Cara Melaporkan Tindak Kecurangan PILPRES 2014

Selasa, 15 Juli 20140 komentar

Bestprofit Futures - Cara Melaporkan Tindak Kecurangan PILPRES 2014

Berbagai modus penggelembungan suara dalam pemilihan presiden ditemukan di berbagai tempat. Di Malaysia, ada modus penggelembungan suara dengan memanfaatkan pengiriman surat suara via pos dan drop box.

Pemantau pemilu Malaysia dari Migrant Care, Siti Badriah, mengatakan pemilih di Malaysia berjumlah 420.643 orang. Tapi separuh pemilih justru dilayani lewat pos. Ia menganggap cara ini rawan kecurangan. “Dari dulu kami memprotesnya,” kata Siti pekan lalu. Menurut data yang diperoleh Siti, panitia mengirimkan 246.626 surat suara melalui pos. Ada ratusan surat suara yang ditujukan ke satu alamat, lalu alamat yang dituju membagikannya kepada para pemilih.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kuala Lumpur Khairul Hamzah mengatakan panitia mendistribusikan surat suara melalui pos pada 27 Juni 2014 dan via drop box pada 1-3 Juli 2014. Surat suara yang dikirim lewat drop box diantar ke perusahaan yang mempekerjakan banyak tenaga kerja Indonesia. Pemilik perusahaan lalu membagikannya kepada pekerjanya. “Pertimbangannya, saat itu banyak TKI tidak ada di rumah karena pergi bekerja,” kata Taufik melalui telepon, Jumat pekan lalu.

Seorang saksi mengatakan ribuan surat suara dikirimkan ke kantor sejumlah partai politik cabang Kuala Lumpur. Jumlahnya bervariasi, antara 2.500 dan 3.000. Seorang pengurus partai pendukung Prabowo-Hatta mengatakan ribuan surat suara itu akhirnya ditusuk anak buah saksi tersebut. “Semua untuk nomor satu,” ujarnya sambil terkekeh.

Khairul mengatakan tak mendapat informasi itu. Adapun Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri Kuala Lumpur Tengku Adnan membantah kabar bahwa panitia mengirim surat suara ke pengurus partai.

Saksi Jokowi-Jusuf Kalla di Kedutaan Besar Indonesia untuk Malaysia, Indah Ernawati, mengatakan sempat menemukan kejanggalan saat penghitungan suara, Kamis pekan lalu. Pada satu kawasan di Selangor, semua surat suara tercoblos untuk Prabowo-Hatta. Penghitungan ini bersumber dari surat suara yang disalurkan lewat drop box.

Keganjilan lain, kata dia, yakni coblosan surat suara hampir serupa. “Kami menuangkannya dalam berita acara keberatan,” kata Indah. Ia juga melaporkan temuannya ini ke pengawas pemilu.Hampir sepekan setelah hari pencoblosan untuk memilih calon presiden yang akan memimpin rakyat Indonesia selama periode 2014-2019. Berbagai laporan mengenai kejanggalan angka hasil penghitungan suara yang pada 13-15 Juli 2014 sudah mencapai tingkat kecamatan mulai bermunculan.

Tidak hanya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dan para saksi dari kedua kubu calon presiden saja yang bisa berpartisipasi sebagai pengawas. Anda juga

Berikut ini cara memantau penghitungan suara yang dikeluarkan oleh tim sukses pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla:

1. Pergi ke situs KPU.
Untuk memonitor hasil rekapitulasi suara ketik http://pilpres2014.kpu.go.id/c1.php

2. Kemudian cari tempat pemungutan suara (TPS) tujuan Anda dengan memilih sesuai tingkat wilayah yang Anda inginkan. Dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kecamatan.

3. Jika sudah diunggah, akan ada rekap lengkap perhitungan suara TPS tujuan Anda.

4. Nah, jika menemukan kejanggalan atau kecurangan, Anda bisa melapor dengan beberapa cara. Antara lain: mengirim pesan pendek ke nomor 0878-69-00000-2; mengirim email ke sinergi.relawan@gmail.com; telepon ke 021-3518457 atau 021-35118467; meja aduan Jalan Majapahit Nomor 26 Blok AG, Jakarta Pusat; dan menulis di www.fb.com/helpdeskKPU
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger