Graha Tahfidz Daarul Qur'an di Roket Israel

Kamis, 17 Juli 20140 komentar

Bestprofit Futures - Graha Tahfidz Daarul Qur'an di Roket Israel
 
Graha Tahfidz Daarul Qur'an Gaza, bangunan sumbangan masyarakat muslim Indonesia yang diperuntukkan bagi anak-anak Gaza, Palestina untuk menghafal Al-Qur'an, dilaporkan hancur berantakan setelah 12 roket menghajar bangunan tersebut.

Abdillah Onim, Koordinator Daarul Qur'an Gaza, melaporkan bangunan 3 lantai yang belum lama diresmikan itu kini hancur berantakan. Sebelumnya di awal-awal serangan militer Israel ke Gaza, sebuah roket juga dijatuhkan oleh pesawat F16 milik Israel tidak jauh dari Graha Tahfidz. Akibatnya atap bagian atas bangunan hancur, gerbang luar juga hancur dan kaca-kaca pecah berantakan.

Serangan militer Israel ke Gaza meski sudah menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan lainnya terluka belum menunjukkan tanda-tanda mereda malah sebaliknya semakin brutal dimana bangunan sipil menjadi sasaran.

Para santri yang baru sehari memulai aktivitas di Graha Tahfidz Daqu, terpaksa diliburkan. ‘’Situasi masih belum kondusif untuk belajar. Pesawat Israel masih sering mondar-mandir di atas kami,’’ ungkap Abdillah mengabarkan.

Bahkan seorang wali santri yang bernama Abu Jabal Basliqy, tewas terkena roket ketika tengah menumpang mobil di Gaza City. Warga Gaza yang dulu mengecat Graha Tahfidz Daqu itu masih ada hubungan family dengan Abdillah Onim.

Akibat semakin brutalnya serangan Israel, Kementrian Kesehatan di Gaza, Palestina, sejak Selasa (8/7) menetapkan status Gawat Darurat Gaza.

Pada hari yang sama, Israel menjatuhkan sekitar 300 roket di berbagai wilayah Gaza. Sedangkan pejuang Gaza secara sporadis membalas dengan lontaran sekitar 100 roket yang mencapai daerah Israel Ashdood, Askelon, dan Askol serta Naqab.

Hingga detik ini, tercatat sudah 200 warga Gaza tewas, lebih 100 orang luka-luka. Sekitar 10 rumah warag hancur, dan tujuh masjid rata dengan tanah. Israel sesumbar akan membumihanguskan Gaza, dan akan meratakannya dengan serangan darat menggunakan tank.

Graha Tahfidz Daarul Quran Indonesia di Jabalia, Gaza bagian Utara diroket Israel. Gedung tempat warga Gaza belajar dan menghapal Alquran itu tak sempat dipakai lama. Baru berjalan sehari sudah rusak parah. Apa yang dilakukan Israel itu dikecam keras Menlu Marty.

"Sudah saya sampaikan sikap Indonesia selama ini yang menentang, mengecam tindakan Israel ini dan mendesak agar gencatan senjata segera diterapkan," terang Marty di Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta, Rabu (16/7/2014).

Marty juga menyampaikan agar bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina segera disalurkan, juga kepada korban yang bertahan di Gaza."Dan agar bantuan kemanusiaan segera disalurkan," terang dia.

Diketahui 12 roket jatuh di Graha Tahfidz Daarul Quran Indonesia membuat bangunan yang baru sehari beroperasi itu porak poranda.

"Rumah kami juga rata dengan tanah," lapor Abdillah Onim dalam rilis yang dikirim PPPA Daarul Quran yang diterima, Selasa (15/7).

Padahal, tutur Koordinator Graha Tahfidz Daarul Quran Indonesia itu, sejak 11 bulan lalu sudah mensterilkan titik pelontar roket dari sekitar Graha Daqu.

"Sebelum membangun Graha Tahfidz Qur’an Indonesia di sini, saya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Kami minta para pejuang memindahkan pelontaran roket dari sekitar sini. Sebab, Israel akan membalas menyerang asal roket yang mengenai wilayahnya dengan serangan yang menghancurkan," ungkap Abdillah Onim.

Graha Tahfidz Quran Indonesia mulai diroket pada Senin, 7 Juli 2014, yang menghancurkan akses jalan, tembok luar, kaca-kaca, dan sebagian atap bangunan. Namun sudah tidak kondusif untuk dipakai para santri Penghafal Quran. Bahkan seorang wali santri yang bernama Abu Jabal Basliqy, tewas terkena roket ketika tengah menumpang mobil di Gaza City.

Pendiri PPPA Daarul Qur’an, Ustadz Yusuf Mansur, menyeru masyarakat Indonesia untuk mengerahkan infak dan sedekah guna membantu meringankan penderitaan warga Gaza. Sedekah melalui Rekening BCA nomor 6030308059 atas nama Yayasan Daarul Qur’an Nusantara.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger