Bestprofit - Bursa Asia Mayoritas Naik Meski Ada Kekhawatiran Inflasi

Selasa, 23 Februari 20210 komentar

 


Bestprofit - Bursa Asia Mayoritas Naik Meski Ada Kekhawatiran Inflasi | PT Bestprofit Futures Pontianak

Bestprofit (23/02) - Bursa saham di Asia Pasifik mayoritas beranjak naik pada Selasa (23/02) pagi setelah perdagangan fluktuasi di Wall Street Amerika Serikat pada sesi sebelumnya.

Indeks Hang Seng Hong Kong bergerak menguat 1,23% ke 30.692,50 pukul 11.25 WIB. Pemesanan bagi penduduk kota yang ingin disuntik dengan vaksin Coronavac Sinovac dibuka lebih awal pada hari ini. 

Perdebatan tentang reformasi aturan pemilihan di kota ini berlanjut. Kepala Eksekutif Carrie Lam mengatakan pada konferensi pers sebelumnya, “sangat jelas kami telah mencapai tahap di mana otoritas pusat harus mengambil tindakan untuk mengatasi situasi tersebut, termasuk reformasi pemilu."

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,07% ke 6.259,98 sampai pukul 11.30 WIB pada sesi I perdagangan.

Shanghai Composite China naik 0,34% ke 3.654,77 pukul 11.28 WIB dan Shenzhen Component turun 0,535 di 15.255,45.

Sedangkan KOSPI Korea Selatan naik tipis 0,02% ke 3.080,35 pukul 11.30 WIB dan ASX 200 bergerak naik 0,59% di 6.820,80. Pasar Jepang ditutup libur.

Investor sekarang mengevaluasi kembali ekspektasi untuk pemulihan cepat dari COVID-19 dan inflasi yang mendorong kenaikan komoditas dan imbal hasil obligasi. Reli saham global pada tahun 2020 pasca COVID-19 juga sedang dalam pengawasan karena biaya pinjaman jangka panjang meningkat.

Kekhawatiran atas kenaikan imbal hasil obligasi bahkan sampai ke pembuat kebijakan. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan pada hari Senin bahwa lembaganya "memantau dengan cermat" pasar obligasi pemerintah.

Ada juga kekhawatiran yang meningkat bahwa saham telah dihargai sebagai bagian dari ekspektasi pemulihan ekonomi global yang didorong oleh peluncuran vaksin COVID-19 global dan prospek paket stimulus AS lebih lanjut. Ada juga kekhawatiran bahwa bank sentral seperti ECB yang dipimpin oleh Lagarde pada akhirnya akan melonggarkan program fiskal darurat yang telah mendorong pasar global.

Penggerak utama ekuitas "kemungkinan memudar karena pasar sepakat dengan tahapan pemulihan berikutnya ... Saya tidak akan terkejut jika pengembalian pasar lebih tidak stabil dalam beberapa bulan mendatang. Pendekatan saya terhadap pendapatan tetap adalah mencari peluang untuk mulai membeli jangka panjang lagi,” kepala investasi Manajer Investasi AXA Chris Iggo mengatakan kepada Blomberg.

Pasar obligasi stabil setelah selisih antara imbal hasil 5 dan 30 tahun, bagian penting dari kurva Treasury AS, naik ke level tertinggi lebih dari enam tahun. Kas Treasury tidak akan diperdagangkan pada hari Selasa karena hari libur Jepang.

Investor lain juga masih pesimis.

“Penjualan obligasi seperti kecelakaan mobil dalam gerak lambat bagi investor ekuitas… lingkungan suku bunga yang lebih tinggi memaksa investor untuk mempertimbangkan biaya peluang investasi. Saham yang memiliki pinjaman signifikan, atau tidak menghasilkan pendapatan bagi investor, mungkin sangat rentan,” kepala strategi pasar CMC Markets Michael McCarthy mengatakan kepada Reuters.

Adapun, Bitcoin makin anjlok 8,10% ke $51,289.7 pukul 11.35 WIB.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures



PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : Investing
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger