Pendelegasian Tugas Dalam Bisnis

Senin, 16 Juni 20140 komentar

BESTPROFTI FUTURES - Pendelegasian Tugas Dalam Bisnis

Dalam pengembangan bisnis, pendelegasian tugas sangat penting dilakukan. Jangan karena Anda adalah pemimpin di bisnis, sehingga semua pekerjaan Anda sendiri yang melakukannya.Saat bisnis masih dalam skala kecil, hal itu mungkin dilakukan. Namun ketika bisnis berkembang, Anda pun harus bisa mendelegasikan tugas pada karyawan. Berikut ini adalah beberapa tipsnya, agar delegasi tugas Anda bisa efektif.

1. Temukan pekerja tim, bukan penerima perintah
Ketika Anda menerima karyawan, carilah mereka yang bisa berinisiatif dan bekerja mandiri. Anda tentunya tidak mau memperkerjakan orang yang hanya menerima perintah, tapi tak mampu mengutarakan pendapatnya. Saat mewawancarai calon pekerja, berilah pertanyaan yang bisa menjelaskan kemampuan kerja mereka. Contohnya, “Saat Anda diberi proyek untuk diselesaikan tapi tidak tahu harus memulainya dari mana, apa yang akan Anda lakukan?”

2. Delegasikan bertahap
Setiap karyawan, apalagi dalam bisnis baru, biasanya akan memerlukan waktu untuk beradaptasi. Karena itu delegasikan tugas secara bertahap, jangan sekaligus. Ajak mereka untuk melihat cara kerja Anda dari hari ke hari, jelaskan tugas mereka, baru kemudian delegasikan pekerjaan.

3. Beri tanggung jawab, bukan sekadar tugas
Jangan sekadar memberikan tugas, tapi beri pula mereka tanggung jawab. Misalnya, ketimbang memberikan daftar tagihan konsumen, berikan pula kesempatan mereka untuk mengatur itu semua. Hal itu untuk memberi kesempatan bagi mereka agar bisa mengembangkan sistem keuangan atau cara penagihan ke konsumen.

4. Dorong inisiatif
Hindari menjadi atasan yang tidak mau menerima masukan, Anda justru harus mendorong mereka untuk berinisiatif. Cobalah untuk terbuka dalam setiap saran yang diberikan. Meski tidak semua bisa dikerjakan, tetap saja Anda harus bisa menciptakan diskusi terbuka.

5. Terima kesalahan
Sebaik apa pun karyawan Anda, kesalahan mungkin saja terjadi. Jangan mempermasalahkan hal itu secar berkepanjangan. Selama karyawan Anda sudah menyadarinya dan berusaha memperbaikinya, Anda pun juga harus jalan terus.

6. Hindari saling menyalahkan
Ketika terjadi masalah, saling menyalahkan tampaknya lebih mudah. Anda harus tunjukkan sikap, “Saya tidak peduli siapa yang salah, saya hanya peduli untuk menyelesaikan masalah.” Ketika karyawan sadar bahwa perhatian Anda tertuju pada solusi, tekanan itu akan hilang dan rasa tanggung jawab untuk membereskan masalah pun muncul. (Entrepreneur/Kabar24.com)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PT BESTPROFIT FUTURES PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger