Loper koran yang sukses

Senin, 09 Juni 20140 komentar

BESTPROFIT FUTURES - Loper koran yang sukses

Nasib memang kadang baik kadang buruk, tapi nasib rejeki tidak akan berubah apabila si manusianya tidak giat berusaha untuk mencapainya.Pilihan bidang usaha yang tepat memang menjadi salah satu kunci keberhasilan seseorang. Walaupun kita tidak bisa menebak apakah pilihan kita tersebut cocok atau tidak sebagai jalan untuk mencapai sebuah kesuksesan. Hampir semua cerita sukses dan keberhasilan seseorang ternyata tidak semudah yang kita bayangkan, tapi banyak hal inspiratif yang dapat diambil dari pengalaman orang tersebut dalam menggapai kesuksesannya, misalnya semangat kerja keras, tidak pantang menyerah dan fokus dalam menjalankan usaha adalah suatu yang patut dijadikan contoh. Salah satunya adalah Aryanto Mangundiharjo.

Mari kita simak artikel tentang Aryanto Mangundiharjo seorang Loper koran yang sukses.


Aryanto Mangundiharjo adalah seorang pengusaha yang sukses dalam bidang usaha penyewaan mobil mewah bernama “The Jakarta Limousine” yang terkenal di Jakarta. Pelanggannya pun bukan hanya datang dari masyarakat lokal saja, beberapa selebriti dunia seperti Beyonce, Justin Bieber. Boyband asal Korea Selatan, Super Junior yang mengadakan konser di Jakarta pun sempat menikmati mobil-mobil yang disewakan oleh Jakarta Limousine.
Ayahya juga merupakan seorang pengusaha meninggal dunia saat Aryanto masih belia. Alhasil ia terpaksa meninggalkan bangku sekolahnya diumur 15 tahun dan menjadi seorang loper koran. Menjadi seorang penjual koran tentu hasilnya tidak seberapa. Maka dari itulah Aryanto mengumpulkan uangnya dan membeli sebuah pager. Nomor pagernya pun ia tulis di kertas dan ia selipkan di setiap koran yang ia jualnya agar dapat dengan mudah berkomunikasi dengan pelanggannya. Strateginya pun cukup berhasil, ia mengalami peningkatan omset karena mampu berinteraksi dengan pelanggannya dengan mudah. Alhasil pria yang lahir pada 14 Mei 1976 ini mendirikan usaha agen koran kecil-kecilan saat usianya baru 18 tahun.

Pria asli Jakarta tersebut sadar, diusianya yang masih sangat muda kala itu, ia tak boleh cepat puas. Maka, usaha agen koran ia pindahtangankan kepada adiknya sementara Aryanto beralih profesi menjadi satpam. Beberapa tahun menjadi satpam, ia kembali mencoba pekerjaan lain yakni menjadi supir di sebuah perusahaan air mineral. Ia kemudian berulang kali pindah tempat kerja hingga menjadi seorang supir taksi Golden Bird di Bali. Selain menjadi supir taksi, ia juga menjadi seorang calon mobil sewaan yang membuatnya mendapat sedikit ilmu tentang bisnis penyewaan mobil.

Peristiwa bom yang melanda pulau Dewata membuat Aryanto menyudahi masa kerjanya di Bali. Ia pun kembali ke ibu kota dengan memegang uang pesangon sebesar 3 juta rupiah. Ia lantas membuka usaha penyewaan yang mana mobilnya ia sewa dari seorang teman. Usahanya sempat jatuh ditahun 2004 dikarenakan ia ditipu oleh seorang pelanggan yang membuatnya bangkrut, bahkan kehilangan tempat tinggal. Tapi semangat pantang menyerah membuatnya kembali bangkit.

Tahun 2006 merupakan periode emas bagi Aryanto. Suatu ketika ia mendengarkan keluhan dari pelanggannya seorang warga negara asing soal sulitnya mencari rental mobil mewah di Jakarta. Bermodal dari pengalaman tersebut ia kemudian memutuskan untuk mencoba menjalankan usaha penyewaan mobil mewah, dimulai dengan mengumpulkan dan menjalin kontak dengan kenalan dan orang yang yang mau menyewakan mobil mewahnya. “Banyak peminatnya, untuk sewa kelas Alphard saja per 12 jam sekitar Rp 3 juta.” ujarnya. Dari biaya sekali sewa tersebut ia mendapatkan komisi 50%. Melihat peluang bagus tersebut Aryanto kemudian memantapkan niatnya untuk fokus terjun mendalami usaha penyewaan mobil mewah meski tanpa modal mobil sendiri.

Keberuntungan dan kerja kerasnya memang membuahkan hasil, pernah suatu ketika Aryanto akhirnya mendapat pesanan 16 unit mobil mewah dengan masa sewa 10 hari. Hasil dari order tersebut ia mampu mendulang keuntungan yang fantastis, yaitu Rp 270 juta. “Saya langsung beli rumah dan mobil Alphard. Dari modal itu, usaha saya terus bergulir dan kini saya memiliki 16 mobil mewah.” katanya. Beberapa merek mobil miliknya antara lain; Toyota Alphard, Fortuner, dan Mercedes Benz E Class. Khusus Limousine, biasanya Aryanto menjalin kerjasama dengan pemilik mobil tersebut dengan cara meminjam.

Kini usaha Aryanto telah berkembang pesat dan berencana ekspansi dengan memiliki cabang hingga kota-kota lain seperti Surabaya, Solo, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Semarang dan Banjarmasin. Dalam sebulan, pria yang kini berusia 37 tahun itu mampu meraup omset hingga 400 juta rupiah
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger