut kepada para pasien Covid-19. Hasilnya, sebagian besar pasien berangsur pulih hingga akhirnya dinyatakan sembuh setelah mengonsumsi obat tersebut.

Hal itu tak ayal menjadi titik terang bagi AS dalam menangani wabah yang telah menewaskan ribuan nyawa masyarakat Paman Sam. Bukan hanya itu, temuan obat tersebut juga menjadi sentimen positif penggerak dolar AS sehingga menjadi salah satu mata uang terkuat di dunia.

Secara membabi buta, dolar AS menyerang hampir semua mata uang global, seperti doar Australia, dolar Kanada, euro, poundsterling, dolar New Zealand, dan franc. Bahkan, sebagian besar mata uang Asia juga lumpuh di hadapan dolar AS, misalnya yuan, yen, won, dolar Singapura, dan rupiah. Hanya dolar Taiwan, baht, dan dolar Hong Kong yang kebal terhadap dolar AS.

BACA JUGA :
Perlu diketahui, di antara sederet mata uang tersebut, rupiah menjadi yang paling tertekan di hadapan dolar AS. Sejak pembukaan pasar, rupiah sudah bergerak melemah hingga ke level terdalamnya di angka Rp15.507 per dolar AS. Hingga pukul 09.43 WIB, rupiah terdepresiasi sedalam -0,32% ke level Rp15.480 per dolar AS.

Minimnya sentimen juga membuat rupiah terlunta-lunta secara global. Tiga mata uang utama di dunia lainnya ikut menekan rupiah, yakni dolar Australia (-0,01%), poundsterling (-0,17%), dan euro (-0,23%).

Begitu pun juga dengan pasukan Asia yang saat ini unggul terhadap rupiah, seperti dolar Taiwan (-0,45%), dolar Hong Kong (-0,30%), yuan (-0,23%), baht (-0,19%), dolar Singapura (-0,10%), won (-0,08%), dan yen (-0,06%). Untungnya, rupiah sedikit lebih baik daripada ringgit (0,28%).


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 17 April 2020

Bestprofit - Inovasi di tengah Pandemi: Morula IVF Hadirkan Promil di Rumah Aja

PT Bestprofit - Inovasi di tengah Pandemi: Morula IVF Hadirkan Promil di Rumah Aja | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (17/04) - Morula IVF Indonesia melakukan inovasi di tengah kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 dengan meluncurkan beberapa paket kesuburan komprehensi #PromildiRumahAja.

Chief Executive Officer Morula IVF Indonesia, Ivan Sini, mengatakan program ini diciptakan untuk mendukung anjuran pemerintah yakni #StayatHome dan #SocialDistancing sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Di sisi lain, Morula IVF terus berupaya untuk melayani para perempuan yang berjuang untuk mewujudkan impian memiliki buat hati dengan program IVF ataupun para perempuan yang tengah hamil dan menanti kelahiran buat hati.

"Melalui program hamil ini, para pejuang buah hati tidak harus bolak-balik ke rumah sakit," katanya di Jakarta, belum lama ini.

BACA JUGA :
Ivan Sini menjelaskan Morula IVF Indonesia memiliki beberapa produk paket yakni #FertilityatHome, #IVFdiRumahAja dan #IVFdiHotelAja, IVF and Fertility Meals recommended by @morulafood, dan Morula Fertility Webinars.

Disampaikan, program #FertilityatHome menawarkan berbagai benefit kepada para pasien maupun calon pasien untuk tetap menjalani program kehamilan dengan aman ataupun kontrol kehamilan secara online dengan dokter-dokter obgyn di Morula IVF Jakarta.

Paket di program ini meliputi konseling kesuburan, konseling gizi, konseling psikologi, IVF and Fertility Meals selama 14 hari bagi suami dan istri, basic fertility screening (BFS) package, rapid test covid-19, online cooking class, dan fertility yoga and meditation.

Sedangkan, untuk paket #IVFdiRumahAja dan #IVFdiHotelAja dapat digunakan oleh pasangan yang mempunyai indikasi dan memenuhi kriteria untuk menjalankan program kehamilan dengan bayi tabung di Morula IVF Indonesia. Ivan Sini mengatakan Morula IVF akan menerapkan screening yang ketat selama program dengan mengutamakan aspek safety.

"Di musim pandemi seperti saat ini kami berupaya selektif menjalankan program bayi tabung. Program kehamilan khususnya bayi tabung, bukan berarti tak diperbolehkan selama pandemi. Kami berupaya selektif. Misalnya, soal usia tidak bisa menunggu pandemi selesai. Usia wanita 35 tahun ke atas cenderung sudah berkurang sel telurnya," kata dia.

Dijelaskan, paket #IVFdiRumahAja dan #IVFdiHotelAja meliputi paket obat, paket tindakan, pemeriksaan laboratorium untuk istri dan suami, konsultasi dokter + USG (dua kali) dan konsultasi dokter secara online (satu kali), analisis sperma, timelapse, susu tinggi protein, IVF and fertility meals recommended by @morulafood, Covid-19 PCR Swab Test untuk suami dan istri, serta paket menginap di Hotel Daima Norwood Menteng (untuk paket #IVFdiHotelAja).


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 16 April 2020

Bestprofit - 3 Inovasi Perusahaan Food Delivery di Tengah Wabah Corona

PT Bestprofit - 3 Inovasi Perusahaan Food Delivery di Tengah Wabah Corona | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (16/04) - Pandemi virus corona yang membuat banyak orang harus berdiam diri di rumah ikut meningkatkan sistem perusahaan makanan food delivery.

Demi keamanan orang-orang yang khawatir akan penularan virus corona, serangkaian inovasi pun dilakukan oleh berbagai perusahaan food delivery.

Lantas, apa saja inovasi yang mereka lakukan? Simak di sini!

1. Menampilkan Suhu Tubuh

Platform pengiriman makanan terbesar di India seperti Zomato, Swiggy dan Rebel Foods, yang menjalankan merek Behrouz Biryani berbagi pembacaan suhu dari kurir, koki dan personel lain yang terlibat dalam membuat makanan.

Hal ini dilakukan agar pelanggan merasa aman di tengah ketakutan akan virus corona (COVID-19). Selama beberapa minggu terakhir sudah mulai disorot restoran yang melakukan pemeriksaan suhu secara teratur lebih menonjol pada aplikasi mereka.

BACA JUGA :
2. Kirim Pakai Drone

Meituan Dianping, aplikasi pengiriman, meningkatkan opsi "pengiriman tanpa kontak" melalui drone dan robot. Perusahaan Shenzhen MicroMultiCopter mengerahkan lebih dari 100 drone ke banyak kota di China yang dapat berpatroli di daerah dan mengamati kerumunan dan lalu lintas dengan lebih efisien.

Mereka yang tidak mengenakan topeng di ruang publik dapat diidentifikasi. Robot terbang ini juga digunakan untuk menyiarkan informasi ke area yang lebih besar daripada pengeras suara tradisional.

3. Kirim Pakai Robot

Perusahaan teknologi seperti JD.com dan lainnya telah meningkatkan tantangan mereka untuk mendapatkan lebih banyak robot yang dapat diberangkatkan untuk melakukan pengiriman seperti pasokan medis dalam lingkungan perawatan kesehatan.

Startup Pudu Technology yang berbasis di Shenzhen juga melakukan pengiriman obat dan makanan dengan robot yang memiliki tujuan untuk mengurangi infeksi silang virus corona.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 15 April 2020

Bestprofit - Senada dengan Sang Suami, Istri Bill Gates: Setelah Pandemi Berakhir, Psikis Manusia Bakal Berubah

PT Bestprofit - Senada dengan Sang Suami, Istri Bill Gates: Setelah Pandemi Berakhir, Psikis Manusia Bakal Berubah | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (15/04) - Pandemi virus corona yang berlangsung sejak awal tahun 2020 ini menjadi momok yang cukup membawa banyak perubahan di dunia. Istri Bill Gates, Melinda Gates meramal akan ada banyak hal berubah secara permanen, seperti psikis manusia.

"Saya berpikir akan ada hal-hal yang berubah secara permanen. Psikis kita akan berubah secara permanen. Kita melakukan beberapa hal tentang bagaimana lebih banyak rapat secara online. Kita belajar bagaimana memperhatikan satu sama lain," ujar Melinda dalam wawancara dengan Business Insider yang dikutip Rabu (15/4/2020).

BACA JUGA :
Virus corona (COVID-19) yang tengah merebak ini memang berdampak pada cara kerja dan hidup manusia. Ketika banyak rutinitas dilakukan di luar rumah, kini banyak orang harus terbiasa bekerja dan sekolah dari rumah.

Tak sedikit dari mereka yang akhirnya memanfaatkan teknologi untuk melakukan pertemuan secara online. Banyak juga yang ramai membantu para lansia di kota masing-masing dengan mengirimkan makanan atau menghubungi para lansia tersebut untuk mengetahui kondisinya.

Belum lama ini, Yayasan Bill & Melinda Gates telah menyumbangkan sebesar USD 100 juta untuk menangani COVID-19 yang telah menjangkit mayoritas negara di dunia.

Saat ditanya, apakah kondisi dunia akan kembali normal? Melinda menjawab:

"Tidak ada yang benar-benar tahu jawabannya. Itu benar-benar ketika kita mendapatkan vaksin dalam skala besar yang bisa memakan waktu sekitar 18 bulan,"



Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 14 April 2020

Bestprofit - Corona Jadi Bencana Nasional, Jokowi Serukan Gubernur Hingga Wali Kota untuk...

PT Bestprofit - Corona Jadi Bencana Nasional, Jokowi Serukan Gubernur Hingga Wali Kota untuk... | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (14/04) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi menerapkan pandemi virus corona atau Covid-19 sebagai bencana nasional.

Hal tersebut mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Penyebaran Corona Virus Disiase (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional. Diketahui juga, Keppres tersebut diteken Jokowi pada Senin (13/4).

Berikut sejumlah poin ihwal penetapan bencana nasional. "Menyatakan bencana nonalam yang diakibatkan oleh penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional," demikian bunyi poin pertama.

BACA JUGA : Kemudian poin berikutnya, adalah penanggulangan bencana nasional akibat Covid-19 dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hal tersebut merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 yang diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran Corona Virus Dsease 2019 (COWD-L9) dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9) sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2O2O tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2O2O tentang Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2O2O tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Dsease 2019 (COWD-L9) melalui sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah," demikian poin nomor dua.

Selanjutnya, untuk poin ketiga, pemerintah pusat meminta Gubernur, Bupati, Walikota selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Covid-19 di daerah untuk memperhatikan kebijakan pemerintah pusat dalam membuat kebijakan daerah.

"Gubernur, bupati, dan walikota sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9) di daerah, dalam menetapkan kebijakan di daerah masing-masing harus memperhatikan kebijakan Pemerintah Pusat," demikian bunyi poin ketiga.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Senin, 13 April 2020

Bestprofit - Ada Kebijakan PSBB, Jamkrindo Lakukan Penyesuaian Operasional

PT Bestprofit - Ada Kebijakan PSBB, Jamkrindo Lakukan Penyesuaian Operasional | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (13/04) - PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo melakukan penyesuaian operasional sehubungan dengan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah antara lain Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Direktur Utama Jamkrindo, Randi Anto, mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung kebijakan PSBB yang dilakukan pemerintah dengan tetap beroperasi dan memberlakukan kebijakan operasional layanan dengan meminimalkan jumlah karyawan yang hadir bekerja di kantor.

"Saat ini mayoritas pegawai kami melakukan work from home. Di kantor pusat misalnya, dari 343 pegawai hanya sekitar 12 orang yang hadir ke kantor untuk memastikan layanan tetap berjalan," ujar Randi, Minggu (12/4/2020).

Unit kerja Jamkrindo di sekitar kantor pusat seperti Kantor Cabang Khusus Jakarta, Kantor Cabang Jakarta, Kantor Unit Pelayanan (KUP) Bogor, dan KUP Bekasi juga melakukan penyesuaian operasional dengan pemberlakuan WFH 100%. Para mitra Jamkrindo dapat langsung menjangkau para guarantee specialist Jamkrindo melalui kontak langsung ataupun melalui call center di 1500701.

BACA JUGA : "Dengan dukungan teknologi, seluruh insan Jamkrindo yang bekerja menggunakan sistem WFH difasilitasi bekerja secara remote dengan nyaman, efisien, dan tetap bisa melayani dengan tidak mengurangi produktivitas," ujar Randi.

Saat ini, Jamkrindo memiliki jaringan kerja di 9 kantor wilayah, 1 kantor cabang khusus, 56 kantor cabang, dan 16 kantor unit pelayanan (KUP). Adapun penyesuaian layanan hanya berlaku untuk wilayah-wilayah yang telah disetujui pemerintah memberlakukan PSBB. Adapun untuk kantor cabang lainnya, Randi memastikan kantor cabang masih beroperasi dengan penyesuaian tertentu seperti pembagian tim secara bergilir yang hadir ke kantor.

Terkait dengan mitigasi risiko, Jamkrindo telah mengeluarkan dan mengimplementasikan Protokol Keberlanjutan Bisnis (Business Continuity Protocol/BCP) Pengendalian Risiko Covid-19 di lingkungan perusahaan sejak beberapa waktu lalu. Jamkrindo berkomitmen mengutamakan keselamatan para mitra dan karyawan dalam mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Adapun BCP tersebut berisi beberapa prosedur yang harus dilakukan dalam mitigasi Covid-19 seperti edukasi tentang corona beserta gejalanya, informasi mengenai daftar rumah sakit rujukan pemerintah, standard operating procedur (SOP) penerimaan tamu, dan ketentuan perjalanan dinas. Selain itu, terdapat juga ketentuan dan prosuder penanganan karyawan terindikasi suspect Covid-19 serta pedoman dan prosedur kebijakan work from home.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Jumat, 10 April 2020

Bestprofit - Aplikasi Zoom Tak Punya Enkripsi, Senator AS Dilarang Keras Memakainya!

PT Bestprofit - Aplikasi Zoom Tak Punya Enkripsi, Senator AS Dilarang Keras Memakainya! | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (10/04) - Anggota Senat AS secara tegas melarang penggunaan aplikasi konferensi video Zoom karena masalah keamanan data yang belakangan jadi perdebatan, menurut laporan Financial Times, Kamis (9/4/2020).

Dampaknya, para senator pun diminta mencari platform alternatif dengan fungsi serupa dan melarang Zoom Video sepenuhnya.

"Senator telah diminta memilih aplikasi lain yang bisa digunakan untuk kerja jarak jauh," kata narasumber anonim yang telah melihat peringatan itu, dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, Zoom mengalami lonjakan penggunaan setelah para parpol, karyawan perusahaan, sekolah, organisasi, dan jutaan orang di seluruh dunia mulai bekerja dari rumah akibat karantina karena corona.

BACA JUGA : Namun, gelombang besar peningkatan pengguna itu melahirkan kecemasan terkait masalah keamanan, dari masalah enkripsi sesi pertemuan daring sampai melalui rute lalu lintas internet China.

Untuk mengatasi masalah itu, Zoom telah merekrut mantan Kepala Keamanan Facebook, Alex Stamos sebagai penasihat untuk meninjau praktik privasi dan keselamatan platform.

Selain senator AS, Google juga melarang penggunaan aplikasi Zoom versi desktop dari laptop perusahaan, begitu pula dengan SpaceX. Taiwan dan Jerman juga membatasi penggunaan Zoom.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Kamis, 09 April 2020

Bestprofit - Bursa Asia Beragam Jelang Rilis Data Pengangguran di AS

PT Bestprofit - Bursa Asia Beragam Jelang Rilis Data Pengangguran di AS | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (09/04) - Bursa saham Asia bergerak beragam pada Kamis (09/04) dengan investor menunggu rilis data mingguan tingkat pengangguran di AS hari ini.

Perkiraan yang disusun Investing.com menunjukkan bahwa sebanyak 5,25 juta warga Amerika mengklaim pengangguran dalam sepekan terakhir.

Hampir 10 juta warga Amerika telah di-PHK selama dua minggu sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,36% ke 19.284,00 pukul 10.33 WIB mengutip data Investing.com. Pergerakan ini tepat bersamaan dengan dimulainya hari kedua status darurat Jepang yang telah resmi dinyatakan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe pada Selasa.

Indeks KOSPI di Korea Selatan menguat 1,22% ke 1.829,13 setelah Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah sebesar 0,75%. Ini sesuai perkiraan analis yang disiapkan oleh Investing.com.

BACA JUGA :
Di Australia, S&P/ASX 200 melonjak 1,98% di 5.310,20. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,61% di 24.117,50. Shanghai Composite Cina meningkat 0,28% ke 2.823,27 dan Shenzhen Component naik 0,33% di 10.420,78.

Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,75% atau 34,53 ke 4.592,16.

Hugh Young dari Aberdeen Standard Investments mengatakan dalam wawancara dengan CNBC bahwa angka jumlah pengangguran di AS kemungkinan akan terlihat "cukup buruk."

“Kami telah melihat kenaikan awal yang singkat dan tajam (pada tingkat pengangguran) dan saya pikir di kala industri lain meninjau dampaknya pada bisnisnya - bahkan ketika bisnis masih dalam kondisi yang baik - masih akan merasakan pengurangan biaya yang semakin besar. Ini akan menjadi sangat brutal, saya perkirakan, dalam beberapa bulan ke depan," tambahnya.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Rabu, 08 April 2020

Bestprofit - BRI Restrukturisasi Kredit 134.000 UMKM Terdampak Corona

PT Bestprofit - BRI Restrukturisasi Kredit 134.000 UMKM Terdampak Corona | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (08/04) - PT Bank Rakyat Indonesia (JK:BBRI) (Persero) Tbk merestrukturisasi kredit sekitar 134.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak virus corona di Indonesia. Restrukturisasi ini merupakan implementasi dari Peraturan OJK (POJK) 11/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak penyebaran Covid-19.

Sekretaris Perusahaan BRI Amam Sukriyanto mengatakan restrukturisasi tersebut dilakukan sejak 16 Maret hingga 31 Maret 2020 dengan nilai plafon pinjaman yang direstrukturisasi mencapai Rp14,9 triliun.

"Skema restrukturisasi yang diberikan BRI untuk masing-masing debitur berbeda disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi, dengan catatan usahanya masih memiliki prospek yang baik dan secara personal debitur memiliki itikad baik atau kooperatif," ujarnya, Selasa (7/4/2020).

BACA JUGA :

Dia pun memastikan proses restrukturisasi kredit dilakukan dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dengan melakukan asesmen seberapa besar dampak Covid-19 ini terhadap usaha nasabah. Di sisi lain, implementasi relaksasi ini merupakan upaya melindungi dan menyelamatkan para pelaku UMKM di Indonesia akibat imbas dari penyebaran Covid-19.

Tidak hanya memberikan relaksasi, BRI juga memiliki berbagai program lain untuk mendorong pertumbuhan para pelaku UMKM. Adapun program tersebut di antaranya pendampingan dan konsultasi bisnis oleh lebih dari 38 ribu relationship manager (RM), membantu menjual produk UMKM melalui Indonesia mal, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan virtual dan juga melalui penyaluran berbagai jenis program CSR BRI.

Asal tahu saja, restrukturisasi adalah upaya perbaikan dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang kemungkinan sulit membayarkan cicilan kredit. Pihak bank umumnya akan melakukan restrukturisasi kredit melalui sejumlah kebijakan, misalnya menurunkan suku bunga kredit, memperpanjang jangka waktu kredit, mengurangi tunggakan bungan kredit, mengurangi tunggakan pokok kredit, menambah fasilitas kredit, atau mengonversi kredit jadi penyertaan modal sementara.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

Selasa, 07 April 2020

Bestprofit - Luhut Sebut Corona Tak Suka Cuaca Panas Indonesia, WHO Sebut Gak Ngaruh!

PT Bestprofit - Luhut Sebut Corona Tak Suka Cuaca Panas Indonesia, WHO Sebut Gak Ngaruh! | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (07/04) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan berjemur sinar matahari dengan termperatur lebih dari 25 derajat Celcius tidak bisa mencegah infeksi virus corona baru atau COVID-19.

Senin, 06 April 2020

Bestprofit - Industri Penerbangan Lesu Akibat Corona, Bahkan Ada Maskapai yang Cuma Bawa 1 Orang

PT Bestprofit - Industri Penerbangan Lesu Akibat Corona, Bahkan Ada Maskapai yang Cuma Bawa 1 Orang | PT Best Profit Futures Pontianak


Bestprofit (06/04) - Pernahkah Anda melihat pesawat komersial hanya membawa sedikit penumpang? Pemandangan seperti itu sudah jadi hal biasa bagi berbagai maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) seiring berkurangnya jumlah penumpang akibat wabah corona.

Mengutip VoA Indonesia, American Airlines Group Inc menerbangkan 119 pesawat dari bandara Washington Reagan National pada Jumat 3 April 2020. Delapan dari penerbangan itu hanya memiliki satu orang penumpang, dan banyak penerbangan hanya memiliki segelintir penumpang, kata seorang pejabat American.

Pada hari yang sama tahun lalu, American mengoperasikan 254 penerbangan dari bandara yang sama.

BACA JUGA :
Awak kabin terus melakukan pekerjaan mereka, meskipun sebagian memberitahu Reuters bahwa mereka khawatir terjangkit virus dan menularkannya kepada anggota keluarga yang rentan di rumah.

Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) AS memeriksa 129.763 pelancong pada Jumat (3/4) dibandingkan 2.48 juta pada hari yang sama setahun lalu, menurut data harian yang dimuat di situsnya.

Maskapai-maskapai AS, yang mengaku "menghanguskan uang" setiap hari, telah mengajukan bantuan pemerintah untuk membantu mereka membayar upah pegawai dan memastikan mereka memiliki staf terlatih yang cukup, begitu krisis mereda dan permintaan pulih.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Sabtu (4/4) melaporkan 277.205 kasus virus korona baru, naik 37.926 kasus dari penghitungan sebelumnya, dan mengatakan jumlah kematian telah naik sebanyak 1.150 menjadi 6.593.


Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing