Hari ke 7 di Palestina

Selasa, 15 Juli 20140 komentar

Bestprofit Futures - Hari ke 7 di Palestina
 
Serangan udara Israel terhadap Gaza dan tembakan roket ke Israel masih terus berlanjut pada saat operasi Israel melawan kelompok militan Palestina memasuki hari ketujuh.Para pejabat Palestina mengatakan 172 orang di Gaza telah terbunuh sejak serangan dimulai Selasa lalu.

Israel mengatakan hampir 1.000 roket telah ditembakkan dari Gaza belakangan ini. Mereka juga mengatakan telah menembak jatuh pesawat tak berawak Palestina di dekat Ashdod pada hari Senin pagi (14/07).Sebelumnya, ribuan orang melarikan diri dari Gaza utara setelah adanya peringatan dari Israel.Militer Israeli menjatuhkan selebaran di atas kota Beit Lahiya, memperingatkan bahwa serangan akan dilakukan.

Israel telah mengerahkan ribuan pasukannya di perbatasan dengan Gaza di tengah-tengah peringatan bahwa mereka akan melancarkan serangan darat.Sementara itu komando Israel dilaporkan melakukan serangan darat pertama mereka pada hari Minggu (13/07) dengan menggempur sebuah tempat yang dicurigai merupakan tempat peluncuran roket.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan 17.000 warga Palestina di Gaza utara telah mencari perlindungan di fasilitas-fasilitasnya.Para menteri luar negeri negara-negara Arab akan mengadakan pertemuan di Kairo hari Senin untuk membahas krisis ini.

Ada yang menarik saat pasukan udara Israel membombardir salah satu masjid di Gaza, Sabtu (12/7). Saat umat Muslim hendak menunaikan shalat Shubuh, serangan rudal Israel menewaskan setidaknya empat warga tidak berdosa.Saat imam masjid mencari puing-puing yang tersisa dari serangan tersebut, ditemukan Alquran yang masih utuh dengan keadaan terbuka. Suatu kebetulan, salah satu ayat dalam keadaan terbuka tersebut berbunyi "Kemenangan sudah dekat bagi mereka yang tetap teguh."

Mengetahui hal tersebut, sang imam meyakini hal tersebut bukan suatu kebetulan dan merupakan kuasa Allah SWT. "Ini adalah rumah Allah," ujar Muhammad Hamad, imam junior masjid seperti dikutip OnIslamNet, Ahad (13/7).

Ahad, Israel kembali melancarkan serangan. Kali ini masjid dan pusat penyandang cacat di Gaza. Serangan ke kedua lembaga tersebut, dinilai sebagian pihak sebagai bentuk kefrustrasian Israel."Mereka bangkrut dari target dan rasa kasihan. Apa yang dilakukan penyandang cacat untuk bertahan?" ujar Azzedin Ali, warga di sekitar.

Sebelumnya, ada peringatan yang dilontarkan Israel ke Direktur pusat penyandang cacat sebelum roket menghantam atap klinik. Namun, kondisi penghuni yang merupakan penyandang cacat dan saat itu menjelang waktu shubuh membuat mereka sulit untuk menyelamatkan diri.Setidaknya dua dari para penyandang cacat meninggal dan beberapa terluka dalam serangan tersebut. "Tidak ada yang bisa membayangkan pusat penyandang cacat akan menjadi sasaran bagi siapa pun," kata Jamila Elaiwa yang mendirikan pusat penyandang cacat sejak 20 tahun yang lalu itu.



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger